Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Perencanaan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam Peningkatan Mutu Pendidikan di MIS Al-Washliyah Greahan Tengku Darmansah; Nur Aini; Ainun Hidayasha; Audia Amanda Br Tarigan; Affiq Faeyza; Sri Solihatun
Bhinneka: Jurnal Bintang Pendidikan dan Bahasa Vol. 3 No. 1 (2025): Bhinneka
Publisher : Universitas Palan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/bhinneka.v3i1.1145

Abstract

Human resources are the most important asset in an organization/business, especially in an educational institution, so they are very important. It is important that existing human resources can be planned as well as possible to achieve the goals of the organization/institution. Careful human resource planning will ensure smooth operations. Yes or no, this is the operational process of an organization/institution. There are many effective and efficient human resource planning models, but effective human resource planning and effective intentions are sometimes not realized optimally, only limited to imagination and desire. just a hope. Therefore, this research was conducted to analyze human resource planning and find solutions to problems that influence HR planning at Mis Al-Washliyah Greahan. The research method used by researchers in this research is a qualitative approach with descriptive methods using interview techniques, observation and document study. After the data is collected, classify, edit and present the data based on each data type. Before data is collected, it is first analyzed and checked for validity. The research results show that human resource planning is carried out through programs, activities, planning stages, including quality indicators or goals to be achieved in a process of improving the quality of education. This form of planning includes resource management which includes developing human resources, developing the learning process and increasing the capacity of human resources to improve the quality of education.
MANAJEMEN PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA GURU DI ERA DIGITAL PADA MAS AL-WASHLIYAH 22 TEMBUNG Sri Solihatun; Mesiono Mesiono
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 6 No 2 (2026): Edisi Agustus
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v6i2.8339

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen pelatihan dan pengembangan guru di era digital, mengidentifikasi kendala dalam pelaksanaan pengembangan guru berbasis digital, serta mendeskripsikan kompetensi digital guru dalam mendukung pembelajaran berbasis teknologi sesuai dengan Kurikulum Merdeka di MAS Al-Washliyah 22 Tembung. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dan pendekatan fenomenologi Edmund Husserl. Subjek penelitian terdiri dari lima informan, yaitu kepala sekolah, wakil kepala madrasah bidang kurikulum, dan tiga orang guru yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen pelatihan dan pengembangan guru di MAS Al-Washliyah 22 Tembung telah dilaksanakan, namun belum berjalan secara optimal. Perencanaan pelatihan belum berbasis analisis kebutuhan guru secara sistematis, pelaksanaan pelatihan masih terbatas dan bergantung pada program eksternal, serta evaluasi pelatihan belum dilakukan secara terstruktur dan terukur. Kendala utama dalam pengembangan guru berbasis digital meliputi faktor usia guru, keterbatasan kemampuan dasar teknologi, kurangnya fasilitas dan perangkat pendukung, jaringan internet yang tidak stabil, serta keterbatasan waktu akibat beban kerja guru. Sementara itu, kompetensi digital guru menunjukkan perkembangan yang cukup baik melalui penggunaan media pembelajaran digital seperti PowerPoint, video pembelajaran, Google Classroom, dan aplikasi pembelajaran lainnya. Namun, pemanfaatan teknologi masih berada pada tahap dasar dan belum merata di seluruh guru. Oleh karena itu, diperlukan pelatihan yang lebih terencana, berkelanjutan, berbasis praktik, serta dukungan fasilitas yang memadai agar kompetensi digital guru dapat meningkat secara optimal dalam mendukung implementasi Kurikulum Merdeka di era digital.