Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana karya sastra daerah dimanfaatkan dalam pembelajaran multikultural di lingkungan pendidikan formal, kontribusinya terhadap penguatan identitas bahasa lokal siswa, serta tantangan dan peluang implementasinya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus untuk menggali pemaknaan guru, siswa, dan pemangku kepentingan terhadap penggunaan teks sastra lokal sebagai bahan ajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karya sastra daerah dimanfaatkan sebagai sumber pembelajaran kontekstual yang kaya nilai budaya dan sosial, yang dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap keberagaman budaya dan bahasa setempat. Karya sastra lokal juga berkontribusi pada penguatan identitas bahasa lokal karena memberikan keterpaparan langsung terhadap bentuk, kosakata, dan nilai budaya yang melekat pada bahasa daerah siswa. Hambatan utama implementasi meliputi keterbatasan bahan ajar dan kompetensi guru, namun terdapat peluang melalui integrasi teknologi pendidikan dan kolaborasi antar lembaga untuk memperkaya materi pembelajaran multikultural. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi karya sastra daerah dalam pembelajaran berpotensi memperkuat identitas budaya dan bahasa siswa sekaligus mendukung tujuan pendidikan multikultural. (Kata kunci: karya sastra daerah, pendidikan multikultural, identitas bahasa lokal).
Copyrights © 2025