Sari, Dini Permana
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Adverse Childhood Experiences terhadap Kecenderungan Depresi pada Individu Dewasa Awal di Jawa Timur Andriani, Devita Galuh; Yuniardi, Muhammad Salis; Sari, Dini Permana
Cognicia Vol. 12 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/cognicia.v12i2.34725

Abstract

Data WHO pada tahun 2023 menunjukkan bahwa sekitar 280 juta orang di seluruh dunia mengalami depresi. Diperkirakan sekitar 3.7% orang dari populasi di Indonesia dinyatakan menderita depresi. Dilansir dari Databoks, Jawa Timur tercatat memiliki angka depresi sebesar 4.5%, mendekati provinsi dengan angka depresi tertinggi di Indonesia. Berdasar dari beberapa studi terdahulu, salah satu faktor penyebab depresi pada individu dewasa adalah Adverse Childhood Experiences. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh Adverse Childhood Experiences terhadap kecenderungan depresi pada individu dewasa awal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional. Partisipan penelitian ini adalah individu dewasa awal berjumlah 106 subjek yang pernah mengalami Adverse Childhood Experiences dan berdomisili di Jawa Timur, subjek diambil menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan skala Adverse Childhood Experiences Scale dan skala Beck Depression Inventory II. Metode analisis data yang digunakan adalah menggunakan Uji Regresi Linier Sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Adverse Childhood Experiences berkontribusi positif secara signifikan terhadap kecenderungan depresi pada dewasa awal sebesar 14.8%. Semakin tinggi Adverse Childhood Experiences, maka semakin tinggi pula kecenderungan depresi. Selain itu, dimensi kekerasan berkontribusi positif sebesar 12.5%, sedangkan dimensi disfungsi keluarga berkontribusi positif sebesar 7.8% terhadap kecenderungan depresi pada dewasa awal.
Reward and Punishment as Educational Strategies in Enhancing Students’ Discipline in Congregational Qiyamullail Prayer Sari, Dini Permana; Maulana, Asraffun Zuam
Jurnal Pendidikan Agama Islam Indonesia (JPAII) Vol. 6 No. 4 (2025): December
Publisher : Cahaya Ilmu Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37251/jpaii.v6i4.2558

Abstract

Purpose of the study: This study aims to describe the implementation of reward and punishment strategies in improving students’ discipline in performing congregational qiyamullail prayer at Integrated Islamic Junior High School Insan Mandiri Greenville boarding school. Methodology: This study employed a qualitative method using a Participatory Action Research (PAR) approach. Data were collected through structured observation, in-depth interviews, and documentation. The participants consisted of boarding students, dormitory head, worship coordinator, and teachers, selected using purposive sampling technique. Main Findings: The results indicate that reward and punishment effectively improved students’ discipline in congregational qiyamullail prayer. Participation increased by 18.75% through verbal appreciation, 27.1% with simple material rewards, 43.75% through religious reprimands, and reached 95% after strengthened punishment involving cleaning duties. Novelty/Originality of this study: This study offers empirical evidence on the structured application of reward and punishment within Islamic boarding school worship activities using a PAR approach, highlighting a progressive and educational disciplinary model that integrates spiritual development with behavioral reinforcement strategies.