Perkembangan kognitif memerlukan stimulasi pembelajaran yang dapat memberikan pengalaman langsung dan bermakna pada anak usia dini. Melalui pendekatan experiential learning, kegiatan pembelajaran yang berpotensi mendukung perkembangan kognitif anak adalah finger painting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan kognitif anak usia 3-4 tahun melalui kegiatan finger painting berbasis experiential learning di SRAMBI PAUD CENTER. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan desain pre-experimental berupa one group pretest-posttest design. Subjek penelitian terdiri dari delapan anak usia 3-4 tahun. Teknik sampling menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan usia dan karaketristik perkembangan anak. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan kognitif anak pada seluruh indikator, dari kategori Mulai Berkembang (MB) dan Berkembang Sesuai Harapan (BSH) menjadi Berkembang Sesuai Harapan (BSH) dan Berkembang Sangat Baik (BSB). Temuan dalam penelitian ini menegaskan bahwa kegiatan finger painting berbasis experiential learning merupakan strategi pembelajaran yang efektif, kontekstual, dan sesuai dengan karakteristik perkembangan anak usia dini. Pendekatan ini dapat dijadikan sebagai alternatif inovasi pembelajaran di satuan PAUD untuk mengoptimalkan perkembangan kognitif anak secara holistik, dan dapat dijadilan pacuan bagi peneliti selanjutnya dalam mengembangkan penelitian mengenai pembelajaran berbasis experiential learning.
Copyrights © 2026