Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Feasibility of Project-Based Biology Learning Design for Utilizing Agro-Industrial Waste to Improve Eco-Literacy of High School Students Eurika, Novy; Priantari, Ika; Prafitasari, Aulya Nanda; Suryani, Anisa Dea
Bioeducation Journal Vol 8 No 2 (2024): Bioeducation Journal
Publisher : Universitas Negeri Padang Address: Biology Education Study Program Faculty Mathematics and Natural Science (FMIPA) Jl. Prof. Dr. Hamka Air Tawar Barat, Padang-West Sumatera-Indonesia Telp. +62751-7057420 - Fax.+62751-7058772 - Ph. +6281363229286

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ecoliteracy (ecological literacy) refers to an understanding of how humans can interact with one another as well as with nature, and how this contributes to sustainability. The purpose of this study is to describe the process and results of validating the development of a project-based Biology learning design using agro-industrial waste to improve high school students' ecoliteracy levels. This learning design development research was carried out using the ADDIE development model (Analyze, Design, Develop, Implement, and Evaluate), which was limited to the development stage. The learning design includes teaching modules, E-LKPD, and ecoliteracy assessment tools (test questions and questionnaires). Data on the validity of the learning design were collected using expert validation sheets and analyzed descriptively using the development product criteria. The average score for the learning design validation test by material and learning design experts and users (teachers) was 92.4; 82.6; 92.4; and 95.8. The test included validation of teaching modules, E-LKPD, ecoliteracy questions, and ecoliteracy questionnaires. Based on the criteria for the feasibility of teaching materials, the average value falls into the "very valid" category and can be used to teach grade X high school biology on environmental change.
PEMANFAATAN LIMBAH BAGASSE TEBU SEBAGAI UPAYA MENGATASI PERMASALAHAN LINGKUNGAN: LITERATUR REVIEW Suryani, Anisa Dea; Eurika, Novy; Priantari, Ika
Jurnal Sains Riset Vol 14, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jsr.v14i1.2314

Abstract

Pertumbuhan jumlah penduduk di Indonesia terus meningkat setiap tahunnya, tahun 2013 jumlah penduduk di Indonesia sebesar 248,8 juta jiwa dan terus meningkat hingga tahun 2022 jumlah penduduknya mencapai 275,8 juta jiwa. Pertumbuhan penduduk berbanding lurus dengan pembangunan infrastruktur, perumahan, dan timbulan sampah berdasarkan kebutuhan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah literatur review menggunakan strategi komprehensif, seperti pencarian artikel dalam database jurnal penelitian, pencarian melalui internet, dan tinjauan ulang artikel. Langkah awal yang dilakukan yaitu telusur jurnal menggunakan software Publish of Perish. Kata kunci yang digunakan dalam pencarian artikel di Google Scholar yaitu “limbah bagasse tebu, limbah ampas tebu, dan permasalahan lingkungan” ditemukan sebanyak 33 jurnal terkait. Selanjutnya pencarian yang dilakukan di Crossef menggunakan kata kunci “limbah bagasse tebu, dan limbah ampas tebu” ditemukan sebanyak 311 jurnal terkait. Kemudian pencarian yang dilakukan di PubMed yaitu menggunakan kata kunci “bagasse utilization” ditemukan sebanyak 155 jurnal terkait. Penelusuran literatur awal diperoleh 499 artikel. Penapisan melalui judul menghasilkan 289 artikel yang relevan dengan tujuan studi ini. Dari 1.368 artikel tersebut, ditemukan 10 artikel yang memenuhi syarat untuk studi literatur Pemanfaatan limbah bagasse tebu menawarkan potensi besar sebagai solusi terhadap permasalahan lingkungan. Dalam konteks ini, bagasse tebu dapat dijadikan sumber energi terbarukan, bahan baku industri, dan bahan organik yang dapat mengurangi beban limbah. Selain itu, penggunaan bagasse juga memberikan alternatif yang ramah lingkungan dalam menghasilkan energi, mengurangi emisi gas rumah kaca, dan meminimalkan penggunaan bahan bakar fosil.Kata kunci: Bagasse tebu, permasalahan lingkungan, pertumbuhan penduduk