Waruwu, Amonita
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Resensi Buku: Selfies: Searching for the Image of God in a Digital Age Waruwu, Amonita
GEMA TEOLOGIKA: Jurnal Teologi Kontekstual dan Filsafat Keilahian Vol. 9 No. 2 (2024): Gema Teologika: Jurnal Teologi Kontekstual dan Filsafat Keilahian
Publisher : Faculty of Theology Duta Wacana Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21460/gema.2024.92.1277

Abstract

Media Sosial sebagai Sarana Pendidikan Kristiani: Suatu Upaya untuk Mendidik Generasi Z Waruwu, Amonita
SUNDERMANN: Jurnal Ilmiah Teologi, Pendidikan, Sains, Humaniora dan Kebudayaan Vol. 17 No. 2 (2024): December 2024
Publisher : STT BNKP Sundermann

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36588/sundermann.v17i2.166

Abstract

Media sosial menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan Generasi Z, generasi ini lahir pada saat internet telah tersedia dan mereka sangat bergantung pada teknologi untuk mengakses informasi. Sebagai respons terhadap perubahan realitas ini, gereja menghadapi tantangan dan peluang untuk mengadaptasi metode Pendidikan Kristiani dengan memanfaatkan media sosial sebagai sarana pembelajaran untuk menjangkau generasi ini. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana gereja dapat memanfaatkan media sosial sebagai sarana yang relevan bagi Pendidikan Kristiani untuk mendidik Generasi Z. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan mengumpulkan, mengevaluasi, dan menganalisis sumber-sumber yang relevan dengan bidang penelitian. Melalui studi literatur, dan hasil survei, ditemukan bahwa penggunaan media sosial dapat memperkuat penyampaian ajaran agama, memperluas jangkauan komunitas, dan menciptakan ruang interaktif yang relevan bagi generasi muda. Namun, tantangan seperti distorsi informasi, ketergantungan pada teknologi, bahaya kedangkalan karena ketiadaan berpikir serta kurangnya keterlibatan langsung dalam kehidupan berjemaat tetap menjadi hambatan yang perlu diatasi oleh gereja. Penelitian ini menawarkan pentingnya mengintegrasikan strategi digital dengan pendekatan pastoral untuk merelevansikan pendidikan kristiani yang relasional dan inkarnasional.