Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Makna Simbolik Tradisi Danyang Di Desa Ngadirejo Kecamatan Kromengan Kabupaten Malang Majidah, Emillatul; Ruja, I Nyoman
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 8, No 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v8i1.2024.120-129

Abstract

Tradisi danyang merupakan tradisi yang dilaksanakan di Desa Ngadirejo sebagai bentuk rasa syukur atas apa yang diberikan Tuhan dan permohonan kepada Tuhan untuk keselamatan Desa Ngadirejo, serta penghormatan kepada leluhur desa (danyang). Tujuan penulisan artikel ini untuk mendeskripsikan sejarah terjadinya tradisi danyang dan tahapan-tahapan dalam tradisi danyang, serta menganalisis makna simbolik yang terkandung di dalamnya. Metode yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian didapatkan bahwa tradisi danyang telah dilaksanakan sejak Desa Ngadirejo berdiri dan pelaksanaannya dibagi menjadi tiga tahap, yaitu tahap persiapan, acara inti dan tahap akhir. Makna simbolik yang terkandung dalam tradisi, dihadirkan dalam piranti-piranti yang digunakan dan gending-gending yang dinyanyikan, tentunya memiliki makna tersendiri. Tinjauan lebih lanjut terkait makna simbolik yang terkandung dalam tradisi danyang menggunakan teori interaksionisme simbolik Herbert Blumer menghasilkan bahwa makna yang terkandung dalam simbol-simbol di tradisi danyang adalah hasil pemaknaan individu yang dikonstruksi atau dimaknai secara bersama-sama dalam proses interaksi sosial yang akhirnya juga disempurnakan pada saat interaksi sosial berlangsung.
Analisis Makna Simbolik Tradisi Danyang Di Desa Ngadirejo Kecamatan Kromengan Kabupaten Malang Majidah, Emillatul; Ruja, I Nyoman
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 8, No 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v8i1.2024.120-129

Abstract

Tradisi danyang merupakan tradisi yang dilaksanakan di Desa Ngadirejo sebagai bentuk rasa syukur atas apa yang diberikan Tuhan dan permohonan kepada Tuhan untuk keselamatan Desa Ngadirejo, serta penghormatan kepada leluhur desa (danyang). Tujuan penulisan artikel ini untuk mendeskripsikan sejarah terjadinya tradisi danyang dan tahapan-tahapan dalam tradisi danyang, serta menganalisis makna simbolik yang terkandung di dalamnya. Metode yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian didapatkan bahwa tradisi danyang telah dilaksanakan sejak Desa Ngadirejo berdiri dan pelaksanaannya dibagi menjadi tiga tahap, yaitu tahap persiapan, acara inti dan tahap akhir. Makna simbolik yang terkandung dalam tradisi, dihadirkan dalam piranti-piranti yang digunakan dan gending-gending yang dinyanyikan, tentunya memiliki makna tersendiri. Tinjauan lebih lanjut terkait makna simbolik yang terkandung dalam tradisi danyang menggunakan teori interaksionisme simbolik Herbert Blumer menghasilkan bahwa makna yang terkandung dalam simbol-simbol di tradisi danyang adalah hasil pemaknaan individu yang dikonstruksi atau dimaknai secara bersama-sama dalam proses interaksi sosial yang akhirnya juga disempurnakan pada saat interaksi sosial berlangsung.