Haditsa Qurani Nurhakim
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektivitas Model Pembelajaran Kooperatif Talking Stick terhadap Peningkatan Motivasi Belajar Alvia Sabrina; Ayi Sobarna; Haditsa Qurani Nurhakim
Jurnal Riset Pendidikan Agama Islam Volume 4, No. 2, Desember 2024, Jurnal Riset Pendidikan Agama Islam (JRPAI)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrpai.v4i2.5323

Abstract

Abstract. The aim of this research is to determine the level of student learning motivation in Islamic Religious Education lessons on historical material, namely the Khulafaurrasyidin Struggle, by applying the Cooperative Talking Stick learning model, as well as to determine the differences between the learning motivation of the two classes, namely the experimental class and the control class. This research uses a quantitative approach with a quasi-experimental method with a nonequivalet control group design. The results of the research show 1) The learning motivation of students in the control class did not experience a high increase in learning motivation but was only stuck at a moderate level. 2) Students' learning motivation in the experimental class experienced a very significant increase and reached a high level after being treated with the Talking Stick cooperative learning model. 3) The effectiveness of student learning motivation results between the experimental class and the control class can be proven by t-test analysis, obtained t value > t table (15.492 > 2.002), so it can be concluded that H_o is rejected and H_i is accepted, meaning there is an average difference between the post-test experimental class and post-test control class. Abstrak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat motivasi belajar siswa pada pelajaran Pendidikan Agama Islam materi sejarah yaitu Perjuangan Khulafaurrasyidin dengan menerapkan model pembelajaran Kooperatif Talking Stick, serta mengetahui perbedaan dari antara motivasi belajar dari dua kelas yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Penelitan ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi eksperimen dengan bentuk desain Nonequivalet kontrol Group Design. Hasil penelitian menunjukan 1) Motivasi belajar siswa di kelas kontrol tidak mengalami peningkatan motivasi belajar yang tinggi namun hanya stuck pada taraf yang sedang. 2) Motivasi belajar siswa di kelas eksperimen mengalami peningkatan yang sangat signifikan dan mencapai taraf tinggi setelah diberikan perlakuan model pembelajaran kooperatif talking Stick. 3) Efektivitas hasil motivasi belajar siswa antara kelas eksperimen dan kelas kontrol dapat dibuktikan dengan analisis t-test, diperoleh nilai t hitung > t tabel (15,492 > 2,002), maka dapat disimpulkan  ditolak dan  diterima berati terdapat perbedaan rata rata antara post-test kelas eksperimen dan post-test kelas kontrol.
Strategi Guru PAI Membina Percaya Diri melalui Program Muhadloroh Puja Buana Syifa Laduni; Ikin Asikin; Haditsa Qurani Nurhakim
Bandung Conference Series: Islamic Education 937-944
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsied.v6i2.25986

Abstract

Abstrak. Rasa percaya diri merupakan aspek penting yang perlu dikembangkan dalam proses pendidikan karena mendukung kemampuan siswa dalam berkomunikasi, berinteraksi, dan menyampaikan pendapat. Namun, masih terdapat siswa yang merasa gugup, kurang berani, dan belum yakin terhadap kemampuan dirinya ketika berbicara di depan umum. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi kondisi tersebut adalah melalui program muhadloroh sebagai wadah latihan berbicara di depan audiens. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membina rasa percaya diri siswa melalui program muhadloroh yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus di MTs Ar-Riyadl. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru PAI dilaksanakan secara sistematis melalui perencanaan kegiatan, pelaksanaan yang mencakup pemberian motivasi, bimbingan, latihan, dan kesempatan tampil secara bergiliran, serta evaluasi melalui penilaian, koreksi, dan apresiasi. Strategi tersebut memberikan dampak positif terhadap peningkatan keberanian siswa untuk berbicara di depan umum, kemampuan berkomunikasi, serta rasa percaya diri dalam menyampaikan pendapat. Dengan demikian, program muhadloroh menjadi salah satu strategi yang efektif dalam membina rasa percaya diri siswa melalui pembiasaan dan pendampingan secara berkelanjutan. Abstract. Self-confidence is an important aspect that needs to be developed in the educational process because it supports students' ability to communicate, interact, and express opinions. However, some students still feel nervous, lack courage, and are unsure of their abilities when speaking in public. One effort that can be done to overcome this condition is through the muhadloroh program as a forum for practicing speaking in front of an audience. This study aims to describe the strategies of Islamic Religious Education (PAI) teachers in fostering student self-confidence through the muhadloroh program, which includes the planning, implementation, and evaluation stages. The study used a qualitative approach with a case study method at MTs Ar-Riyadl. Data were obtained through observation, interviews, and documentation, then analyzed using the Miles and Huberman model, while data validity was tested through triangulation of sources, techniques, and time. The results showed that the PAI teacher's strategies were implemented systematically through activity planning, implementation that included providing motivation, guidance, practice, and opportunities to perform in turns, as well as evaluation through assessment, correction, and appreciation. This strategy had a positive impact on increasing students' courage to speak in public, their communication skills, and their confidence in expressing opinions. Thus, the muhadloroh program is an effective strategy in fostering students' self-confidence through continuous habituation and mentoring.