Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Karakteristik struktur morfologi dan anatomi tumbuhan kiambang dan eceng gondok sebagai sumber belajar pada mata kuliah tumbuhan air pamundhi bekti, Rini; Alif Afri Diyana Dewi
Science Education and Development Journal Archives Vol. 2 No. 2 (2024): Science Education and Development Journal Archives
Publisher : Yayasan Insan Mulia Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59923/sendja.v2i2.246

Abstract

Mata kuliah Tumbuhan Air mempelajari tentang tumbuhan yang hidup di perairan sekitar. Ragam tumbuhan air banyak ditemui dan tumbuh secara liar, seperti di kolam, sungai dan lainnya. Akan tetapi, mahasiswa belum mengenal secara mendalam tumbuhan air tersebut. Untuk itu, diperlukan pembelajaran melalui pengamatan langsung yang dapat memberikan pengalaman nyata dan pemahaman yang lebih mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik struktur morfologi dan anatomi tumbuhan Kiambang dan Eceng Gondok sebagai sumber belajar pada Mata Kuliah Tumbuhan Air. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi secara langsung dari Tumbuhan Air Kiambang dan Eceng Gondok di lapangan sebagai obyek penelitian yang kemudian dilakukan pengamatan morfologi dan anatomi di Laboratorium Produksi Perikanan. Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif yaitu memberikan deskripsi mengenai subjek penelitian. Data yang diperoleh kemudian dideskripsikan dalam bentuk uraian naratif yang sistematik. Hasil penelitian menunjukkan tumbuhan air Kiambang dan Eceng Gondok dapat digunakan sebagai sumber belajar. Hasil yang diperoleh yaitu struktur morfologi kiambang mempunyai dua macam daun yaitu daun mengapung dan tenggelam. Reprodukasi menggunakan fragmentasi vegetative yang lebih dominan daripada spora. Struktur morfologi eceng gondok yang khas berupa daunnya mempunyai lapisan kutikula dan pada tangkai daun terdapat petiole. Akarnya berupa akar adventif berwarna hitam berfungsi menyerap nutrisi dan air. Ujung akar terdapat root pocket sebagai pengganti tudung akar untuk membantu tanaman mengapung. Struktur anatomi Kiambang dan Eceng Gondok yang khas terdapat pada rimpang berupa aerenkim yang berfungsi agar tumbuhan tetap mengapung.
KEANEKARAGAMAN TUMBUHAN AIR DI SUNGAI TEMBAGA PANGKALAN BUN KALIMANTAN TENGAH pamundhi bekti, Rini; Afri Diyana Dewi, Alif
JURNAL BIOSENSE Vol 8 No 3 (2025): Edisi Juli 2025
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas PGRI Banyuwangi, Jalan Ikan Tongkol No 01, Telp (0333) 421593, 428592 Banyuwangi 68416

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/biosense.v8i3.5318

Abstract

The diversity of aquatic plants plays an important role in maintaining environmental stability around the Tembaga River. This river is one of the natural water bodies with high ecological potential, serving not only as a water source for the local community but also as a habitat for various aquatic organisms. This study aims to identify the diversity of aquatic plant species found in the Tembaga River, Pangkalan Bun, Central Kalimantan. The research was conducted in April 2025. The method used in this study was an exploratory approach through field exploration along the Tembaga River. The results showed that there are nine types of aquatic plants found in the Tembaga River: Salvinia molesta (Kiambang), Pistia stratiotes (Kiapu), Eichhornia crassipes (Eceng Gondok), Nymphaea pubescens (Teratai), Ipomoea aquatica (Kangkung Air), Stenochlaena palustris (Kelakai), Leersia hexandra (Gerigit), Cyperus platystylis (Rumput Para), Limnocharis flava (Genjer), and Monochoria vaginalis (Eceng Padi). Keyword: Diversity, Aquatic Plants, Tembaga River
KAJIAN MORFOLOGI DAN ANATOMI PURUN DANAU (Lepironia articulata) SEBAGAI ADAPTASI EKOLOGIS TUMBUHAN RAWA pamundhi bekti, Rini; Alif Afri Diyana Dewi; Juriansyah, Gusti Muhammad
JURNAL BIOSENSE Vol 9 No 1 (2026): Edisi Januari 2026
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas PGRI Banyuwangi, Jalan Ikan Tongkol No 01, Telp (0333) 421593, 428592 Banyuwangi 68416

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/biosense.v9i1.6873

Abstract

Abstrak Lahan rawa merupakan kawasan yang sepanjang tahun berada dalam kondisi jenuh air atau tergenang. Kondisi ekstrim seperti fluktuasi muka air, kadar oksigen terlarut yang rendah, serta tingkat keasaman yang tinggi menuntut organisme di dalamnya memiliki strategi adaptasi khusus agar mampu bertahan. Salah satu tumbuhan khas yang tumbuh alami pada ekosistem rawa yakni tumbuhan Purun Danau (Lepironia articulata). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur morfologi dan anatomi serta hubungan antara struktur tersebut dengan strategi adaptasi ekologisnya. Penelitian ini dilakkan pada bulan November 2025 menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan mengkaji gambaran secara rinci tentang karakteristik morfologi dan anatomi Purun Danau (Lepironia articulata) sebagai bentuk adaptasi ekologis pada ekosistem rawa. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara anatomi dan morfologi tumbuhan purun mempunyai rimpang menjalar secara horisontal dan terdapat akar pendek yang kuat untuk menancap di substrat lumpur. Anatomi rimpang juga memiliki aerenkim yang berfungsi untuk mengantarkan udara. Batang purun berongga dan kuat yang memungkinkan bertahan hidup di daerah yang tergenang air. Anatomi batang terdapat aerenkim dan rongga udara untuk pertukaran gas. Daun purun mereduksi dan tanpa helaian terbentuk seperti pelepah. Bunga tersusun atas spikelet dan terdapat glume (daun pelindung) serta biji yang keras sebagai perlindungan dari lingkungan rawa yang basah dan sering tergenang. Kata kunci: Morfologi; Anatomi; Purun; Ekologi Tumbuhan Rawa