Erawati Dwi Lestari
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MITIGASI RISIKO OPERASIONAL UNTUK MEMAKSIMALKAN PRODUKSI PADA STIK TAHU AMAN TINALAN KOTA KEDIRI Rohmatus Zakkiyah KA; Adin Fadhilah; Erawati Dwi Lestari
Al-Muhasib: Journal of Islamic Accounting and Finance Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Department of Islamic Accounting, The Faculty of Islamic Economics and Business, State Islamic Institute of Kediri [IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/al-muhasib.v4i1.1801

Abstract

Abstract: This study aims to examine how Stik Tahu Aman implements operational risk mitigation to optimize the production of tahu sticks. Risk mitigation refers to strategies that businesses use to minimize the adverse effects of potential risks. These strategies closely align with internal control mechanisms, which help businesses prevent damage or failure. Operational risk arises when errors or deviations from the company's technical procedures occur, resulting in the production of substandard goods. This research employs a qualitative descriptive approach. The researchers collected primary data directly from the company, focusing on information related to risks encountered during tofu stick production. They also gathered secondary data from books, journals, online sources, and other relevant media to support the analysis. The findings reveal that Stik Tahu Aman identifies five risks and applies four risk mitigation strategies: risk retention, risk control, risk avoidance, and risk reduction. Stik Tahu Aman also focuses on three critical factors to enhance production efficiency: land (raw materials), labour, and capital. These strategies form the foundation of the company's approach to managing operational risks in tahu stick production. Abstrak: Artikel ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana Stik Tahu Aman menerapkan mitigasi risiko operasional guna mengoptimalkan produksi stik tahu. Mitigasi risiko merujuk pada strategi yang digunakan untuk meminimalkan dampak buruk dari potensi risiko yang akan terjadi. Strategi ini erat kaitannya dengan mekanisme pengendalian internal, yang membantu sebuah unit usaha untuk mencegah terjadinya kerusakan atau kegagalan suatu produk. Risiko operasional muncul ketika terjadi kesalahan atau penyimpangan dari prosedur teknis perusahaan, sehingga menghasilkan barang yang tidak memenuhi standar. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Peneliti mengumpulkan data primer langsung dari perusahaan, dengan fokus pada informasi terkait risiko yang dihadapi selama produksi stik tahu. Selain itu, peneliti juga mengumpulkan data sekunder dari buku, jurnal, sumber daring, dan media relevan lainnya untuk mendukung analisis. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa Stik Tahu Aman mengidentifikasi lima risiko dan menerapkan empat strategi mitigasi risiko, yaitu: retensi risiko, pengendalian risiko, penghindaran risiko, dan pengurangan risiko. Untuk meningkatkan efisiensi produksi, Stik Tahu Aman juga fokus pada tiga faktor kritis, yaitu: bahan baku (land), tenaga kerja (labor), dan modal (capital). Strategi-strategi ini menjadi landasan bagi perusahaan dalam mengelola risiko operasional pada produksi stik tahu.