Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENEGAKAN HUKUM TERHADAP TINDAK PIDANA INFORMASI PALSU YANG MEMBAHAYAKAN KESELAMATAN PENERBANGAN Rahardjo, Poetoet Sri; Dyahtaryani, Lidia Rina; Sudarto, Sudarto
LITERATUS Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Internasional Sosial Budaya
Publisher : Neolectura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37010/lit.v6i2.1687

Abstract

Aviation safety is a problem that currently requires attention and has become a national and international issue. Because modes of transportation that have fast characteristics are becoming more and more crowded and thus the vulnerability to accidents is increasing. Recently, Indonesia has been one of the countries in the world whose aviation safety problems are very worrying related to criminal acts that endanger aviation safety. Several provisions have been issued by the government by adopting or converting international conventions to issuing specific laws and regulations, however, several regulations and deregulations of laws and regulations which carry criminal threats still contain overlap and are felt to not provide a sense of justice and legal uncertainty. This research aims to understand the regulation of criminal acts of false information that endanger aviation safety and the resolution process by researching and reviewing criminal threat norms regulated in several statutory regulations as well as the authorities in the resolution process. That this research was carried out using normative juridical methods is supported by field data.
Sanksi Pidana Bagi Pelaku Tindak Pidana Kekerasan Terhadap Anak di Indonesia Qaulan Sadiida, Qaulan; Dyahtaryani, Lidia Rina
Journal Evidence Of Law Vol. 4 No. 3 (2025): Journal Evidence Of Law (Desember)
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59066/jel.v4i3.1613

Abstract

Kekerasan terhadap anak merupakan persoalan serius yang terus meningkat dan menuntut perhatian khusus dari negara melalui instrumen hukum pidana. Meskipun Indonesia telah memiliki Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 jo. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak, praktik penegakan hukum menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara ketentuan normatif dan penerapannya di pengadilan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan sanksi pidana bagi pelaku tindak pidana kekerasan terhadap anak serta penerapannya dalam putusan pengadilan di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sanksi pidana kekerasan terhadap anak telah diatur secara tegas dalam Pasal 76C jo. Pasal 80 UU Perlindungan Anak, yang mencakup pidana penjara dan denda. Namun, penerapan sanksi dalam putusan Pengadilan Negeri Kota Agung Nomor 124/Pid.Sus/2021/PN Kot. dan Pengadilan Negeri Padangsidimpuan Nomor 386/Pid.Sus/2021/PN Psp. dinilai belum mencerminkan rasa keadilan, kepastian hukum, dan perlindungan maksimal bagi anak sebagai korban. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kebijakan pemidanaan yang berorientasi pada perlindungan anak, efek jera bagi pelaku, serta pemulihan korban.