Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat Menuju Desa Siaga Melalui Usaha Promotif dan Preventif Kusuma, Adi Mulya; Ibrahim, Yok; Bhakti, Fadel Maulana; Ramadhany, Gilang Alfisyar; Fiyani, Putri Ohkta; Rahmawati, Ainur; Nuryana, Nuryana; Fadhilah, Muslimatul; Ardiansyah, Dicky; Achmad, Novie Daniah Ridwan; Saputra, Akhmad Andi
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat METHABDI Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat METHABDI
Publisher : Universitas Methodist Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46880/methabdi.Vol4No2.pp122-129

Abstract

Community empowerment is an effective strategy to address socio-economic and health issues. In Indonesia, this concept is implemented through the development of resilient and self-sufficient villages. The Community Service Program (KKN) plays a vital role in supporting this empowerment through promotive and preventive efforts. This article discusses the KKN activities in Kambingan Village, Cerme District, Gresik Regency, which include health education, cleanliness campaigns, nutrition education, Basic Life Support (BLS) training, and other preventive activities. The results achieved include increased community awareness and knowledge about the importance of health, improved first aid skills, and economic empowerment through MSME training.
Pemberdayaan Masyarakat Menuju Desa Siaga Melalui Usaha Promotif dan Preventif Kusuma, Adi Mulya; Ibrahim, Yok; Bhakti, Fadel Maulana; Ramadhany, Gilang Alfisyar; Fiyani, Putri Ohkta; Rahmawati, Ainur; Nuryana, Nuryana; Fadhilah, Muslimatul; Ardiansyah, Dicky; Achmad, Novie Daniah Ridwan; Saputra, Akhmad Andi
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat METHABDI Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat METHABDI
Publisher : Universitas Methodist Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46880/methabdi.Vol4No2.pp122-129

Abstract

Community empowerment is an effective strategy to address socio-economic and health issues. In Indonesia, this concept is implemented through the development of resilient and self-sufficient villages. The Community Service Program (KKN) plays a vital role in supporting this empowerment through promotive and preventive efforts. This article discusses the KKN activities in Kambingan Village, Cerme District, Gresik Regency, which include health education, cleanliness campaigns, nutrition education, Basic Life Support (BLS) training, and other preventive activities. The results achieved include increased community awareness and knowledge about the importance of health, improved first aid skills, and economic empowerment through MSME training.
Pemberdayaan Karang Taruna Sebagai Peningkatan Sanitasi Air Bebas Kapur dan Berkelanjutan Menggunakan Metode Simple Water Filtration Fauzi, Rachmad Pratama; Khusniawati, Rahma; Nisa’, Chilyatun; Rahmawati, Ainur; Prambudi, Aldi Indra; Prasetyo, Joko
Smart Society Empowerment Journal Vol 3, No 3 (2023): November
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ssej.v3i3.79814

Abstract

Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang yang menjadi salah satu dari sekian banyak daerah pedesaan yang masih mengalami kesulitan akses air bersih layak konsumsi. Masyarakat Dusun Mulyosari masih mengandalkan air hujan dalam penampungan untuk penyediaan konsumsi air. Secara geografis, Dusun Mulyosari dikelilingi oleh perbukitan. Hal tersebut mengakibatkan tingginya kandungan batuan kapur termasuk di air sumur warga desa Mulyosari. Kondisi air sumur di Dusun mulyosari ini mendasari dilakukannya program pengadaan air bersih layak konsumsi. Oleh karena itu, pada pengabdian masyarakat ini dilakukan pengadaan air bersih dengan memberdayakan anggota Karang Taruna Dusun Mulyosari dengan memanfaatkan air sumur dengan prinsip simple water filtration.Metode: Program yang dilakukan meliputi 6 tahap, yaitu tahap persiapan, penyusunan konsep, perakitan alat, pengujian kualitas air, sosialisasi, serta monitoring dan evaluasi.Hasil dan pembahasan: Hasil dari program pengadaan air bersih ini, yaitu menurunnya kadar Total Dissolved Solid (TDS) menjadi 182 mg/l dan kandungan CaCO3 sebesar 228 mg/l. Selain itu juga Masyakarat Dusun Mulyosari dapat meminimalisir pengeluaran biaya untuk mendapatkan air minum yang layak. Setelah dilaksanakannya program, warga hanya perlu membeli 1 galon dan 1 LPG dengan total pengeluaran sebesar Rp42.000. Kemudian setelah adanya program ini dari tenaga medis setempat menerima laporan warga terkena diare menurun 32 orang balita dan 29 orang dewasa. Sedangkan 56 warga terdampak kencing batu berada dalam masa pemulihan.Kesimpulan: Program filtrasi air kapur ini merupakan suatu program solutif yang dirancang untuk menangani permasalahan tercemarnya air konsumsi masyaraat di dusun mulyosari oleh zat kapur, serta mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat karena dapat menurunkan angka penderita penyakit terutama diare di Dusun Mulyosari.