Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGEMBANGAN WISATA EDUKASI PADA INDUSTRI BATIK TULIS DEANDRA KOTA BANDAR LAMPUNG Anwar, Muhammad Luthifar Syach; Emrizal, Emrizal; Elyanta, Marciella
JURNAL DARMA AGUNG Vol 32 No 6 (2024): DESEMBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Darma Agung (LPPM_UDA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/ojsuda.v32i6.4969

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis permintaan wisata edukasi di Rumah Batik Tulis Deandra Kota Bandar Lampung, menganalisis penawaran wisata edukasi di Rumah Batik Tulis Deandra Kota Bandar Lampung, serta merancang strategi pengembangan produk wisata edukasi di Rumah Batik Tulis Deandra Kota Bandar Lampung. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kombinasi. Teknik pengumpulan data menggunakan studi kepustakaan, observasi, wawancara dan penyebaran kuesioner. Sedangkan Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan reduksi data, penyajian data, kesimpulan dan verifikasi, serta pengujian keabsahan data. Hasil dalam penelitian ini yaitu: 1) Permintaan wisata edukasi pada rumah batik tulis Deandra cukup tinggi berasal dari Lampung dengan atraksi utamanya adalah kegiatan belajar membatik, meskipun mayoritas pengunjung datang untuk berbelanja, aksesbilitas ke lokasi baik, dengan amenitas memadai seperti tempat ibadah dan penginapan, tetapi perlu perbaikan tempat parkir dan tempat makan, sementara layanan tambahan seperti pembayaran non-tunai, ATM, dan pom bensin sangat membantu dengan aktivitas wisata di dominasi oleh pembelajaran membatik dan belanja, akan tetapi untuk paket wisata yang ditawarkan masih terbatas dan belum ada kerja sama dengan agen perjalanan. 2) Penawaran wisata edukasi di rumah Batik Tulis Deandra sangat baik, aksesibilitas ke lokasi cukup baik dan mudah dikases, layanan fasuilitas dan layanan pembayaran non-tunasi serta aktivitas dalam belajar membatik, melihat proses pembuatan membatik, dan berbelanja batik khas Lampung meskipun penawaran paket wisata masih terbatas dan belum ada Kerjasama dengan agen perjalanan, sedangkan SDM berasal dari warga sekitar dan telah dilatih untuk memberikan pelayanan. 3) Strategi pengembangan wisata edukasi di Rumah Batik Deandra sudah cukup baik mulai dari meningkatkan branding, pengembangan SDM, pengembangan inovasi produk, serta pengembangan dalam fasilitas dan penyediaan paket yang bervariasi.
AN ANALYSIS OF HOTEL GRIYA SINTESA MUARA ENIM EMPLOYEES’ ABILITY TO COMPREHEND ENGLISH-BASED HOTEL INFORMATION SYSTEMS Wati, Indah; Taslim, Muhammad; Amni, Destra; Tania, Luthfia Renalda; Anwar, Muhammad Luthifar Syach
JR-ELT (Journal of Research in English Language Teaching) Vol. 9 No. 2 (2025): Journal of Research in English Language Teaching
Publisher : English Language Education Program, Faculty of Education and Teacher Training, Sulthan Thaha Saifuddin State Islamic University of Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/8cjb9y09

Abstract

In the hospitality industry, hotel information systems are predominantly operated in English, presenting linguistic challenges for staff with limited proficiency in English. This study aims to analyze the English comprehension ability of employees at Hotel Griya Sintesa Muara Enim, with a particular focus on their understanding of English-based hotel information systems. Using a quantitative descriptive approach, data were collected through a written vocabulary test (comprising 20 multiple-choice and matching items), semi-structured interviews, and documentation from 30 front-office and operational staff members. Descriptive statistical analysis revealed an average correct-response rate of 69.2% (mean score = 70.5), placing overall comprehension in the “Paham” (Understand) category. While most employees could operate the system functionally, difficulties persisted with technical terms such as PMS, interface, database error, and backup file. Key contributing factors include limited prior English training, infrequent exposure to technical vocabulary, and reliance on peer assistance. The findings suggest that staff's functional English proficiency is sufficient for daily operations but requires targeted support to enhance accuracy and confidence. Recommendations include implementing English for Hospitality Systems training, developing an in-house English terminology glossary, and establishing an internal mentoring program. This study underscores the importance of integrating language support into hospitality technology adoption to ensure operational efficiency and service quality.