Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KOMUNIKASI EFEKTIF SEBAGAI KUNCI SUKSES DALAM RESOLUSI KONFLIK DI TEMPAT KERJA Suhendra, Suhendra; Feny Selly Pratiwi
Paradigma Mandiri : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 01 (2024): Paradigma Mandiri
Publisher : STISIP Widyapuri Mandiri Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37949/pm.v2i01.134

Abstract

Konflik di tempat kerja merupakan kejadian umum yang dapat mempengaruhi produktivitas dan hubungan antar karyawan. Artikel ini bertujuan untuk memberikan panduan praktis dalam menggunakan komunikasi yang efektif sebagai alat utama untuk menyelesaikan konflik di tempat kerja. Melalui program pengabdian masyarakat, kami menyelenggarakan serangkaian lokakarya dan pelatihan di berbagai perusahaan. Tujuannya adalah untuk mengajarkan teknik komunikasi yang efektif dan strategi penyelesaian konflik yang konstruktif kepada karyawan. Dalam sesi pelatihan ini, karyawan diajarkan pentingnya mendengarkan secara aktif, memberikan umpan balik yang konstruktif, dan mengelola emosi dalam situasi konflik. Selain itu, kami memperkenalkan metode mediasi yang dapat digunakan untuk menyelesaikan perselisihan antar rekan kerja dengan cara yang lebih damai dan produktif. Hasil dari kegiatan tersebut menunjukkan peningkatan yang signifikan terhadap kemampuan karyawan dalam menangani konflik. Mereka menjadi lebih baik dalam menyelesaikan perselisihan secara konstruktif, yang pada gilirannya memperkuat kerja sama tim dan meningkatkan lingkungan kerja secara keseluruhan. Peserta melaporkan merasa lebih percaya diri dengan keterampilan komunikasi mereka dan lebih siap menghadapi tantangan yang mungkin timbul dalam dinamika pekerjaan sehari-hari setelah menghadiri lokakarya. Dengan demikian, pelatihan komunikasi yang efektif tidak hanya membantu penyelesaian konflik tetapi juga berkontribusi terhadap pencapaian tujuan perusahaan secara keseluruhan. Program ini menunjukkan bahwa investasi dalam keterampilan komunikasi merupakan langkah penting menuju peningkatan produktivitas karyawan dan kepuasan kerja. Kata Kunci: Komunikasi Efektif, Resolusi Konflik, Tempat Kerja, Pelatihan.
Pengembangan Konten Promosi Media Sosial Tenun Songket Tradisional di Desa Limbang Jaya, Sumatera Selatan Mutiah; Misni Astuti; Feny Selly Pratiwi; Leti Karmila
DEDIKASI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 8 No 1 (2026): Dedikasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, Januari-Juni 2026
Publisher : Pusat Pengabdian Masyarakat LPPM IAIN Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/dedikasi.v8i1.12355

Abstract

Desa Limbang Jaya, Ogan Ilir sebagai pusat pengrajin kain tenun songket sangat berpotensi dikembangkan menjadi desa wisata budaya. Potensi wisata Desa Limbang Jaya dapat dikembangkan melalui aktivitas para pengrajin tenun songket yang masih konsisten menggunakan alat tenun tradisional. Selain itu, corak dan motif kain songket otentik yang masih terjaga sampai saat ini. Hal ini sejalan dengan visi dan misi Desa Limbang Jaya, yang ke depannya akan dikembangkan sebagai desa wisata, sebagaimana disampaikan oleh Kepala Desa Limbang Jaya. Oleh karena itu tujuan kegiatan ini adalah untuk melatih masyarakat Desa Limbang Jaya dalam memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi desa wisata. Peserta dalam kegiatan ini adalah pengrajin muda berjumlah 20 orang, kemudian tim pelaksana terdiri atas 1 orang ketua dengan 3 orang anggota yang merupakan Dosen Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Sriwijaya, serta keterlibatan 5 mahasiswa, yang kompetensi dan perannya sesuai dengan bidang kepakaran. Metode dalam kegiatan ini yaitu menggunakan teknik participatory rural appraisal (PRA) yang menekankan partisipasi masyarakat. Luaran dari PKM ini adalah artikel sinta 4 dan publikasi media massa. Selama pelaksanaan kegiatan PKM, peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya memperkenalkan desa mereka sebagai pusat pengrajin songket di Sumatera Selatan. Kegiatan dilanjutkan dengan pembelajaran tentang pemanfaatan media sosial dan praktik pembuatan video menggunakan teknik videografi melalui telepon genggam masing-masing, dengan pendampingan dari mahasiswa. Peserta mempelajari keterampilan dasar pembuatan video melalui telepon genggam dan dapat langsung mempraktikkannya untuk membuat konten. Kesimpulannya, para pengrajin kini memiliki kemampuan secara mandiri untuk membuat konten sederhana bagi media sosial dengan memanfaatkan telepon genggam mereka. Kata kunci: konten, komunikasi, media sosial, pariwisata