Lie, Tju Lie
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMBERDAYAAN GENERASI MUDA DALAM MENUMBUHKEMBANGKAN KARAKTERISTIK KRISTUS DI ERA DIGITAL Pinem, Depinta Michael Jordan; Sirait, Hikman; Lie, Tju Lie
Sesawi Vol 6, No 1 (2024): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Sabda Agung, Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53687/sjtpk.v6i1.305

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali cara pemberdayaan generasi muda dalam menumbuhkembangkan karakter Kristus di era digital. Seiring dengan perkembangan teknologi informasi yang membawa kemudahan, generasi muda dihadapkan pada tantangan besar dalam mempertahankan nilai-nilai Kristiani. Pembentukan karakter Kristus, yang mencakup kasih, kerendahan hati, dan integritas, menjadi semakin sulit dengan adanya pengaruh negatif dari media sosial dan konten digital. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara keluarga, gereja, dan masyarakat untuk membimbing generasi muda dalam menghadapi era digital yang semakin kompleks. Selain itu, pemanfaatan teknologi digital, seperti aplikasi pendidikan berbasis iman dan konten inspiratif, dapat menjadi alat yang efektif dalam mendukung pembentukan karakter Kristus. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi pustaka untuk mengidentifikasi tantangan dan strategi yang dapat diterapkan untuk membimbing generasi muda dalam menumbuhkan karakter Kristus, agar mereka dapat memanfaatkan teknologi dengan bijak sekaligus menjaga nilai-nilai Kristiani dalam kehidupan sehari-hari.
Sacramentum vs Simulacrum: Kajian Dogmatis Perkawinan Kristen dan Realitas Sosial Lavender Marriage Y, Yustinus; Sirait, Hikman; Lie, Tju Lie
Immanuel: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Vol 7, No 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46305/im.v7i1.585

Abstract

The phenomenon of Lavender marriage has generally been examined within social and cultural frameworks, while its evaluation from the perspective of Christian dogmatic theology of marriage remains limited. This study aims to analyze Lavender marriage through the conceptual framework of sacramentum–simulacrum in order to assess the theological authenticity of marital relationships, employing a descriptive qualitative method based on literature review and theological-exegetical analysis of Genesis 1–2, Hosea 1–3, and Ezekiel 16. The findings indicate that marriage as sacramentum constitutes a covenantal unity encompassing essential, teleological, ethical, and sacramental dimensions, whereas Lavender marriage operates as a simulacrum that preserves the external form of marriage without embodying its theological meaning, particularly in terms of covenantal fidelity and relational openness. This distinction highlights the tension between social legitimacy and theological integrity in contemporary marital practices. This study contributes by formulating a systematic model of theological evaluation through the sacramentum–simulacrum dichotomy, while also providing a foundation for theological reflection and pastoral response within the church toward non-conventional forms of marriage.