Background: Teachers' knowledge of child development will influence their role in implementing character education in children. Teachers who understand that children aged 60-72 years should be trained to go to the bathroom by themselves, will implement this in their students so that independent character will grow in children. Purpose: This study aims to determine the relationship between teacher knowledge about child development and the implementation of character education for children aged 60-72 months at Aisyiyah Bustanul Athfal Kindergarten, Pringsewu District. Method: Cross-sectional research with a quantitative approach. The study sample consisted of 36 teachers selected by total sampling technique. Data were collected using a questionnaire that had been tested for validity and reliability. Data analysis involved univariate and bivariate analysis. Results: The study showed that most teachers have a good level of knowledge about child development. Character education of preschool children, especially in the aspects of independence, honesty, creativity, and self-confidence, is in the good category. The results of the analysis showed a significant relationship between teachers' knowledge of child development and character education of preschool children (p<0.05). Teachers' knowledge of child development has a close relationship with the quality of character education. Conclusion: Teachers with better knowledge are able to implement character education more effectively. Suggestion: Based on the results of the study, it is expected that the school will hold regular training for teachers related to child development and the implementation of character education so that the quality of learning can continue to be improved. Keywords: Teachers' knowledge, child development, character education Pendahuluan: Pengetahuan guru tentang tumbuh kembang anak akan mempengaruhi perannya dalam mengimplementasikan pendidikan karakter pada anak. Guru yang memahami bahwa anak usia 60-72 tahun harus dilatih untuk ke kamar mandi sendiri, akan mengimplementasikan ini pada anak didiknya sehingga akan tumbuh karakter mandiri pada anak. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan guru tentang tumbuh kembang anak dengan implementasi pendidikan karakter anak usia 60-72 bulan di TK Aisyiyah Bustanul Athfal Kecamatan Pringsewu. Metode: Penelitian cross-sectional dengan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian terdiri dari 36 guru yang dipilih dengan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data melibatkan analisis univariat dan bivariat. Hasil: Penelitian menunjukan bahwa Sebagian besar guru memiliki tingkat pengetahuan yang baik tentang tumbuh kembang anak. Pendidikan karakter anak usia prasekolah, terutama dalam aspek kemandirian, kejujuran, kreativitas, dan percaya diri, berada pada kategori baik. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pengetahuan guru tentang tumbuh kembang dengan pendidikan karakter anak usia prasekolah (p<0.05). Pengetahuan guru tentang tumbuh kembang anak memiliki hubungan yang erat dengan kualitas pendidikan karakter. Simpulan: Guru yang memiliki pengetahuan lebih baik mampu menerapkan pendidikan karakter dengan lebih efektif. Saran: Berdasarkan hasil penelitian diharapkan pihak sekolah untuk mengadakan pelatihan rutin bagi guru terkait tumbuh kembang anak dan penerapan pendidikan karakter agar kualitas pembelajaran dapat terus ditingkatkan. Kata Kunci: Pendidikan Karakter; Pengetahuan Guru; Tumbuh Kembang Anak.