Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERBANDINGAN EFEKTIVITAS PLATFORM SHOPEE, TOKOPEDIA, LAZADA, DAN TIKTOK SHOP DALAM MENINGKATKAN PENJUALAN PRODUK UMKM MAKANAN RINGAN (STUDI KASUS PADA UMKM MAKANAN RINGAN DI TASIKMALAYA) Qolby, Hafizha Nurul; Hafizhulmalik, Shiddiq; Pratama, Rejas; M. Manufandu, Dian; Maesaroh, Syti Sarah
Journal of Economic, Business and Engineering (JEBE) Vol 6 No 1 (2024): Oktober
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FASTIKOM) Universitas Sains Al Qur'an

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32500/jebe.v6i1.7023

Abstract

Penelitian ini membandingkan efektivitas empat platform e-commerce, yakni Shopee, Tokopedia, Lazada, dan TikTok Shop, dalam meningkatkan penjualan produk UMKM makanan ringan di Tasikmalaya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder dari penjualan 40 produk makanan ringan UMKM di Tasikmalaya. Analisis dilakukan menggunakan uji Kruskal-Wallis dan analisis post-hoc dengan pendekatan metode komparatif. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan signifikan dalam efektivitas keempat platform e-commerce dalam meningkatkan penjualan produk UMKM. Analisis post-hoc mengungkapkan bahwa Shopee dan TikTok Shop lebih efektif dalam meningkatkan penjualan dibandingkan Tokopedia dan Lazada. Temuan ini dapat membantu UMKM memilih platform e-commerce yang paling sesuai untuk mengoptimalkan penjualan produk makanan ringan mereka.
PERBANDINGAN EFEKTIVITAS PLATFORM SHOPEE, TOKOPEDIA, LAZADA, DAN TIKTOK SHOP DALAM MENINGKATKAN PENJUALAN PRODUK UMKM MAKANAN RINGAN (STUDI KASUS PADA UMKM MAKANAN RINGAN DI TASIKMALAYA) Qolby, Hafizha Nurul; Hafizhulmalik, Shiddiq; Pratama, Rejas; M. Manufandu, Dian; Maesaroh, Syti Sarah
Journal of Economic, Business and Engineering (JEBE) Vol 6 No 1 (2024): Oktober
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FASTIKOM) Universitas Sains Al Qur'an

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32500/jebe.v6i1.7023

Abstract

Penelitian ini membandingkan efektivitas empat platform e-commerce, yakni Shopee, Tokopedia, Lazada, dan TikTok Shop, dalam meningkatkan penjualan produk UMKM makanan ringan di Tasikmalaya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder dari penjualan 40 produk makanan ringan UMKM di Tasikmalaya. Analisis dilakukan menggunakan uji Kruskal-Wallis dan analisis post-hoc dengan pendekatan metode komparatif. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan signifikan dalam efektivitas keempat platform e-commerce dalam meningkatkan penjualan produk UMKM. Analisis post-hoc mengungkapkan bahwa Shopee dan TikTok Shop lebih efektif dalam meningkatkan penjualan dibandingkan Tokopedia dan Lazada. Temuan ini dapat membantu UMKM memilih platform e-commerce yang paling sesuai untuk mengoptimalkan penjualan produk makanan ringan mereka.
Peran entrepreneurial self-efficacy dalam hubungan digital competence dan opportunity recognition capacity terhadap nascent entrepreneurial behavior Pratama, Rejas; Purwaamijaya, Btari Mariska; Hermawan, Adam
Entrepreneurship Bisnis Manajemen Akuntansi (E-BISMA) Vol.6, No.2 (2025): December 2025
Publisher : Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/ebisma.v6i2.2130

Abstract

This study addresses the intention–behavior gap in university entrepreneurship by testing how digital competence (DC) and opportunity recognition capacity (ORC) shape nascent entrepreneurial behavior (NEB) through entrepreneurial self-efficacy (ESE). A causal-confirmatory quantitative design was applied to 120 student members of HIPMI PT at Universitas Pendidikan Indonesia; data were analyzed using PLS-SEM (SmartPLS 4). Results show ORC significantly increases ESE and NEB, whereas DC affects only ESE; ESE neither predicts NEB nor mediates the effects of DC and ORC. Theoretically, the findings position ESE as necessary but not sufficient for early entrepreneurial action and identify ORC as a proximal cognitive trigger that channels capability into behavior under supportive conditions. Practically, the study recommends experiential learning and structured opportunity pipelines (e.g., project-based tasks, mentoring/incubation, market validation) to convert self-efficacy into observable nascent behavior.