Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KENCANA (Kelompok Mitigasi Bencana Banjir): Optimalisasi Pencegahan dan Pengendalian Bencana Banjir Berbasis Kelompok Masyarakat Inovatif di Desa Ayuhulalo Kecamatan Tilamuta Pomalango, Zulkifli B.; Alimudin, Desy Sulistiawaty; Husain, Dedi A.; Hunta, Fairuz Adilisti; Ui, Aslan Saputra; Manangin, Luthfia Cahnaya; Jusuf, Nurain; Ino, Nurain; Mansur, Rahma Aulia; Laginta, Siti Nurlaia; Latief, Alfina; Usman, Annisa Mu'minuna; Mohamad, Nur Hayati; Dotutinggi, Zaskia I.; Ali, Zihan Pratwi
ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Al-Matani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/arsy.v5i2.1122

Abstract

Indonesia, yang terletak di wilayah iklim tropis, sangat rentan terhadap berbagai bencana alam, terutama banjir, akibat kondisi geografisnya. Penelitian ini berfokus pada peningkatan ketahanan masyarakat terhadap banjir di Desa Ayuhulalo, Kecamatan Tilamuta, melalui serangkaian program terpadu yang bertujuan untuk mitigasi bencana. Metodologi yang digunakan meliputi keterlibatan masyarakat dalam pendidikan lingkungan, pelatihan tentang manfaat penanaman pohon ketapang, serta penerapan teknik biopori dan biokonversi untuk meningkatkan penyerapan air oleh tanah. Program-program ini dilaksanakan melalui sesi sosialisasi, pelatihan praktis, dan kegiatan penanaman secara kolaboratif, yang mendorong partisipasi aktif dari warga setempat. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan dalam kesadaran masyarakat mengenai risiko banjir dan pengelolaan lingkungan. Para peserta terlibat dalam inisiatif pembersihan dan pendirian biopori, yang mengarah pada pengurangan risiko banjir dan peningkatan kualitas tanah. Selain itu, inisiatif ini memberikan informasi penting tentang jalur evakuasi dan langkah-langkah keselamatan selama kejadian banjir, sehingga meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat. Penelitian ini menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dan kolaborasi dengan otoritas lokal dalam upaya pengurangan risiko bencana, yang pada akhirnya membangun lingkungan yang lebih tangguh dan berkelanjutan bagi warga Desa Ayuhulalo
SMART-B (Satuan Masyarakat Siaga Bencana) : Peningkatan Kapasitas Masyarakat Dalam Kesiapsiagaan Bencana Berbasis Kelompok yang Partisipatif di Desa Biau Kecamatan Biau Pomalango, Zulkifli B.; Daud, Mohd. Abd. Tison; Nabila, Denadi Nur; Durahim, Agustina; Lamangida, Nova Novianti; Gani, Febriasyah M.; Mohammad, Nur Hayati; Lasimpala, Vidya A.; Ali, Zihan Pratiwi; Hunta, Fairuz Adilisty; Sahrain, Patmawati; Latief, Alfina; Kattang, Giselia R.; Rahman, Sri Ilvana; Djalil, Siti Fajrin
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 5 No. 1 (2024): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v5i1.3991

Abstract

Bencana merupakan serangkaian peristiwa yang dapat mengancam dan mengganggu kehidupan masyarakat yang disebabkan oleh faktor alam, non alam, dan sosial yang bisa mengakibatkan adanya korban jiwa manusia, kerugian harta benda, kerusakan lingkungan, serta dampak terhadap psikologis, salah satunya adalah bencana banjir. Bencana Banjir hampir terjadi di seluruh wilayah yang ada di Indonesia, salah satunya di wilayah Gorontalo bagian Utara tepatnya di Desa Biau Kecamatan Biau. Oleh karena itu, diperlukan suatu kegiatan pengabdian untuk memberdayakan masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh Tim PPK Ormawa EDN bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana yang berbasis kelompok masyarakat yang partisipatif dengan harapan agar masyarakat dapat mempersiapkan dirinya dalam menghadapi bencana melalui bekal pengetahuan dan pelatihan skil yang didapatkan dari berbagai program yang telah dilaksanakan. Adapun pendekatan yang digunakan dalam melaksanakan beberapa kegiatan tersebut melalui FGD (Focus Group Discussion). Selain itu, ada beberapa metode yang digunakan yakni melalui metode ceramah, diskusi, demonstrasi, latihan praktik serta kerja lapangan. Manfaat yang didapatkan dari pengabdian yang dilakukan adalah meningkatnya kapasitas masyarakat dalam penanggulangan bencana banjir secara mandiri yang dapat dilakukan oleh masyarakat desa. Dampak dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatnya kemauan dan kemampuan masyarakat dalam penanggulangan bencana banjir di desa Biau kecamatan Biau