Fataruba, Indah Dzil Arsyi
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Perasaan Kelelahan Kerja pada Pekerja di CV. Sada Wahyu Kabupaten Bantul Tahun 2021 Fataruba, Indah Dzil Arsyi; Aini, Nurma Mustika
Jurnal Lentera Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2022): Jurnal Lentera Kesehatan Masyarakat
Publisher : PT. Lentera Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69883/jlkm.v1i3.17

Abstract

Latar Belakang: Kelelahan kerja merupaka kondisi utama disebabkan terjadinya kecelakaan, dan faktor kemampuan fisik yang lemah juga dapat mengurangi aktivitas kerja. Ada berbagai faktor kelelahan yang disebabkan oleh faktor internal yang berada di dalam tubuh seperti umur, jenis kelamin, ukuran tubuh, dan status gizi, sedangkan faktor eksternal berupa waktu kerja, kerja bergilir, dan istirahat. Hal ini sangat mengandalkan kemampuan fisik pekerja untuk melakukan pekerjaan agar sesuai dengan target hal itu dapat membuat pekerja mengalami lelah bekerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor apa yang berhubungan dengan kelelahan kerja pada pekerja di CV. Sada Wahyu. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif observasi analitik, memakai rancangan cross sectional dan sampel pekerja 42 orang. Analisis data menggunakan uji chi square dan confident interval 95%. Alat penelitian menggunakan kuesioner IFRC, timbangan dan microtoice. Hasil: Hasil untuk analisis univariat dalam penelitian ini yaitu umur tua 27 orang (64,3%), jenis kelamin perempuan 25 orang (59,5%), masa kerja lama 25 orang (59,4%), status gizi overweight 22 orang (53,4%), dan kelelahan kerja tinggi 23 orang (54,8%). Hasil analisis bivariat yang didapatkan yaitu ada hubungan antara umur (p value 0,016 < ? 0,05), masa kerja (p value 0,008 < ? 0,05) dan status gizi (p value 0,006 < ? 0,05). Tidak ada hubungan antara jenis kelamin dengan kelelahan kerja (p value 0,904 > ? 0,05). Kesimpulan: Ada hubungan antara umur, masa kerja dan status gizi dengan kelelahan kerja. Tidak ada hubungan antara jenis kelamin dengan kelelahan kerja.
Faktor-faktor yang berhubungan dengan perasaan kelelahan kerja pada pekerja di CV. Sada Wahyu Kabupaten Bantul Fataruba, Indah Dzil Arsyi; Dwi Saptadi, Julian
Periodicals of Occupational Safety and Health Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/posh.v1i1.6405

Abstract

Latar Belakang: Kelelahan kerja merupaka kondisi utama disebabkan terjadinya kecelakaan, dan faktor kemampuan fisik yang lemah juga dapat mengurangi aktivitas kerja. Ada berbagai faktor kelelahan yang disebabkan oleh faktor internal yang berada di dalam tubuh seperti umur, jenis kelamin, ukuran tubuh, dan status gizi, sedangkan faktor eksternal berupa waktu kerja, kerja bergilir, dan istirahat. Hal ini sangat mengandalkan kemampuan fisik pekerja untuk melakukan pekerjaan agar sesuai dengan target hal itu dapat membuat pekerja mengalami lelah bekerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor apa yang berhubungan dengan kelelahan kerja pada pekerja di CV. Sada Wahyu. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif observasi analitik, memakai rancangan cross sectional dan sampel pekerja 42 orang. Analisis data menggunakan uji chi square dan confident interval 95%. Alat penelitian menggunakan kuesioner IFRC, timbangan dan microtoice. Hasil: Hasil untuk analisis univariat dalam penelitian ini yaitu umur tua 27 orang (64,3%), jenis kelamin perempuan 25 orang (59,5%), masa kerja lama 25 orang (59,4%), status gizi overweight 22 orang (53,4%), dan kelelahan kerja tinggi 23 orang (54,8%). Hasil analisis bivariat yang didapatkan yaitu ada hubungan antara umur (p value 0,016 < α 0,05), masa kerja (p value 0,008 < α 0,05) dan status gizi (p value 0,006 < α  0,05). Tidak ada hubungan antara jenis kelamin dengan kelelahan kerja (p value 0,904 > α 0,05). Kesimpulan: Ada hubungan antara umur, masa kerja dan status gizi dengan kelelahan kerja. Tidak ada hubungan antara jenis kelamin dengan kelelahan kerja.