Sitti Rukmana Patty
Universitas Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KEMISKINAN DAN MALNUTRISI PADA ANAK BALITA DALAM KELUARGA NELAYAN DI WILAYAH PESISIR KOTA SERANG Sitti Rukmana Patty; Fentiny Nugroho
EMPATI: Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial Vol 8, No 2 (2019): Empati Edisi Desember 2019
Publisher : Social Welfare Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/empati.v8i2.14510

Abstract

Abstract. Malnutrition is the most common problem in coastal areas among other areas in the city of Serang. The focus of this study is discussing the malnutrition of children under-fives in fishing families and their causes as well as the role of community assistant for families of fishermen who have children under-five with malnutrition status, where the majority of them are fishing laborers living in poverty. This research uses a qualitative approach with a descriptive type. Collecting data employs in-depth interviews, observation and documentation studies. The results of this research show that fishermen’s family income is low, their level of education and understanding of nutrition are low, so they are unable to meet their nutritional needs ideally. Cultural factors and local habits greatly affect their attitudes in meeting the needs of daily life, in terms of nutrition they believe that fish and eggs consumed by children under-five will adversely affect their health and skin. In addition there is still an understanding that fathers must be given the highest priority in any case, including in terms of eating compared to other family members. The findings show that they live in  dirty living environment with poor sanitation and inadequate clean water sources. Furthermore, this research study finds that the community assistants, including Social Worker, have not played their role adequately. The most striking obstacles faced are economic factors, accessibility and knowledge as well as lack of awareness from families in overcoming the problem of malnutrition in children under five in fishing families Abstrak. Masalah malnutrisi terbanyak terdapat di wilayah pesisir di antara wilayah lain di kota Serang. Fokus dari penelitian ini membahas tentang malnutrisi balita dalam keluarga nelayan dan penyebabnya serta peran pendamping bagi keluarga nelayan yang memiliki balita dengan status malnutrisi, di mana mayoritas mereka adalah buruh nelayan yang hidup dalam kemiskinan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Pengumpulan datanya menggunakan wawancara mendalam, observasi dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan keluarga nelayan rendah, tingkat pendidikan dan pemahaman akan gizi kurang sehingga mereka tidak mampu untuk memenuhi kebutuhan gizi secara ideal. Faktor budaya dan kebiasaan setempat sangat mempengaruhi sikap mereka dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari hari, dalam hal gizi mereka berkeyakinan bahwa ikan dan telur apabila dikonsumsi oleh balita akan berdampak buruk pada kesehatan dan kulit mereka. Selain itu, masih ada pemahaman bahwa ayah harus diutamakan dalam hal apapun termasuk dalam hal makan dibandingkan anggota keluarga lainnya. Berdasarkan penelitian, terlihat lingkungan tempat tinggal mereka sangat kotor dengan sanitasi yang buruk serta sumber air bersih yang cukup sulit. Lebih jauh terungkap bahwa peran pendamping masyarakat, termasuk Pekerja Sosial, masih relatif belum cukup memadai. Hambatan yang dihadapi yang paling menonjol adalah faktor ekonomi, aksesibilitas dan pengetahuan gizi serta kurangnya kesadaran dari keluarga dalam mengatasi masalah malnutrisi pada anak balita dalam keluarga nelayan.  
Analisis Kualitas Pelayanan Publik (Studi Pada Puskesmas Kampung Harapan Kabupaten Jayapura Papua) Rahmat Nurjaman; Sitti Rukmana Patty
Publikauma : Jurnal Administrasi Publik Universitas Medan Area Vol. 12 No. 2 (2024): PUBLIKAUMA, DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/publika.v12i2.12196

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan aspek kualitas pelayanan Publik. Di Puskesmas Kampung Harapan Sentani Timur Kabupaten Jayapura sebagai salah satu Unit Pelaksana Teknis Dinas Kesehatan  yang sudah terakreditasi dan mendapatkan pengakuan dari Pemerintah terhadap standar Pelayanannya. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif deskriptif. Instrumen survey yang digunakan dalam penelitian ini berupa sejumlah pertanyaan terstruktur yang disusun dalam kuesioner dan disebarkan pada waktu tertentu. Sampel diambil dengan menggunakan rumus Slovin Mengingat jumlah populasi > 1000, maka nilai presisi yang ditentukan yakni 0,1. Oleh karenanya penghitungan jumlah sampel 95 pasien yang dipilih berdasarkan metode accidental sampling. variabel kualitas pelayanan Publik (bukti fisik, jaminan, daya tanggap, empati dan kehandalan). Dari Hasil penelitian masyarakat pengguna layanan, Sebagian masyarakat  merasa belum puas dengan pelayanan yang diberikan oleh Puskesmas kampung Harapan, sehingga masih harus terus dilakukan Upaya peningkatan karena terbukti dari hasil penelitian pada dimensi bukti fisik dan Jaminan masih ada Masyarakat yang tidak setuju dengan kualitas pelayanan karena sebagian Masyarakat menilai fasilitas polik yang tidak berfungsi dengan baik dan belum memiliki fasilitas yang cukup lengkap Oleh pihak puskesmas. Sedangkan dimensi daya tanggap, empati dan Kehandalan, dinilai pelayanan sudah cukup baik di Puskesmas kampung Harapan kabupaten Jayapura papua.