DS, Fefriyanti
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Pola Konsumsi Pangan Rumah Tangga dan Dampaknya terhadap Ketahanan Pangan di Daerah Rawan Kekeringan Henny Puspita Sari; DS, Fefriyanti
Jurnal Research Ilmu Pertanian Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Research Ilmu Pertanian (Februari 2025)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/4e7t4q45

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola konsumsi pangan rumah tangga dan implikasinya terhadap ketahanan pangan di wilayah rawan kekeringan. Penelitian ini dilakukan di Nagari Padang Toboh Ulakan, Kecamatan Ulakan Tapakih, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif-analitik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola konsumsi pangan rumah tangga masih didominasi oleh beras, dengan konsumsi sayuran, buah-buahan, dan protein hewani yang rendah. Hal ini menyebabkan kerawanan pangan, terutama pada rumah tangga berpenghasilan rendah. Uji Chi-Square menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pola konsumsi pangan dan ketahanan pangan rumah tangga. Oleh karena itu, diversifikasi konsumsi pangan menjadi strategi penting untuk memperbaiki ketahanan pangan rumah tangga, khususnya bagi rumah tangga berpendapatan rendah di wilayah rawan kekeringan.
Respon Vegetatif Pertumbuhan Tanaman Tembakau Dengan Pemberian Berbagai Konsentrasi Pemberian IBA (Indole-3-butyric Acid) DS, Fefriyanti; Zudri, Fatardho; Sari, Henny Puspita
Jurnal Research Ilmu Pertanian Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Research Ilmu Pertanian (Februari 2026)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/ca9t9347

Abstract

Indole-3-Butyric Acid (IBA) merupakan salah satu zat pengatur tumbuh golongan auksin yang berperan penting dalam mengatur pertumbuhan dan perkembangan tanaman, khususnya pada fase vegetatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis respon pertumbuhan vegetatif tanaman tembakau terhadap berbagai konsentrasi pemberian IBA. Penelitian dilaksanakan menggunakan rancangan acak kelompok dengan satu faktor, yaitu konsentrasi IBA yang terdiri atas kontrol (tanpa IBA), 25 ppm, 50 ppm, 75 ppm, dan 100 ppm. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, panjang daun terpanjang, lebar daun terlebar, serta luas daun pada beberapa umur pengamatan. Data dianalisis menggunakan analisis ragam dan dilanjutkan dengan uji lanjut BNJ pada taraf nyata 5%.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian IBA memberikan pengaruh yang bervariasi terhadap pertumbuhan vegetatif tanaman tembakau. Pada fase awal pertumbuhan, sebagian besar parameter belum menunjukkan perbedaan nyata dibandingkan kontrol, yang mengindikasikan adanya mekanisme keseimbangan hormon endogen tanaman. Fase pertumbuhan vegetatif lanjut, aplikasi IBA terutama pada konsentrasi 50 ppm mampu meningkatkan pertumbuhan daun secara signifikan, yang ditunjukkan oleh peningkatan panjang daun terpanjang, lebar daun terlebar, dan luas daun. Konsentrasi IBA yang lebih tinggi tidak selalu memberikan respons yang lebih baik, mengindikasikan adanya batas optimum konsentrasi hormon bagi pertumbuhan vegetatif tanaman tembakau. Pemberian IBA berpengaruh terhadap pertumbuhan vegetatif tanaman tembakau secara fase-spesifik dan dosis-dependen. Konsentrasi IBA 50 ppm merupakan perlakuan paling efektif dalam meningkatkan pertumbuhan daun, sehingga berpotensi mendukung peningkatan kapasitas fotosintesis dan produktivitas tanaman tembakau.