Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGGUNAAN AI PADA MAHASISWA PSIKOLOGI DALAM MENINGKATKAN KESEHATAN MENTAL Fadhillah, Rakhmad; Lestari, Bella Dwi
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 4, Tahun 2024 (Agustus 2024)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2024.46723

Abstract

Salah satu produk yang muncul dari perkembangan IPTEK selain internet yaitu munculnya berbagai jenis artificial intelligence atau AI dengan fungsinya masing-masing. Munculnya AI saat ini dapat memberikan berbagai dampak, khususnya kepada mahasiswa. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui gambaran penggunaan AI pada mahasiswa psikologi di Universitas Muhammadiyah Bandung dalam meningkatkan kesehatan mental. Pendekatan yang digunakan yaitu pendekatan penelitian kualitatif dengan metode penelitian studi kasus. Partisipan yang digunakan yaitu 3 orang mahasiswa dan mahasiswi psikologi di Universitas Muhammadiyah Bandung dengan pengumpulan data melalui proses wawancara secara terstruktur. Analisis data dilakukan dengan melalui beberapa tahapan, yaitu mereduksi, mengklasifikasi dan membuat kesimpulan. Hasil dalam penelitian ini yaitu penggunaan AI pada mahasiswa dapat digunakan untuk mempermudah suatu pekerjaan seperti menjadikan tugas-tugas perkuliahan lebih mudah dan cepat untuk diselesaikan. Selain itu, AI dapat menjadi salah satu media untuk meningkatkan kesehatan mental melalui informasi yang dapat diberikan oleh AI dan media untuk mendiagnosis gangguan tertentu. Namun, penggunaan AI dalam meningkatkan kesehatan mental juga dapat memberikan dampak lain seperti munculnya ketergantungan pada AI, menurunnya interaksi sosial hingga munculnya perilaku self diagnose yang dapat berdampak buruk karena informasi yang diberikan oleh AI yang sepenuhnya tidak dapat dipercaya.
Academic Burnout and Sleep Quality among Students: A Correlational Study with Physiology and Islamic Perspectives Fadhillah, Rakhmad; Nurlaela Hamidah; Yusron, Isman Rahmani
International Journal of Islamic Educational Psychology Vol. 6 No. 2 (2025): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ijiep.v6i2.26658

Abstract

Intensive academic activities often lead to burnout, driving students to sacrifice sleep. This behavior reflects ghuluw ‘amaly (excessive behavior) by neglecting well-being, which results in significant psychological and physical impacts, including reduced resilience and motivation, brain dysfunction, and impaired sleep quality. This study aimed to investigate the correlation between academic burnout and sleep quality among psychology students at Universitas Muhammadiyah Bandung, integrating both physiological and Islamic perspectives. A mixed-methods approach was applied, combining a quantitative correlational method with library research. Data were collected through proportionate stratified random sampling, involving 204 psychology students (M = 21; SD = 1.08), who were assessed using the Academic Burnout Scale and the Sleep Quality Scale. Data were analyzed with the Pearson product-moment correlation test. The results indicate a significant moderate negative correlation between academic burnout and sleep quality (r = -.541; p < .01). Moreover, academic burnout at low and high levels was equally distributed among students, with 50% (n = 102) and 56% (n = 115) reporting poor sleep quality. This finding reflects that higher levels of academic burnout are associated with poorer sleep quality, while lower levels of burnout are linked to better sleep quality. These findings highlight the importance of avoiding excessive behavior and maintaining tawazun, which refers to striking a balance between academic responsibilities and personal well-being, thereby preventing academic burnout and improving sleep quality.