Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENDAMPINGAN PROGRAM KAMPUS MENGAJAR DI SMKS BANGKAL PEMBUATAN ECO ENZYM SEBAGAI ALTERNATIF PENGURANGAN LIMBAH ORGANIK Bandrang, Tirsa
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i4.10690

Abstract

Kampus Mengajar adalah salah satu program dari Kampus Merdeka yang digagas oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia dengan melibatkan mahasiswa secara langsung dalam proses belajar-mengajar di sekolah-sekolah, khususnya di daerah-daerah yang membutuhkan dukungan pendidikan tambahan. Politeknik Seruyan mendapat kesempatan dalam program Kampus Mengajar yaitu mendampingi siswa SMKS Bangkal yang berada di Kecamatan Seruyan Raya Kabupaten Seruyan.  Salah satu program pendampingan dalam kegiatan kampus mengajar adalah pembuatan ecoenzym dengan menggunakan limbah organik. Program Kampus Mengajar di SMKS Bangkal Kabupaten Seruyan bertujuan untuk mengedukasi siswa tentang pembuatan ecoenzym, yang merupakan larutan fermentasi limbah organik yang memiliki banyak manfaat, termasuk sebagai pembersih alami dan pupuk organik. Melalui program ini, diharapkan siswa dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru yang bermanfaat serta berkontribusi pada keberlanjutan lingkungan
PEMANFAATAN LIMBAH ORGANIK MELALUI PEMBUATAN PUPUK KANDANG DALAM MEWUJUDKAN PERTANIAN BERKELANJUTAN DI POLITEKNIK SERUYAN serlina, yesi; Bandrang, Tirsa; Leihitu, Donny Dwy Judianto
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Agri Hatantiring Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal PKM Agri Hatantiring Volume 4 Nomor 2 Edisi Juni 2025
Publisher : Politeknik Seruyan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59900/nv5rey21

Abstract

Pembuatan pupuk kandang merupakan salah satu upaya pengolahan limbah organik yang dapat memberikan manfaat besar bagi pertanian dan lingkungan. Kegiatan ini dilakukan oleh mahasiswa Politeknik Seruyan dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) pada bulan Februari 2025 dengan tujuan utama untuk memanfaatkan limbah organik yang belum termanfaatkan, seperti kotoran kambing, kotoran burung walet, sekam padi, dan serbuk kayu. Bahan-bahan tersebut diolah secara sederhana hingga menghasilkan sekitar 20 kilogram pupuk kandang yang digunakan untuk tanaman hortikultura seperti bayam, sawi, dan pakcoy. Kegiatan ini tidak hanya menghasilkan produk bermanfaat, tetapi juga menjadi sarana edukasi lingkungan, penerapan ilmu praktis, serta promosi pertanian berkelanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pupuk kandang yang dihasilkan dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman secara signifikan. Dengan pendekatan berbasis partisipasi masyarakat dan sumber daya lokal, program ini diharapkan dapat direplikasi secara luas dalam rangka mendukung pertanian yang ramah lingkungan di wilayah Seruyan dan sekitarnya. Kata Kunci: pupuk kandang, limbah organik, pertanian berkelanjutan, mahasiswa, edukasi lingkungan