Mujiburrahman Mujiburrahman
Institut Islam Mamba’ul ‘Ulum Surakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

UPAYA GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENGATASI KENAKALAN PESERTA DIDIK Nur Apriliani Pujiastuti; Mujiburrahman Mujiburrahman; Indah Nurhidayati
Raudhah - Proud To Be Professional مجلد 9 عدد 1 (2024): Raudhah Proud To Be Professionals: Jurnal Tarbiyah Islamiyah- April 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Raudhatul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48094/raudhah.v9i1.650

Abstract

NUR APRILIANI PUJIASTUTI, Skripsi, Upaya Guru Pendidikan Agam Islam dalam Menangani Kenakalan Peserta Didik di SMP N 22 Surakarta Tahun Ajaran 2023-2024. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Bagaimana upaya yang dilakukan guru PAI dalam menangani kenakalan peserta didik. 2) Faktor pendukung dan penghambat dalam menangani kenakalan peserta didik di SMP N 22 Surakarta. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Peneliti mengambil lokasi penelitian di SMP N 22 Surakarta yang beralamatkan di Jl. Irawan, Makam Bergola, Serengan, Surakarta, Jawa Tengah. Penelitian ini dilakukan pada bulan November 2022 – Januari 2023. Subjeknya adalah guru PAI. Sedangkan informan dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru PAI, guru non PAI, dan peserta didik. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Sedangkan keabsahan data menggunakan triangulasi teknik, yaitu menguji kredibilitas data yang dilakukan saat penelitian dengan cara mengecek data kepada sumber yang sama dengan teknik yang berbeda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Upaya guru PAI dalam menangani perilaku kenakalan siswa yaitu memberikan nasihat, upaya korektif, seperti: mengontrol perilaku siswa, mengecek kondisi siswa, komunikasi dengan orang tua, dan melakukan pendekatan secara individu. Bentuk-bentuk kenakalan seperti : merokok, berkelahi, ramai dalam kelas, bolos, berkata kotor. 2) Faktor pendukung dalam menangani kenakalan peserta didik adalah adanya penanaman ajaran agama islam, serta kebijakan berpakaian sopan untuk guru, staf karyawan, dan peserta didik. Faktor penghambat yang dialami guru PAI dalam menangani perilaku kenakalan peserta didik adalah kurangnya dukungan, kerja sama dan perhatian orang tua terhadap perilaku siswa. Kata kunci: Guru PAI, kenakalan, Kenakalan Peserta Didik
Analisis Epistemologi Pendidikan Islam di SMP El Dzikir Bulu Sukoharjo: Peran Pengetahuan Al Qur’an dan Hadits dalam Kurikulum Mujiburrahman Mujiburrahman; Abu Husein Ibrahim Al ‘ithriy
Takuana: Jurnal Pendidikan, Sains, dan Humaniora Vol. 4 No. 4 (2026): Takuana (January-March)
Publisher : MAN 4 Kota Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56113/takuana.v4i4.312

Abstract

integrating revealed knowledge with the demands of modern education. At SMP El Dzikir Bulu Sukoharjo, the Qur’an and Hadith are positioned as the primary sources of knowledge in the curriculum, yet their epistemological role requires deeper analysis. This research aims to examine the epistemology of Islamic education and the role of the Qur’an and Hadith in the formulation and implementation of the school curriculum. The study employs a descriptive qualitative approach. Data were collected through in-depth interviews with the principal, vice principal for curriculum, and Islamic education teachers, supported by observations and document analysis. The data were analyzed using a descriptive-interpretative method. The findings reveal that the educational epistemology at SMP El Dzikir is based on a non-dichotomous paradigm integrating naqli (revelation-based) and aqli (reason-based) knowledge. The Qur’an functions as the primary source of knowledge, while the Hadith serves as its interpreter in shaping curriculum and learning, leading to a holistic Islamic education oriented toward the formation of rabbani character.