Mata kuliah Tumbuhan Air mempelajari tentang tumbuhan yang hidup di perairan sekitar. Ragam tumbuhan air banyak ditemui dan tumbuh secara liar, seperti di kolam, sungai dan lainnya. Akan tetapi, mahasiswa belum mengenal secara mendalam tumbuhan air tersebut. Untuk itu, diperlukan pembelajaran melalui pengamatan langsung yang dapat memberikan pengalaman nyata dan pemahaman yang lebih mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik struktur morfologi dan anatomi tumbuhan Kiambang dan Eceng Gondok sebagai sumber belajar pada Mata Kuliah Tumbuhan Air. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi secara langsung dari Tumbuhan Air Kiambang dan Eceng Gondok di lapangan sebagai obyek penelitian yang kemudian dilakukan pengamatan morfologi dan anatomi di Laboratorium Produksi Perikanan. Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif yaitu memberikan deskripsi mengenai subjek penelitian. Data yang diperoleh kemudian dideskripsikan dalam bentuk uraian naratif yang sistematik. Hasil penelitian menunjukkan tumbuhan air Kiambang dan Eceng Gondok dapat digunakan sebagai sumber belajar. Hasil yang diperoleh yaitu struktur morfologi kiambang mempunyai dua macam daun yaitu daun mengapung dan tenggelam. Reprodukasi menggunakan fragmentasi vegetative yang lebih dominan daripada spora. Struktur morfologi eceng gondok yang khas berupa daunnya mempunyai lapisan kutikula dan pada tangkai daun terdapat petiole. Akarnya berupa akar adventif berwarna hitam berfungsi menyerap nutrisi dan air. Ujung akar terdapat root pocket sebagai pengganti tudung akar untuk membantu tanaman mengapung. Struktur anatomi Kiambang dan Eceng Gondok yang khas terdapat pada rimpang berupa aerenkim yang berfungsi agar tumbuhan tetap mengapung.
Copyrights © 2024