Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PERAWATAN LUKA PADA KORBAN GEMPA DI KP. CIPETIR, DESA CIWALEN, KEC. WARUNGKONDANG CIANJUR, PROVINSI JAWA BARAT Juairiah Juairiah; Dea Aprilya; Rini Rahmasari
JPS : Jurnal Pengabdian Serulingmas Vol. 3 No. 1 (2023): April
Publisher : JPS : Jurnal Pengabdian Serulingmas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Geologically, Indonesia is in a disaster-prone area, because Indonesia is located on three tectonic plates in the world, namely: the Indo-Australian Plate in the south, the Euro-Asian Plate in the north and the Pacific Ocean Plate in the east so that Indonesia is at high risk of experiencing earthquakes. Earthquakes can damage various infrastructure and endanger lives. One of the earthquakes that occurred in Cianjur, West Java Province resulted in many victims, especially in Kp. Cipetir, Ciwalen Village, Kec. Warungkondan who suffered minor to serious injuries because of being crushed by the ruins of the building. Update data on injured victims from the "Telapak Kaki Nusantara" Community, which has provided services for 3 weeks in the village, obtained data on a total of 234 minor injured patients, 70 seriously injured and 8 broken bones. The Sumber Waras STIKes institution as an education provider in carrying out the tridharma of higher education was moved to carry out community service activities for the Cianjur earthquake victim group by carrying out wound care activities due to the impact of the collapsed building. The aims of this community service program are provide wound care to the earthquake casualties to optimize the healing process and improve their quality of life. Wound care is a technique to prevent infection, kill or inhibit the growth of germs and bacteria that can interfere with the wound healing process. The result of this program is wound care for 6 patients with various severity wound. The follow up planning for this program is the continuity care is given to health care volunteers who remain on the site. 
Pengobatan massal gratis bagi masyarakat Kp.Legok Serang Provinsi Banten Donny Richard Mataputun; Lenny Rosbi Rimbun; Esther Lenny Dorlan Marisi; Tamrin Tamrin; Cicielia Ernawati Rahayu; Irman irman; Kustia Anggereni; Dea Aprilya; Karyatin Karyatin; Juairiah Juairiah; Mia Atlantic
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i2.23329

