Kristanti, Sri Puji
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Konsep Trilogi Kepemimpinan Ki Hajar Dewantara dan Implementasinya bagi Pendidikan Kristiani Sugiharto, Ayub; Kristanti, Sri Puji
EPIGRAPHE (Jurnal Teologi dan Pelayanan Kristiani) Vol 7 No 2: November 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Torsina Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The educational trilogy of Ki Hajar Dewantara has made a significant contribution to the development of education in Indonesia. The purpose of this study is to identify how the concept of Ki Hajar Dewantara's leadership trilogy is implemented in the context of Christian education. In facing the changing times in the current era of globalization, it is important for educators to re-understand the concept of education in the educational trilogy. This trilogy consists of three things, namely: Ing Ngarsa Sung Tuladha, Ing Madya Mangun Karsa, Tut Wuri Handayani. By applying qualitative descriptive methods and literature approaches, it can be concluded that the application of the concept of the educational trilogy in Christian education will support teachers in playing their roles well, both as good examples, facilitators, and motivators for students.   Abstrak Trilogi pendidikan Ki Hajar Dewantara telah memberikan sumbangan besar bagi pendidikan di Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat konsep trilogi kepemimpinan Ki Hajar Dewantara diimplementasikan dalam konteks pendidikan Kristen. Dalam menghadapi perubahan zaman di era globalisasi saat ini, penting bagi pendidik untuk kembali memahami konsep pendidikan dalam Trilogi pendidikan. Trilogi ini terdiri dari tiga hal, yaitu: Ing Ngarsa Sung Tuladha, Ing Madya Mangun Karsa, Tut Wuri Handayani. Dengan menerapkan metode deskriptif kualitatif dan pendekatan literatur, dapat disimpulkan bahwa penerapan konsep trilogi pendidikan pada pendidikan Kristen akan mendukung guru dalam memainkan peran mereka dengan baik, baik sebagai contoh yang baik, fasilitator, maupun motivator bagi siswa.