Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Identification of Speech Types and Politeness Principles in Speech Discourse of Irma Suryani vs Rocky Gerung on Kompas TV Nasution, Muhammad Muslim; Izar, Julisah; Yuliana, Yessa
Proceeding International Conference on Malay Identity The 2nd International Seminar on Language, Literature, Education, Arts and Culture
Publisher : Jurusan Sejarah, Seni, dan Arkeologi, FKIP, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to describe and explain the types of speech and principles politeness used by Irma Suryani and Rocky Gerung in the Kompas TV program, the method in this study is to use a qualitative descriptive approach. The data source in this study is in the form of direct speech, spoken by Irma Suryani and Rocky Gerung on the Kompas TV program. The data collection technique in this analysis is in the form of a listening method and a note-taking technique. The data analysis technique uses interactive qualitative analysis. After the analysis was carried out, it was concluded that: 1) The types of speech acts used in the speech discourse of Irma Suryani and Rocky Gerung include: assertive speech acts, directive speech acts, expressive speech acts, and declarative speech acts. 2) The principles of politeness used in the speech discourse of Irma Suryani and Rocky Gerung include: the maxim of wisdom, the maxim of appreciation and the maxim of agreement.
Makna Leksikal dan Kultural Pada Pantang Larang: Studi Etnolinguistik Terhadap Kepercayaan Masyarakat Banjar Kecamatan Bram Itam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat Yuliana, Yessa; Putra, Yoga Mestika; Izar, Julisah
Kajian Linguistik dan Sastra Vol. 4 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Prodi Sastra Indonesia, FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/kalistra.v4i1.42045

Abstract

The object of this research is the lexical and cultural meaning of the taboos of the Banjar community in Bram Itam District. The method used is a descriptive qualitative approach through interviews and literature analysis, as well as analysis of Charles Carpenter Fries' theory of meaning. The data analysis process includes transcription of taboos, analysis of lexical and Yogyakarta: CV Bintang Semesta Mediacultural meanings, and categorization of taboos. The research findings show 40 taboo expressions classified into 10 categories, with a total of 180 lexical meanings and 44 cultural meanings. The details of the findings include: 32 lexical items and 11 cultural meanings for unmarried girls; 39 lexical items and 7 cultural meanings for pregnant women; 30 lexical items and 4 cultural meanings are general, and other variations. Lexical meanings are obtained from the Banjar-Indonesian dictionary and informants, while cultural meanings are taken from relevant research. Abstrak Objek penelitian ini adalah makna leksikal dan kultural dari pantangan masyarakat Banjar di Kecamatan Bram Itam. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara dan analisis kepustakaan, serta analisis teori makna Charles Carpenter Fries. Proses analisis data mencakup transkripsi ujaran pantang-larang, analisis makna leksikal dan kultural, serta pengkategorian pantang-larang. Temuan penelitian menunjukkan 40 ungkapan pantangan yang diklasifikasikan dalam 10 kategori, dengan total 180 makna leksikal dan 44 makna kultural. Rincian temuan mencakup: 32 item leksikal dan 11 makna kultural untuk gadis yang belum menikah; 39 item leksikal dan 7 makna kultural bagi wanita hamil; 30 item leksikal dan 4 makna kultural bersifat umum, serta variasi lainnya. Makna leksikal diperoleh dari kamus Banjar-Indonesia dan informan, sedangkan makna kultural diambil dari penelitian relevan.
Gangguan Berbahasa pada Tokoh Dodo Rozak di Film Miracle In Cell No.7 Suatu Kajian: Neurolinguistik Triandana, Anggi; Yuliana, Yessa
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 2 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i2.531

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan tentang gangguan berbahasa yang dialami oleh tokoh Dodo dalam film Miracle In Call No.7 berdasarkan kajian Neurolinguitik. Melalui kajian Neurolinguitik, akan ditemukan penyimpangan bahasa pada tokoh Dodo. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gangguan berbahasa dari pelepasan, penambahan, dan ganti dari tuturan tokoh Dodo. Metode kualitatif deskritif digunakan dalam penelitian ini untuk mendeskripsikan gangguan berbahasa dilihat dari pelepasan, penambahan, dan ganti. Data dikumpulkan dari dialog tokoh Dodo pada film Miracle In Call No.7. Pengumpulan data menggunakan teknik membaca, menyimak, dan menulis berdasarkan kajian Neurolinguistik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, terdapat 6 fonem pada pelepasan, 6 fonem pada penambahan, dan 9 fonem pada ganti. Maka, proses penggantian fonem lebih banyak ditemukan pada penuturan tokoh Dodo.