Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengaruh Media Canva terhadap Kemampuan Berpikir Simbolis pada Anak Usia 4-5 Tahun di TK An Nur Tulungagung Mustikawati, Dian
AL-MIKRAJ Jurnal Studi Islam dan Humaniora (E-ISSN 2745-4584) Vol 5 No 01 (2024): Al-Mikraj, Jurnal Studi Islam dan Humaniora
Publisher : Pascasarjana Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/almikraj.v5i01.6170

Abstract

Kemampuan berpikir simbolis pada anak usia 4-5 tahun merupakan pondasi penting pada perkembangan kognitif, yakni dalam pengenalan huruf dan angka yang berperan pada literasi dan numerasi di masa depan. Kemampuan berpikir simbolis akan berkembang maksimal dengan menggunakan media namun, media pembelajaran konvensional seringkali kurang efektif dalam merangsang kemampuan simbolis ini secara optimal. Teknologi digital seperti Canva menawarkan potensi sebagai media pembelajaran interaktif yang dapat membantu meningkatkan kemampuan berpikir simbolis pada anak. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis pengaruh penggunaan media Canva terhadap kemampuan berpikir simbolis pada anak usia 4-5 tahun di TK An Nur. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimen dengan menggunakan desain pre-test dan post-test yang dilaksanakan pada dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen dengan menggunakan Canva dan kelompok kontrol dengan menggunakan media pembelajaran konvensional. Populasi penelitian terdiri dari 40 anak yang dibagi menjadi dua kelompok. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa kelompok eksperimen mengalami peningkatan signifikan pada kemampuan berpikir simbolis, dengan rata-rata nilai post-test sebesar 76,25, dibandingkan kelompok kontrol yang hanya mencapai rata-rata 55,72. Dari paparan tersebut di atas menunjukkan bahwa media Canva efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir simbolis pada anak usia 4-5 tahun
Efektivitas Kartu Permainan dan Kombinasi Video Animasi -Kartu Permainan dan terhadap Kepatuhan Minum Tablet Tambah Darah Bastian, Ardi; Widyowati, Agustin; Yuliawati, Riza; Ernawati, Kristin; Mustikawati, Dian
Perilaku dan Promosi Kesehatan : Indonesian Journal of Health Promotion and Behavior Vol. 6, No. 2
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Screening results at the Baron Health Center, Nganjuk Regency showed that the prevalence of anemia in adolescent girls reached 60.89%. Although counseling and provision of iron tablets to increase hemoglobin levels have been carried out, adolescent girls' adherence to iron tablet is still low. Objective: The study aims to see the differences in two educational methods to improve adolescent girls' compliance in consuming iron tablet Method: A total of 201 adolescent girls were divided into 2 different groups. The first group was given education in the form of game cards, while the second group was given combination education cards and animated videos for 2 months each and 2 hours in every session. This study involves teachers as supervisors during intervention. Data was analyzed using the Wilcoxon test to determine the differences before and after treatment. The Mann Whitney test was used to see the difference in effectiveness between the first and second interventions. Results: Both interventions were significantly effective in increasing compliance with taking TTD (p-value each: Conclusion: Interventions of game cards and combinations of game cards and animated videos have the same level of effectiveness in improving iron tablets consumption compliance.
Pengaruh Media Canva terhadap Kemampuan Berpikir Simbolis pada Anak Usia 4-5 Tahun di TK An Nur Tulungagung Mustikawati, Dian
AL-MIKRAJ Jurnal Studi Islam dan Humaniora Vol. 5 No. 01 (2024): Al-Mikraj, Jurnal Studi Islam dan Humaniora
Publisher : Pascasarjana Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/almikraj.v5i01.6170

Abstract

Kemampuan berpikir simbolis pada anak usia 4-5 tahun merupakan pondasi penting pada perkembangan kognitif, yakni dalam pengenalan huruf dan angka yang berperan pada literasi dan numerasi di masa depan. Kemampuan berpikir simbolis akan berkembang maksimal dengan menggunakan media namun, media pembelajaran konvensional seringkali kurang efektif dalam merangsang kemampuan simbolis ini secara optimal. Teknologi digital seperti Canva menawarkan potensi sebagai media pembelajaran interaktif yang dapat membantu meningkatkan kemampuan berpikir simbolis pada anak. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis pengaruh penggunaan media Canva terhadap kemampuan berpikir simbolis pada anak usia 4-5 tahun di TK An Nur. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimen dengan menggunakan desain pre-test dan post-test yang dilaksanakan pada dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen dengan menggunakan Canva dan kelompok kontrol dengan menggunakan media pembelajaran konvensional. Populasi penelitian terdiri dari 40 anak yang dibagi menjadi dua kelompok. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa kelompok eksperimen mengalami peningkatan signifikan pada kemampuan berpikir simbolis, dengan rata-rata nilai post-test sebesar 76,25, dibandingkan kelompok kontrol yang hanya mencapai rata-rata 55,72. Dari paparan tersebut di atas menunjukkan bahwa media Canva efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir simbolis pada anak usia 4-5 tahun
Makna Pengalaman Mahasiswa dalam Pembelajaran Berbasis Service Learning pada Matakuliah Playdate untuk Menumbuhkan Kewirausahaan Sosial di Bidang PAUD Susilo, Errifa; Dian Mustikawati
Efektor Vol 12 No 2 (2025): Efektor Vol.12 No.2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/e.v12i2.27274

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan guna memahami makna pengalaman mahasiswa PIAUD dalam pembelajaran berbasis service learning pada mata kuliah Playdate untuk menumbuhkan nilai kewirausahaan sosial. Pendekatan kualitatif fenomenologi digunakan untuk mengeksplorasi pengalaman subjektif 12 mahasiswa yang dipilih secara purposif berdasarkan tingkat keterlibatan dan kemampuan artikulasi reflektif. Pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Analisis tematik mengidentifikasi empat tema utama: transformasi pemahaman kewirausahaan sosial dari orientasi keuntungan menuju dampak sosial, pengembangan kompetensi profesional melalui peningkatan keterampilan komunikasi dan leadership, pembelajaran experiential yang bermakna melalui integrasi teori-praktik, dan pembentukan identitas profesional yang berorientasi pada pelayanan masyarakat. Program Playdate Library Tour yang menjangkau 300 anak dari 7 lembaga PAUD memberi pengalaman autentik mahasiswa dalam mengembangkan nilai-nilai empati, tanggung jawab sosial, inovasi, dan sustainability. Siklus experiential learning Kolb terbukti efektif dalam mentransformasi pengalaman konkret menjadi pembelajaran yang mendalam melalui proses refleksi terstruktur. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa service learning mampu menjadi model pembelajaran yang efektif guna mempersiapkan calon pendidik PAUD yang tidak hanya akademis, tetapi juga memiliki jiwa kewirausahaan sosial untuk pendidikan berkelanjutan. Rekomendasi penelitian selanjutnya agar melibatkan partisipan yang lebih beragam, menggunakan pendekatan mixed methods agar lebih komprehensif, serta melakukan studi longitudinal untuk menelusuri dampak jangka panjang service learning terhadap profesional lulusan PIAUD.