Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STUDI ISLAM DENGAN PENDEKATAN ANTROPOLOGI Desvyana Wahyu Eka Safitri; Ahmad Riziq Maulana; Santika Komalasari
Al Naqdu Vol 5 No 2 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : UIC (Universitas Islam Cirebon)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58773/alnaqdu.v5i2.347

Abstract

Pendekatan antropologi dalam studi Islam menawarkan perspektif unik dalam memahami agama sebagai fenomena sosial dan budaya yang dinamis. Antropologi mengkaji bagaimana ajaran Islam dipraktikkan secara berbeda oleh komunitas Muslim di seluruh dunia, dipengaruhi oleh konteks budaya, sosial, ekonomi, dan politik. Perspektif holistik ini membantu mengungkap keberagaman praktik keagamaan, seperti yang ditunjukkan oleh Clifford Geertz melalui konsep "santri," "abangan," dan "priyayi" dalam masyarakat Jawa. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka untuk mengeksplorasi pengertian antropologi, perannya dalam studi agama, serta urgensi pendekatan ini dalam memahami Islam. Antropologi agama berfokus pada interaksi antara ajaran agama dan institusi sosial yang mendukungnya. Pendekatan ini relevan di era globalisasi, di mana interaksi lintas budaya memperkaya dan menambah kompleksitas praktik keagamaan. Meskipun pendekatan antropologi memiliki kekurangan, seperti tantangan dalam memisahkan agama dan budaya, serta menjaga objektivitas, kelebihannya terletak pada kemampuannya untuk memberikan pemahaman yang mendalam tentang keberagaman dan adaptasi Islam dalam berbagai konteks. Dengan demikian, pendekatan antropologi penting untuk memperluas wawasan, mendukung inklusivitas, serta mengapresiasi keberagaman praktik keagamaan umat Islam di berbagai komunitas. Studi ini menegaskan bahwa Islam yang telah terlembaga dalam kehidupan sosial, budaya, dan politik masyarakat memerlukan pendekatan holistik untuk memahami kompleksitas interaksi agama dan budaya dalam kehidupan nyata.
The Use of a Goal-Oriented Evaluation Model on the Dhuha Prayer Habit Program at Elementary School 2 Gunung Puteri Bogor Desvyana Wahyu Eka Safitri; Ahmad Riziq Maulana; Ahmad Yani
YASIN Vol 5 No 1 (2025): YASIN: Jurnal Pendidikan dan Sosial Budaya
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/yasin.v5i1.4509

Abstract

The habituation of students as their character is still homework in educational institutions. Therefore, a certain learning model is needed in order to accustom positive things for school residents, one of which is the habituation of worship. This research aims to analyze the application of the Goal Oriented Evaluation Model to the Dhuha prayer habituation program at Elementary School (SD) Character 2 Gunung Puteri Bogor and identify the obstacles faced in the evaluation process. The research method used is a qualitative method with data collection techniques in the form of observation, interviews, and document studies. The research results show that the application of this model focuses on achieving program objectives, namely increasing student worship discipline through the habit of Dhuha prayer. The evaluation was carried out based on indicators of student involvement, discipline, and changes in daily religious behaviour. However, several obstacles were faced, such as low student discipline, limited implementation time, and lack of support from parents. The research results are expected to be a reference for schools in improving and developing similar programs in the future.