Abstract

Abstrak Pengobatan gratis secara massal merupakan strategi penting dalam meningkatkan akses terhadap layanan kesehatan bagi masyarakat dalam skala besar. Program-program ini melibatkan pemberian layanan kesehatan secara luas, seperti pemeriksaan kesehatan, distribusi obat-obatan, dan penyuluhan kesehatan, dengan tujuan utama untuk mengurangi beban penyakit dan meningkatkan kesehatan populasi secara keseluruhan. Melalui partisipasi aktif masyarakat serta kolaborasi antara berbagai pihak, termasuk pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, dan sektor swasta, program pengobatan massal dapat menjadi efektif dalam merespons keadaan darurat kesehatan masyarakat dan memperkuat sistem kesehatan secara keseluruhan. Sebagai bagian dari upaya ini, perguruan tinggi memiliki peran krusial dalam mengorganisir dan melaksanakan program-program pengobatan massal, dengan fokus pada partisipasi masyarakat dan penguatan sistem kesehatan. Tujuan kegiatan ini adalah mningkatkan akses terhadap layanan kesehatan, pencegahan dan pengobatan penyakit.Target dalam pelaksanaan pengabdian masyarakat ini adalah Masyarakat Kp.Legok Serang Banten dengan jumlah 272 dengan berbagai penyakit seperti Hipetensi, rheumatik, infeksi saluran pernafasan, Diabetes melitus, alergi, asma, dan penyakit lainnya . Kegiatan dimulai dengan pendaftaran, pemeriksaan tanda-tanda vital, pemeriksaan dokter dan pemberian obat-obatan. Kesimpulan dari pelaksanaan kegiatan abdimas secara umum berjalan dengan lancar dan Masyarakat sangat puas, selain mendapatkan pengobatan juga mendapatkan edukasi terkait permasalahan Kesehatan yang dihadapi. Peran KIE (Komunikasi Informasi Edukasi) yang dijalankan tenaga Kesehatan dalam hal ini Dosen dan mahasiswa keperawatan. Oleh karena itu diharapkan melalui kegiatan abdimas ini kesadaran masyarakat tentang kesehatan dapat meningkat agar tetap terjaga derajat kesehatan Masyarakat yang optimal. Kata kunci: pengobatan gratis; pengabdian masyarakat Abstract Mass free treatment is an important strategy in increasing access to health services for the community on a large scale. These programs involve the delivery of a wide range of health services, such as health screenings, distribution of medicines, and health education, with the primary goal of reducing the burden of disease and improving the overall health of the population. Through active community participation and collaboration between various parties, including the government, non-governmental organizations, and the private sector, mass treatment programs can be effective in responding to public health emergencies and strengthening the health system as a whole. As part of this effort, universities have a crucial role in organizing and implementing mass treatment programs, with a focus on community participation and strengthening the health system. The aim of this activity is to increase access to health services, prevention and treatment of disease. The target for implementing this community service is the 272 Kp. Legok Serang Banten community with various diseases such as hypertension, rheumatism, respiratory tract infections, diabetes mellitus, allergies, asthma, and other diseases. Activities begin with registration, checking vital signs, doctor's examination and administering medication. The conclusion is that the implementation of community service activities generally ran smoothly and the community was very satisfied, apart from receiving treatment they also received education regarding the health problems they faced. The role of KIE (Educational Information Communication) is carried out by health workers, in this case lecturers and nursing students. Therefore, it is hoped that through this community service activity, public awareness about health can increase so that optimal levels of public health are maintained. Keywords: free treatment; community service
Asuhan Keperawatan Pemenuhan Kebutuhan Istirahat dan Tidur dengan Terapi Relaksasi Dzikir terhadap Insomnia Pada Lansia Dhia Salsabila Rahadatul Aisy; Karyatin; Dea Aprilya
Medika: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 6 No. 1 (2026): Medika: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/863dg632

Abstract

Insomnia merupakan salah satu gangguan tidur yang sering terjadi pada orang dewasa yang lebih tua. Menurut World Health Organization (WHO) tahun 2020 menunjukkan bahwa 19,1% penduduk dunia mengalami kesulitan tidur. Di Indonesia, prevalensi masalah tidur pada lansia sangat tinggi, yaitu 67%. Insomnia bila tidak dicegah dan ditangani dapat mengakibatkan kecemasan. Tujuan penelitian untuk mengetahui bagaimana asuhan keperawatan pemenuhan kebutuhan istirahat dan tidur dengan terapi  relaksasi dzikir terhadap insomnia pada lansia. Metode penelitian ini yaitu studi kasus dengan intervensi yang diberikan yaitu terapi relaksasi dzikir sebanyak 3x sehari selama 10-15 menit selama 6 hari. Hasil penelitian menunjukkan nilai insomnia dengan instrument format ISI (Insomnia Severity Index), sebelum intervensi nilai klien I dan II adalah 19-20 (insomnia sedang). Setelah intervensi menunjukkan adanya peningkatan hasil nilai ISI klien I yaitu 17 (insomnia sedang), sedangkan klien II yaitu 15 (insomnia sedang). Kesimpulan membuktikan pemberian terapi relaksasi dzikir dapat menurunkan insomnia sehingga dapat mengatasi masalah tidur.
Asuhan Keperawatan Kebutuhan Aman Nyaman dengan Pemberian Modern Dressing Hydrogel untuk Mempercepat Proses Penyembuhan Luka Diabetik Efa Ampriyanti; Dea Aprilya
Jurnal Kesehatan STIKes Sumber Waras Vol 7 No 1 (2025): Jurnal Kesehatan STIKes Sumber Waras
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sumber Waras

