Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Religiositas dalam Pengembangan Masyarakat Asyhabuddin
ICODEV: Indonesian Community Development Journal Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Da'wa Faculty UIN Saizu Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) memiliki potensi yang sangat besar untuk mewujudkan harapan para ahli pengembvangan masyarakat yang menyerukan agar aspek religiositas kembali diintegrasikan ke dalam disiplin ilmu dan praktik pengembangan masyarakat. Artikel ini berupaya mengkaji signifikansi religiositas dalam disiplin ilmu dan praktik pengembangan masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kajian literatur (desk study),di mana data dikumpulkan dari berbagai literatur yang memaparkan sejarah awal praktik pengembangan masyarakat, signifikansi religiositas dan definisi serta aspek-aspek religiositas. Penelitian ini menemukan bahwa praktik pekerjaan sosial, termasuk pengembangan masyarakat, dibangun oleh komunitas religious dengan religiositas mereka. Namun, karena dorongan untuk “mengilmiahkan” disiplin ilmu dan praktik pengembangan masyarakat, maka aspek religiositas terpinggirkan darinya, dan muncul seruan dari para ahli untuk mengembalikan aspek religiositas tersebut pada disiplin ilmu dan praktik pengembangan masyarakat. Terkait seruan tersebut, penelitian ini menyatakan bahwa prodi PMI, dengan kata Islam yang tersemat di namanya, seharusnya memiliki kemauan dan membangun kemampuan untuk berperan mengembalikan disiplin ilmu dan praktik pengembangan masyarakat ke khittahnya, yaitu dengan mengarusutamakan religiositas dalam kelembagaan, kurikulum dan sumber daya manusia prodi PMI.
TOWARDS ECONOMICALLY INDEPENDENT VILLAGES: COMMUNITY EMPOWERMENT THROUGH THE PAHLAWAN EKONOMI NUSANTARA (PENA) PROGRAM IN BANYUMAS DISTRICT Asyhabuddin; Alfi, Imam; Ageng
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Madani (JPMM) Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Madani (JPMM) (DOAJ & SINTA 4 Indexed)

Publisher : Faculty of Economics and Business, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JPMM.009.2.11

Abstract

This research aims to find out how to empower the community through community business independence in the Nusantara Economic Heroes Program (PENA) in the Banyumas Regency. In the analysis process, this study uses the theory of ACTORS (Authority, Competence and Confidence, Trust, Opportunities, Responsibilities, and Support). The method used in this study is field research with data collection through observation, interviews, and documentation. The results of the study show that first, the PENA Program fosters the independence of its participants by encouraging the ownership of participants' authority in running their businesses. Second, PENA participants have high confidence that they can manage the business independently. Third, PENA participants have a high belief that the PENA program will bring changes to their social and economic conditions. Fourth, PENA participants feel that they are given a great opportunity to choose for themselves the business they will run. Fifth, PENA participants are fully responsible for the sustainability of the business they pioneer through the PENA program. And finally, PENA program participants get the support they need to start and continue their chosen business.