Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Children's Empathy Attitude in The Storybook “Kue Kimu” By Lia Herliana And Ratu Wulan Saidah, Kuni
International Proceedings of Nusantara Raya Vol. 3 No. 1 (2024): Locality of Language, Literary, and Culture in Global Development
Publisher : Lembaga Kajian Nusantara Raya UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

One of the emotional intelligences of a person is empathy, which is the ability to understand the suffering of others and to understand the opinions and feelings of others. Setting a good example and showing tolerance are important components of parenting strategies that aim to help children develop empathy. Parents should show empathy so that their children can learn from their example. Reading children's storybooks is one way to instill empathy in children, a trait that needs to be cultivated from an early age. This is because reading storybooks can stimulate children's many senses and help them become more socially intelligent. The type of research used in this study is library research. In this study, researchers used a qualitative approach which is a non-numerical data-based approach or using manuscript documents with existing thoughts. After the researchers analyzed the storybook "Kue Kimu", the attitude of children's empathy that is most visible in the storybook is Kimu's caring attitude towards his friend, Nara, who is absent from school due to illness. The storybook entitled "Kue Kimu" can be a reading material to be read and to teach empathy values by sharing, caring, compassion and there is also the value of children's creativity in the book. Reading storybooks can also improve children's interpersonal intelligence.
Pengaruh Pembelajaran Finger Painting Berbasis Experiential Learning terhadap Kemampuan Kognitif Anak Usia 3-4 Tahun Hastuti, Tanti Tri; Saidah, Kuni; Mualim, Siti Ma'rifah; Wahyuningsih, Wahyuningsih; Dulasa, Mardhiyah
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (2)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i2.4110

Abstract

Perkembangan kognitif memerlukan stimulasi pembelajaran yang dapat memberikan pengalaman langsung dan bermakna pada anak usia dini. Melalui pendekatan experiential learning, kegiatan pembelajaran yang berpotensi mendukung perkembangan kognitif anak adalah finger painting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan kognitif anak usia 3-4 tahun melalui kegiatan finger painting berbasis experiential learning di SRAMBI PAUD CENTER. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan desain pre-experimental berupa one group pretest-posttest design. Subjek penelitian terdiri dari delapan anak usia 3-4 tahun. Teknik sampling menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan usia dan karaketristik perkembangan anak. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan kognitif anak pada seluruh indikator, dari kategori Mulai Berkembang (MB) dan Berkembang Sesuai Harapan (BSH) menjadi Berkembang Sesuai Harapan (BSH) dan Berkembang Sangat Baik (BSB). Temuan dalam penelitian ini menegaskan bahwa kegiatan finger painting berbasis experiential learning merupakan strategi pembelajaran yang efektif, kontekstual, dan sesuai dengan karakteristik perkembangan anak usia dini. Pendekatan ini dapat dijadikan sebagai alternatif inovasi pembelajaran di satuan PAUD untuk mengoptimalkan perkembangan kognitif anak secara holistik, dan dapat dijadilan pacuan bagi peneliti selanjutnya dalam mengembangkan penelitian mengenai pembelajaran berbasis experiential learning.