p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Journal on Education
Rozario Mendonca Da Costa
STKIP Sinar Pancasila

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Tantangan Guru dalam Pengajaran Bahasa Inggris di SMA Sinar Pancasila, di Daerah 3T Oktaviana M.F.Q. Bobe; Rozario mendonca Da Costa
Journal on Education Vol. 8 No. 2 (2025): Journal on Education: Volume 8 Nomor 2 Desember - Februari 2026
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v8i2.9046

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengidentifikasi tantangan yang dihadapi guru Bahasa Inggris dalam proses pembelajaran, (2) menganalisis pengaruh faktor siswa seperti motivasi belajar, latar belakang bahasa, dan kemampuan berbahasa terhadap efektivitas pengajaran, serta (3) mengevaluasi strategi yang digunakan guru dalam mengatasi tantangan tersebut. Urgensi penelitian ini muncul karena pembelajaran Bahasa Inggris di daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T) sering menghadapi kendala signifikan yang dapat menghambat pencapaian kompetensi siswa, namun masih jarang diteliti secara mendalam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam dengan guru Bahasa Inggris, observasi pembelajaran di kelas, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan verifikasi/penarikan kesimpulan untuk menghasilkan gambaran yang komprehensif mengenai tantangan pembelajaran serta respons strategis guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menghadapi kendala berupa keterbatasan fasilitas dan sumber belajar, rendahnya motivasi dan kompetensi berbahasa siswa, serta tantangan konteks budaya dan lingkungan. Faktor siswa berpengaruh signifikan terhadap efektivitas pembelajaran, di mana motivasi dan latar belakang bahasa menjadi penentu ketercapaian tujuan pembelajaran. Untuk mengatasi tantangan tersebut, guru mengembangkan strategi pedagogis adaptif seperti pembelajaran kontekstual, penggunaan media lokal, serta pemberian motivasi belajar yang berkelanjutan. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan rekomendasi praktis bagi sekolah dan pemangku kebijakan untuk meningkatkan kualitas pengajaran Bahasa Inggris di kawasan 3T.
Pemanfaatan Karya Sastra Daerah dalam Pendidikan Multikultural untuk Memperkuat Identitas Bahasa Lokal Rozario Mendonca Da Costa; Oktaviana M.F.Q. Bobe
Journal on Education Vol. 8 No. 2 (2025): Journal on Education: Volume 8 Nomor 2 Desember - Februari 2026
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v8i2.9061

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana karya sastra daerah dimanfaatkan dalam pembelajaran multikultural di lingkungan pendidikan formal, kontribusinya terhadap penguatan identitas bahasa lokal siswa, serta tantangan dan peluang implementasinya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus untuk menggali pemaknaan guru, siswa, dan pemangku kepentingan terhadap penggunaan teks sastra lokal sebagai bahan ajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karya sastra daerah dimanfaatkan sebagai sumber pembelajaran kontekstual yang kaya nilai budaya dan sosial, yang dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap keberagaman budaya dan bahasa setempat. Karya sastra lokal juga berkontribusi pada penguatan identitas bahasa lokal karena memberikan keterpaparan langsung terhadap bentuk, kosakata, dan nilai budaya yang melekat pada bahasa daerah siswa. Hambatan utama implementasi meliputi keterbatasan bahan ajar dan kompetensi guru, namun terdapat peluang melalui integrasi teknologi pendidikan dan kolaborasi antar lembaga untuk memperkaya materi pembelajaran multikultural. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi karya sastra daerah dalam pembelajaran berpotensi memperkuat identitas budaya dan bahasa siswa sekaligus mendukung tujuan pendidikan multikultural. (Kata kunci: karya sastra daerah, pendidikan multikultural, identitas bahasa lokal).