Berpikir kreatif adalah keterampilan esensial dalam pembelajaran matematika karena memungkinkan siswa mengeksplorasi berbagai solusi dan menyelesaikanmasalah dari berbagai sudut pandang. Akan tetapi, kenyataannya masih banyak siswa sekolah dasar yang mengalami kesulitan dalam berpikir kreatif, khususnyasaat menghadapi soal matematika berbasis pola bilangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan problematika berpikir kreatif siswa kelas IV SD dalam menyelesaikan soal pola bilangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptifkuantitatif dengan subjek sebanyak 10 siswa kelas IV SD Negeri 01 Beluk yang dipilih melalui teknik random sampling. Kriteria pemilihan subjek mencakup siswa yang telah mempelajari materi pola bilangan dan bersediamengikuti tes berpikir kreatif. Instrumen yang digunakan berupa tes tertulis yang dirancang berdasarkan indikatorberpikir kreatif menurut Torrance, yaitu kelancaran, kelenturan, elaborasi, dan orisinalitas. Data dikumpulkanmelalui pemberian soal pola bilangan, kemudian dianalisis secara deskriptif dengan melihat distribusifrekuensi tiap kategori kemampuan berpikir kreatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa hanya 2 siswa yang mencapai tingkat berpikir sangat kreatif, sedangkansebagian besar siswa berada pada kategori cukup kreatifhingga tidak kreatif. Permasalahan yang ditemukanmeliputi kesulitan mengenali pola, ketidakteraturan dalam menyampaikan strategi penyelesaian, serta rendahnyakemampuan elaborasi dan justifikasi logis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kemampuan berpikir kreatif siswa masih rendah dan memerlukan pendekatan pembelajaran yang lebih variatif dan mendalam. Oleh karena itu, hasilpenelitian ini direkomendasikan untuk guru sekolah dasaragar dapat merancang strategi pembelajaran yang dapat menstimulasi kreativitas siswa sejak dini, khususnya pada materi pola bilangan.