Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh secara parsial maupun simultan dari persepsi dan religiusitas masyarakat terhadap minat menabung di bank syariah. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Program aplikasi yang digunakan untuk mengolah data yaitu SPSS versi 25. Dalam penelitian ini sampel yang ditetapkan sebanyak 98 orang dengan menggunakan rumus slovin dan pengambilan sampel menggunakan metode probability sampling dengan teknik cluster sampling yang cara pengambilan sampel acak berdasarkan area atau wilayah. Data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh dari pembagian kuesioner terhadap masyarakat desa Sukaraja sesuai dengan karakteristik responden yang peneliti tentukan. Pengukuran variabel menggunakan skala Likert dengan skala 1 sampai 5. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa persepsi berpengaruh secara signifikan terhadap minat menabung masyarakat desa Sukaraja didapat hasil thitung > ttabel (7,048 > 1,984) dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 (5%), religiusitas berpengaruh signifikan terhadap minat menabung masyarakat desa Sukaraja didapat hasil thitung > ttabel (4,060 > 1,984) dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 (5%), persepsi dan religiusitas secara simultan berpengaruh signifikan terhadap minat menabung masyarakat desa Sukaraja didapat hasil fhitung > ftabel yaitu 65,783 > 3,09. Dengan demikian perbankan syariah sangat mudah meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat tentang keuangan syariah agar dapat diterima dan dimengerti oleh seluruh masyarakat desa Sukaraja.