Fathanah, Aftri
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS KESULITAN MENYELESAIKAN SOAL HOTS MATERI BANGUN DATAR PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI 13 PRABUMULIH Fathanah, Aftri; Destiniar, Destiniar; Nurhasana, Putri Dewi
JPDI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia) Vol 9, No 2 (2024): VOLUME 9 NUMBER 2 MAY 2024
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jpdi.v9i2.4823

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kesulitan tinggi pada materi bangun datar di kelas IV SD Negeri 13 Prabumulih. Metode pengumpulan informasi yang diterapkan adalah analisis, interaksi, dan mencatat secara langsung di Sekolah Dasar Negeri 13 Prabumlih yang memiliki populasi sejumlah 26 murid. Namun, tujuan utama dalam studi ini adalah tiga pelajar yang menghadapi kendala dalam menuntaskan persoalan HOTS yang teridentifikasi penilaian guru kelas. Proses analisis data dilaksanakan dengan memperkecil data, menyajikan data, dan mengambil simpulan. Penelitian ini mengungkap faktor- faktor yang menyebabkan kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal HOTS mengenai bangun datar termasuk kurangnya kecermatan siswa dalam melakukan perhitungan serta kurangnya kecermatan siswa dalam mengerjakan soal dalam mengaplikasikan rumus yang sesuai, kurang pemahaman siswa terhadap konsep yang diajarkan, kurang pengetahuan siswa mengenai rumus yang sesuai, kurang pemahaman siswa terhadap proses operasi hitung, kurangnya kecermatan siswa dalam mengerjakan soal, kesulitan yang dialami oleh siswa dalam memahami tujuan soal serta kekurangan kecermatan dalam membaca soal, kurangnya fokus siswa dalam proses pembelajaran, kurang perhatian siswa terhadap penjelasan dari guru, serta jarangnya siswa berlatih mengerjakan soal yang berbasis HOTS. Selain itu, penting untuk memberikan latihan soal yang memiliki kesamaan, siswa harus menguasai konsep dan mengingat rumus bukan hanya sekedar menghafal, siswa harus memperhatikan guru ketika sedang menjelaskan materi.