Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sosialisasi Tanggap Bencana Gempa Bumi Di SD Negeri 6 Kendari, Kota Kendari Tahun 2024 Ndariani, Uci; Karimuna, Siti Rabbani; Risti; Rara, Seltiona Tiku; Amir, Setriyalin Putri; Safitra, Salwa; Rahmawati, Siti; Nur, Sitti Amalia; Maemuna, Nurmut; Meyitia, Sabrina Wahyuni; Sakriani; Wati, Siti Nurselfina; Aurin, Wa Ode Liska Nur
Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS) Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/judimas.v3i1.512

Abstract

An earthquake is a vibration on the earth's surface that occurs due to the sudden release of energy from within the earth which causes a change in the position of the earth. Based on Indonesian Disaster Information Data (DIBI), an average of ten disaster events occurred per day in Indonesia between 2019 and 2022. In 2021, Southeast Sulawesi Province was categorized as having high risk with a disaster risk index of 157.90, while Kendari City included in the medium risk category with an index of 116.50. This socialization aims to increase the awareness, knowledge and skills of SD Negeri 6 Kendari students in dealing with emergency situations in order to protect themselves and the environment. Activities are carried out through earthquake disaster response education which is measured by pre-test and post-test. The results of descriptive analysis show that the level of student knowledge before counseling was 6.62% and increased to 8.47% after counseling. The Wilcoxon test produces a Value of p = 0.000 (p <0.005), which shows that this education is effective in increasing students' knowledge about earthquakes.
STUDI  EPIDEMIOLOGI KEJADIAN KERACUNAN PROGRAM MAKANAN BERGIZI GRATIS PADA SISWA SMA DI KOTA BAUBAU TAHUN 2025 Maemuna, Nurmut; Lestari, Hariati; Akifah, Akifah
VARIABLE RESEARCH JOURNAL Vol. 3 No. 02 (2026): APRIL 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keracunan makanan merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang masih sering terjadi dan dapat menimbulkan Kejadian Luar Biasa (KLB), terutama pada program makanan massal seperti Makanan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah. Meskipun umumnya tidak menyebabkan kematian, kejadian ini dapat berdampak pada gangguan kesehatan siswa serta menurunkan aktivitas belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran epidemiologi kejadian keracunan makanan pada siswa SMA di Kota Baubau tahun 2025 berdasarkan distribusi orang (person), tempat (place), dan waktu (time). Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian observasional deskriptif dengan rancangan case report. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah siswa SMA yang mengalami kejadian keracunan makanan sebanyak 170 responden yang dipilih dengan teknik accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan kuesioner, serta didukung data sekunder dari dinas kesehatan. Analisis data dilakukan secara univariat dalam bentuk distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berjenis kelamin laki-laki (51%) dan berada pada kelompok usia 16–18 tahun (78%). Jenis makanan yang paling banyak dikonsumsi adalah nasi (36,9%) dan ayam kuah santan (18,8%). Gejala yang paling sering dialami adalah sakit perut, pusing, mual, dan muntah, serta sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan yang rendah (51,2%). Berdasarkan distribusi tempat, kasus terbanyak terjadi pada kelas XII (41,2%) dan mayoritas responden tidak melakukan pengobatan (67%). Berdasarkan waktu, puncak kejadian terjadi pada 16 September 2025 dengan masa inkubasi berkisar 4–35 jam. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa kejadian ini merupakan KLB dengan sumber paparan tunggal, sehingga diperlukan peningkatan pengawasan keamanan pangan dalam program MBG.