Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Journal of Community Empowerment

PEMBERDAYAAN KELOMPOK UBK PAULUS DALAM PRODUKSI DAN PEMASARAN CAMILAN SEHAT BERBASIS MINYAK KENARI Djasibani, Hemy Ratmas; Botahala, Loth; Molina, Jon Idrison; Maara, Yansie; Laure, Markus; Dakamoly, Adipapa Qrinius
Journal of Community Empowerment Vol 4, No 3 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v4i3.36340

Abstract

ABSTRAK                                                                        Kenari adalah salah satu potensi sumber daya lokal di Kabupaten Alor. Potensi besar ini dapat dimanfaatkan oleh mitra melalui pengolahannya menjadi minyak, yang kemudian dapat digunakan dalam produk bergizi. Industri rumah tangga sebagai penghasil Camilan sehat dan bergizi, menghadapi tantangan produksi terkait pengunaan kemasan yang sebagian besar terdiri dari kantong plastik, di samping upaya pemasaran yang masih terbatas cakupannya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan kemandirian ekonomi mitra melalui pelatihan produksi Camilan berbasis minyak kenari dan teknik pengemasan produk, serta pelatihan pembuatan dan penggunaan situs web dalam pemasaran produk. Mitra dalam kegiatan ini adalah kelompok ibu-ibu UBK Paulus Desa Lendola, Kecamatan Teluk Mutiara, Kabupaten Alor, Provinsi Nusa Tenggara Timur berjumlah 15 orang. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan dan demonstrasi/praktik langsung pembuatan produk Camilan berbasis minyak kenari serta pelatihan desain dan teknik pengemasan modern. Evaluasi dilakukan menggunakan instrumen pra-tes dan pasca-tes melalui tanya jawab serta pengamatan untuk menilai peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata skor pengetahuan sebesar 69% dan peningkatan keterampilan produksi serta pengemasan sebesar 37,7%. Kegiatan ini berhasil menumbuhkan kepercayaan diri dan motivasi ibu-ibu untuk mengembangkan usaha rumah tangga berbasis potensi lokal. Kata kunci: Pemberdayaan; Produksi; Camilan; Pemasaran; Minyak Kenari ABSTRACTWalnuts are a potential local resource in Alor Regency. This significant potential can be utilized by partners by processing them into oil, which can then be used in nutritious products. Home industries, as producers of healthy and nutritious snacks, face production challenges related to the use of packaging, which mostly consists of plastic bags, in addition to limited marketing efforts. This community service activity aims to improve the skills and economic independence of partners through training in walnut oil-based snack production and product packaging techniques, as well as training in creating and using a website for product marketing. The partners in this activity are a group of 15 women from the UBK Paulus Group in Lendola Village, Teluk Mutiara District, Alor Regency, East Nusa Tenggara Province. The implementation method includes counseling and demonstrations/hands-on practice in making walnut oil-based snack products, as well as training in modern packaging design and techniques. Evaluation was carried out using pre- and post-test instruments through questions and answers, and observations to assess improvements in participants' knowledge and skills. The results of the activity showed an average increase in knowledge scores of 69% and an increase in production and packaging skills of 37.7%. This activity succeeded in increasing participants' self-confidence and motivation to develop home businesses based on local potential. Keywords: Empowerment; Production; Snacks; Marketing; Walnut Oil
PENDAMPINGAN PROMOSI WISATA DAN PENGEMBANGAN PRODUK LOKAL PADA LOKASI WISATA TITIAN MANGROVE PESINGHONG Anigomang, Ferdinand Romelus; Molina, Jon Idrison; Djasibani, Hemy Ratmas; Belli, Saul Brianto; Aleng, Fegita Marleni
Journal of Community Empowerment Vol 4, No 3 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v4i3.36681

Abstract

ABSTRAKSalah satu wisata pantai yang sementara bergeliat di Kabupaten Alor adalah wisata pantai Titian Mangrove Pesinghong yang terletak di sekitar Kota Kalabahi dan berada di Kelurahan Mutiara. Usaha wisata ini dikelola kelompok nelayan peduli mangrove namun dalam proses pengelolaan mereka kesulitan untuk melakukan promosi melalui media sosial maupun media digital lainnya, belum adanya penyediaan produk-produk khas wisata mangrove yang bisa dijual untuk mendatangkan pendapatan kelompok. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mitra dalam aspek produksi dan pemasaran. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tahapan sosialisasi, pelatihan dan praktik langsung untuk penyediaan produk-produk di Lokasi wisata dan pemasaran serta promosi wisata. Evaluasi dilakukan diawal (pre test) dan dilakukan diakhir kegiatan (post test) untuk mengukur peningkatan pengetahuan dan keterampilan anggota kelompok wisata dalam mengikuti kegiatan pengabdian ini.  Hasil dari kegiatan pengabdian ini menunjukkan peningkatan pemahaman dari mitra tentang pentingnya melakukan promosi wisata sebesar 71,4%, peningkatan keterampilan untuk mengedit foto dan video promosi wisata menggunakan aplikasi Potoshop CS dan Movavi Video Editor Plus sebesar 68%, serta peningkatan keterampilan mitra tentang pembuatan produk buah mangrove menjadi sirup, kerupuk dan dodol sebesar 65%. Kegiatan pengabdian ini berhasil meningkatkan tingkat pemahaman dan keterampilan kelompok wisata dalam pengelolaan wisata pada aspek produksi dan pemasaran. Kata kunci: Mangrove; Pesinghong; Wisata; Promosi; Produk ABSTRACTOne of the beach tourism that is currently growing in Alor Regency is the Titian Mangrove Pesinghong beach tourism, located around Kalabahi City and in Mutiara Village. This tourism business is managed by a group of fishermen who care about mangroves, but in the management process, they have difficulty promoting through social media or other digital media, and there is no provision of typical mangrove tourism products that can be sold to generate group income. This community service activity aims to improve the capabilities of partners in production and marketing aspects. The method of implementation of the activity is carried out through stages of socialization, training, and direct practice for the provision of products at tourist locations and marketing and tourism promotion. Evaluations are carried out at the beginning (pre-test) and at the end of the activity (post-test) to measure the increase in knowledge and skills of the tourism group members in participating in this community service activity. The results of this community service activity show an increase in understanding of the importance of tourism promotion from partners by 71,4%, an increase in skills in editing photos and videos of tourism promotions using the Photoshop CS and Movavi Video Editor Plus applications by 68%, and an increase in skills in making mangrove fruit products into syrup, crackers and dodol by 65%. This community service activity successfully increased the tourism group's understanding and skills in tourism management, particularly in terms of production and marketing. Keywords: Mangrove; Pesinghong; Tourism; Promotion; Product