Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MENGANALISIS PENYIMPANAN OBAT TERKAIT PEMASTIAN MUTU PADA PENJUALAN OBAT BEBAS DAN OBAT BEBAS TERBATAS DI WARUNG BERDASARKAN UNDANG-UNDANG KESEHATAN Khairunnisa, Nursifa; Syafira
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 10 No. 3 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v10i3.10516

Abstract

Tujuan riset ini guna mengkaji penggunaan dan penyimpanan obat bebas serta obat bebas terbatas di warung berdasar ketentuan Undang-Undang Kesehatan Republik Indonesia. Riset ini memakai deskriptif kuantitatif, dengan mengumpulkan data dari pemilik warung melalui kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa banyak warung yang menjual obat tanpa mematuhi peraturan yang berlaku, sehingga menimbulkan risiko kesehatan bagi masyarakat. Dari data yang terkumpul, ditemukan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan yang terbatas tentang cara penyimpanan obat yang benar, di mana hanya sekitar 30% yang mengetahui pentingnya menyimpan obat dalam kemasan asli dan pada suhu yang sesuai. Praktik penyimpanan obat yang tidak sesuai juga ditemukan, dengan sekitar 40% warung menyimpan obat di tempat yang tidak tepat, seperti di lokasi yang panas atau lembab. Selain itu, lebih dari 50% warung menjual obat tanpa izin edar yang sah, menunjukkan rendahnya pengawasan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) serta Kementerian Kesehatan. Situasi ini berpotensi menimbulkan efek samping berbahaya dan resistensi obat, ini bisa menimbulkan masalah besar pada kesehatan masyarakat. Oleh karenanya, penelitian ini merekomendasikan perlunya pengawasan yang lebih ketat dari pihak berwenang, program pelatihan untuk pemilik warung, serta peningkatan kesadaran masyarakat mengenai cara memperoleh obat yang aman.
Evaluasi Penggunaan Obat Generik Berdasarkan Indikator Peresepan Di Puskesmas Permunas Batu VI Khairunnisa, Nursifa; Affandi, Ridwan; Haninditya, Beta
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.12492

Abstract

Penggunaan obat yang rasional merupakan aspek penting dalam meningkatkan mutu layanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menilai sejauh mana penggunaan obat generik di Puskesmas Perumnas Batu VI sesuai dengan indikator peresepan yang ditetapkan oleh World Health Organization (WHO) dan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Metode yang digunakan adalah deskriptif observasional dengan pendekatan retrospektif terhadap 149 resep pasien selama periode Januari hingga April 2025. Parameter yang dianalisis meliputi: rata-rata jumlah obat per resep, persentase penggunaan obat generik, penggunaan antibiotik dan injeksi, serta kesesuaian obat yang diresepkan dengan Daftar Obat Esensial Nasional (DOEN).Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata jumlah obat per resep adalah 2,91, melebihi standar WHO (1,8–2,2) dan target Kemenkes (≤2,6). Persentase obat generik yang diresepkan mencapai 97,92%, telah memenuhi standar WHO (>82%) tetapi belum mencapai target Kemenkes (100%). Penggunaan antibiotik sebesar 44,96% juga melebihi batas WHO (