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Ulkus diabetik terjadi akibat gangguan pada pembuluh darah arteri, kulit kering, dan deformitas pada kaki. Perawatan luka menggunakan modern dressing hydrogel mampu mempercepat proses penyembuhan luka dengan menghilangkan jaringan yang telah mati atau nekrotik secara alami melalui proses autolisis debridemen dan menciptakan lingkungan yang lembap di area sekitar luka, serta membantu melembutkan atau menghancurkan jaringan nekrotik tanpa merusak jaringan sehat sekitar. Tujuan: Memberikan asuhan keperawatan modern dressing hydrogel untuk mempercepat proses penyembuhan luka diabetik. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pemberian intervensi modern dressing hydrogel yang dilakukan selama 14 hari dengan frekuensi perawatan 3 hari sekali pada klien yang memiliki ulkus diabeti esktermitas bawah di PSBDBB 2 Cengkareng. Hasil Penelitian: Menunjukan keberhasilan pada perawatan luka menggunakan modern dressing hydrogel yang ditandai dengan adanya perubahan ukuran luka, warna tepi luka, warna dasar luka, klien 1 yaitu ukuran luka P: 4 L: 3,5 dan warna tepi luka kuning, warna dasar luka hitam dan keras menjadi P: 3,5 L: 3 dan warna tepi luka kemerahan, warna dasar luka hitam, lunak dan sedikit terlepas dari dasar luka. Sedangkan pada klien II tidak terjadi perubahan ukuran luka dimana ukuran luka yaitu P: Kaki kanan 8 x 10,5 cm, kaki kiri Kaki kiri 4,5 x 7 cm dan terjadi perubahan pada warna dasar luka yaitu kemerahan 60%, kuning 40%. Kesimpulan: Perawatan menggunakan modern dressing hydrogel dapat membantu mempercepat proses penyembuhan luka pada pasien ulkus diabetik.
Asuhan Keperawatan Pemenuhan Kebutuhan Aman Nyaman dengan Penerapan Latihan Isometrik Terhadap Penurunan Kadar Asam Urat pada Lansia Galih; Dea Aprilya
Jurnal Kesehatan STIKes Sumber Waras Vol 7 No 1 (2025): Jurnal Kesehatan STIKes Sumber Waras
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sumber Waras

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Lansia merupakan kelompok usia yang rentan mengalami peningkatan kadar asam urat akibat perubahan metabolisme tubuh. Kondisi ini dapat memicu gout arthritis (GA) yang ditandai dengan nyeri sendi dan gangguan mobilitas. Penatalaksanaan nonfarmakologis seperti latihan isometrik menjadi alternatif terapi yang mudah, aman, dan efektif untuk menurunkan kadar asam urat serta meningkatkan kenyamanan lansia. Tujuan: Mengetahui pengaruh latihan isometrik terhadap penurunan kadar asam urat pada lansia dengan GA. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus deskriptif analitik terhadap dua klien lansia di Panti PSBDBB 2 Cengkareng, Jakarta Barat. Intervensi berupa latihan isometrik dilakukan selama 3 hari secara berturut-turut, 1 kali per hari dengan durasi 15–20 menit. Pemeriksaan kadar asam urat dilakukan sebelum dan sesudah intervensi. Hasil: Latihan isometrik memberikan hasil positif terhadap penurunan kadar asam urat. Klien I mengalami penurunan dari 9,9 mg/dL menjadi 5,4 mg/dL, sedangkan klien II dari 7,2 mg/dL menjadi 5,6 mg/dL. Selain itu, nyeri pada sendi juga berkurang, dan aktivitas harian menjadi lebih lancar. Kesimpulan: Latihan isometrik efektif sebagai intervensi nonfarmakologis dalam memenuhi kebutuhan rasa aman dan nyaman lansia dengan GA. Saran: Penelitian selanjutnya disarankan untuk melibatkan jumlah responden yang lebih besar dan memperpanjang durasi intervensi guna memperoleh hasil yang lebih signifikan.