Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH PENYULUHAN KESEHATAN TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG BAHAYA MEROKOK DI DESA SENTOSA KECAMATAN KRUENG SABE ACEH JAYA Sopia, Nadia; Maysura, Futry
PORTAL RISET DAN INOVASI PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 3 No. 3 (2024): JUNE
Publisher : Transpublika Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55047/prima.v3i3.1233

Abstract

According to WHO, every 6.5 seconds one person dies from smoking. Data from WHO shows that Indonesia has the highest number of smokers in the world after China and India. The number of smokers in the world according to WHO in 2009 reached 1.1 billion, consisting of 47% men, 12% women, and 49% children. Health can be achieved by changing unhealthy behavior into healthy behavior and creating a healthy environment in the household. Therefore, health needs to be safeguarded, maintained, and improved by every member of the household and championed by all parties. This research is a descriptive and survey research on household heads that presents the results of the description obtained in the field. This study aims to analyze the level of knowledge about the dangers of smoking and smoking risk factors in Sentosa Village, Krueng Sabe District, Aceh Jaya Regency. The results of this study showed that before being given counseling, 28.5% of respondents did not know the dangers of smoking and 71.4% of respondents knew the dangers of smoking. After counseling, the level of knowledge in filling out the questionnaire increased to 100% in the good category. These results indicate that there is an effect of counseling on community knowledge.
Determinan Terjadinya Stunting pada Anak Usia 0-24 Bulan di Kabupaten Aceh Besar Maysura, Futry; Samino, Samino; Amirus, Khoidar; Lensoni, Lensoni; Nurdin, Ambia
Jurnal Dunia Kesmas Vol 14, No 4 (2025): Volume 14 Nomor 4
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v14i4.17562

Abstract

Menurut data UNICEF 2020, prevalensi global stunting pada anak kecil pada tahun 2019 menunjukkan bahwa sekitar 21,3% atau 144 juta anak di bawah usia lima tahun masih stunting, Menurut data yang terdapat di Dinas Kesehatan jumlah angka stunting itu sangat tinggi. Pada tahun 2019 22,4%, tahun 2020 (16,7%), tahun 2021 (14,1%), tahun 2022 (17,9%) dan 2023 (15,3%). Tujuan Penelitian untuk mengetahui apa Saja Determinan Terjadinya Stunting Pada Anak  Usia  0-24 Bulan Di Kabupaten Aceh Besar Tahun 2024. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, dengan desain potong lintang (Cross Sectional Study), Jumlah sampel yang digunakan adalah 384 responden dengan pengukuran sampel menggunakan rumus lameslow. Hasil Dari Kesimpulan ini adalah Berdasarkan pada table akhir yang menjadi variable dominan yang berhubungan dengan kejadian stunting terdapat pada variable ketahanan pangan dengan nilai Or 1.668 artinya ketahanan pangan beresiko 1.668 lebih besar untuk kejadian stunting. untuk variable penyakit infeksi dan pengetahuan orang tua menjadi variable convonding karna nilai P-Value 0.05. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Kesimpulan dari penelitian ini adalah Untuk penelitian ini terdapat 7 variabel yang semua yang signifikan nilai P-value 0, nilai α 0,05.