Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EDUKASI TERKAIT TANTANGAN TERHADAP PROFESI AKUNTANSI DAN JENJANG KARIRNYA DI ERA 5.0 Iren Meita; Dade Nurdiniah; Indra Wijaya; Ferisanti Ferisanti; Afifah Velda Sari; Rangga Nugraha Putra
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.37680

Abstract

Pesatnya perkembangan Teknologi Pada Era 4.0 dan 5.0 sekarang ini sangat diperlukan penambahan wawasan kepada para generasi muda, agar tidak tertinggal dan lebih mengetahui mengenai teknologi yang dapat memberikan kemudahan pada bidang pekerjaannya kelak terutama bidang akuntansi. Untuk itu perlu dilakukan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) khususnya bagi siswa-siswi dengan mengangkat tema edukasi terkait tantangan terhadap profesi akuntansi dan jenjang karirnya di era 5.0. Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk membuka wawasan para siswa-siswi untuk tidak patah semangat dalam meneruskan cita-citanya dalam bidang akuntansi terlebih di era 5.0 saat ini. Kegiatan ini diikuti sebanyak 24 orang peserta yang dilaksanakan secara tatap muka kepada siswa dan siswi SMKN 3 Kota Bekasi yang berada di kelas 12. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan service learning method melalui tiga tahapan yaitu persiapan, pelatihan dan evaluasi. Hasil akhir dari pelatihan ini diperoleh peningkatan persentase dari jawaban pre test dan post test, di mana sebelumnya 17% yang mendapat nilai 100 pada post test mengalami peningkatan jawaban benar dalam pelaksanaannya adalah sebesar 70% mendapat nilai 100, sedangkan untuk tingkat kepuasan mitra sebesar 50% menyatakan sangat puas, 50 % menyatakan puas.
Sustainability Reporting, Profitability, and Firm Size Effects on Firm Value Under Dividend Policy Afifah Velda Sari; Muhammad Muhammad
Jurnal Ekonomi, Akutansi dan Manajemen Nusantara Vol. 5 No. 1.1 (2026): SPECIAL ISSUE — AUGUST 2026
Publisher : Utiliti Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jeama.v5i1.1.1255

Abstract

Sektor consumer non-cyclicals di Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan karakteristik defensif dengan return indeks positif secara konsisten selama 2022–2024, menjadikannya pilihan investasi menarik di tengah ketidakpastian ekonomi, namun kinerja sektoral yang positif tersebut belum menjelaskan faktor internal apa yang mendorong nilai perusahaan. Penelitian terdahulu juga menunjukkan hasil yang tidak konsisten mengenai pengaruh pengungkapan sustainability report, profitabilitas, dan ukuran perusahaan terhadap nilai perusahaan, sehingga diduga terdapat variabel lain, yaitu kebijakan dividen, yang turut memoderasi hubungan tersebut. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh Sustainability Report Disclosure Index (SRDI), profitabilitas (ROA), dan ukuran perusahaan (SIZE) terhadap nilai perusahaan (Tobin's Q), serta menguji peran kebijakan dividen (Dividend Payout Ratio/DPR) sebagai variabel moderasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data panel seimbang dari 25 perusahaan sektor consumer non-cyclicals yang terdaftar di BEI periode 2022–2024, menghasilkan 75 observasi, analisis yang digunakan yaitu regresi data panel dengan Random Effect Model (REM) dan Moderated Regression Analysis (MRA). Hasil penelitian menunjukkan profitabilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan, sedangkan SRDI dan ukuran perusahaan tidak berpengaruh signifikan. Hasil MRA menunjukkan kebijakan dividen memperlemah secara signifikan pengaruh SRDI terhadap nilai perusahaan, namun tidak memoderasi secara signifikan pengaruh profitabilitas maupun ukuran perusahaan. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengujian peran kebijakan dividen sebagai variabel moderasi pada sektor consumer non-cyclicals di Indonesia, konteks yang belum banyak dikaji sebelumnya. Penelitian ini menunjukkan kinerja keuangan khususnya profitabilitas masih menjadi faktor utama peningkatan nilai perusahaan sementara pengungkapan keberlanjutan dan ukuran perusahaan belum menjadi pertimbangan dominan investor pada sektor ini.