Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Estimasi Stok dan Serapan Karbon Tegakan Pinus (Pinus merkusii) Kecamatan Tapango Kabupaten Polewali Mandar Yunita, Yuyun; Irundu, Daud; Agusfartham Ramli, Muhammad
Pangale Journal of Forestry and Environment Vol 4 No 2 (2024): Pangale
Publisher : Program Studi Kehutanan Fakultas Pertanian dan Kehutanan Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/pangale.v4i2.4335

Abstract

Global warming is caused by an increase in carbon dioxide (CO₂), and greenhouse gases (GHG) in the atmosphere. Pine forests have the role of absorbing carbon dioxide in the atmosphere and storing it in the form of biomass. The aim of this research is to determine the amount of carbon stored and the carbon uptake of pine stands in Tapango District, Polewali Mandar Regency. Data collection was carried out in the pine forest of Tapango District, Polewali Mandar Regency in 27 plots measuring 20 meters x 20 meters. The measurement of stored carbon in this research was carried out indirectly (non-destructive sumpling) using an existing formulation approach. The results of the research show that the highest biomass and carbon values ​​are found in plot 20, while the lowest values ​​are found in plot 2. The total biomass in the pine forest in Tapango District, Polewali Mandar Regency is 686.86 tons per ha, while the total carbon stored is 322. 82 tons per ha, total carbon uptake of 1,182.69 tons per ha.
Implementasi Blue Accounting Untuk Umkm Perikanan : Tinjauan Par Untuk Mendorong Ekosistem Berkelanjutan Anggraeny Ridwan, Riana; Agusfartham Ramli, Muhammad
Journal of Economic, Public, and Accounting (JEPA) Vol 8 No 1 (2025): Volume 8, Nomor1, Oktober 2025
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/jepa.v8i1.5776

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi akuntansi biru pada UKM perikanan sebagai instrumen untuk meningkatkan kinerja keberlanjutan dengan mengintegrasikan dimensi lingkungan, sosial, dan ekonomi. Penelitian ini juga berupaya mengkaji bagaimana penelitian aksi partisipatif (PAR) dapat memperkuat keterlibatan pemangku kepentingan dalam mengadopsi praktik akuntansi biru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan Diskusi Kelompok Terfokus (FGD) sebagai alat analisis utama. Partisipan terdiri dari nelayan, UKM perikanan, perwakilan pemerintah daerah, dan akademisi yang dipilih melalui purposive sampling. Data dianalisis menggunakan analisis tematik dan divalidasi melalui refleksi pemangku kepentingan dalam kerangka PAR untuk memastikan relevansi kontekstual dan praktis. Temuan menunjukkan bahwa akuntansi biru berkontribusi positif terhadap peningkatan kinerja keberlanjutan pada UKM perikanan, meskipun masih terdapat tantangan dalam literasi, pendanaan, dan dukungan kebijakan. Partisipasi pemangku kepentingan secara signifikan meningkatkan efektivitas implementasi, kesadaran ekologis mempercepat adopsi, dan kebijakan yang mendukung serta keuangan biru memperkuat hasil finansial dan lingkungan. Penelitian ini mengusulkan model implementasi tiga tahap: edukasi, penerapan, dan pemantauan, yang didukung oleh kebijakan dan pendanaan. Penelitian ini berkontribusi pada literatur dengan menawarkan model implementasi akuntansi biru yang terkontekstualisasi bagi UKM perikanan melalui penelitian aksi partisipatif. Berbeda dengan penelitian sebelumnya, penelitian ini mengintegrasikan validasi pemangku kepentingan dan menekankan keuangan biru sebagai faktor penting yang menghubungkan tujuan keberlanjutan dengan kinerja keuangan UKM