Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PINJAM PAKAI BARANG BUKTI DALAM KASUS KORUPSI-TINJAUAN HUKUM DAN IMPLIKASINYA Liklikwatil, Chesye; Sasauw, Christin
Journal Evidence Of Law Vol. 2 No. 2 (2023): Journal Evidence Of Law (Agustus)
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penanganan kasus korupsi memerlukan penggunaan barang bukti sebagai alat pembuktian di pengadilan. Dalam hal ini, pinjam pakai barang bukti menjadi penting untuk memastikan keberlanjutan proses persidangan. Namun, pengaturan hukum mengenai pinjam pakai barang bukti dalam kasus korupsi di Indonesia masih perlu diperjelas. Artikel ini menyelidiki pengaturan hukum pinjam pakai barang bukti dan implikasi hukum serta perlindungan terhadap pemilik barang bukti dalam kasus korupsi. Implikasi hukum mencakup perlindungan terhadap hak kepemilikan, pemeliharaan nilai ekonomis barang bukti, kepentingan korban korupsi, dan perlindungan privasi. Perlindungan pemilik barang bukti perlu melibatkan pengawasan yang ketat dan hak atas ganti rugi jika terjadi kerusakan atau kehilangan barang bukti. Perbaikan lebih lanjut dalam pengaturan hukum dan perlindungan diperlukan untuk memastikan hak-hak pemilik barang bukti terlindungi dengan baik dalam kasus korupsi yang melibatkan pinjam pakai barang bukti.
SmartDogCare: Diagnosa Awal Penyakit Anjing Menggunakan Sistem Pakar Berbasis Forward chaining Manuhutu, Melda Agnes; Rafael, Rafael; Widya, Putu Anggreyani; Uktolseja, Lulu Jola; Liklikwatil, Chesye; Hetharia, Charliany
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 2 (2025): Mei - Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i2.1879

Abstract

Anjing (Canis lupus familiaris) merupakan hewan peliharaan yang populer karena sifatnya yang setia, cerdas, dan mudah dilatih. Namun, seiring meningkatnya populasi anjing domestik, perhatian terhadap kesehatan anjing juga semakin penting. Permasalahan seperti infeksi virus, penyakit degeneratif, dan kurangnya pemahaman pemilik mengenai gejala penyakit menjadi tantangan utama dalam pemeliharaan anjing. Untuk itu, diperlukan solusi digital yang dapat membantu pemilik dalam mendiagnosis penyakit secara cepat dan akurat. Penelitian ini mengembangkan sebuah sistem pakar berbasis metode forward chaining yang dapat meniru proses berpikir seorang pakar dalam menganalisis gejala dan memberikan rekomendasi penanganan penyakit pada anjing. Sistem ini bertujuan untuk memberikan diagnosis awal berdasarkan input gejala dari pengguna, serta menjadi sarana edukasi bagi pemilik anjing dalam mengenali dan menangani gejala secara mandiri. Metode pengembangan menggunakan metode Agile. Dengan mengintegrasikan teknologi informasi dan kedokteran hewan, diharapkan sistem ini mampu menjadi inovasi yang bermanfaat dalam bidang kesehatan hewan, khususnya anjing.