Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Rancang Bangun Aplikasi Pengingat Minum (Minum Yuk) Berbasis Android Mushaf; Kurnia Prima Putra
Jurnal MediaTIK Volume 7 Issue 3, September (2024)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/mediatik.v7i3.5781

Abstract

Kebutuhan akan hidrasi yang optimal sangat penting untuk kesehatan dan kesejahteraan. Namun, banyak orang sering lupa untuk minum air yang cukup dalam aktivitas sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi berbasis Android yang membantu pengguna memantau dan meningkatkan konsumsi air harian mereka. Aplikasi "Minum Yuk" dirancang dengan fitur-fitur seperti pengingat minum, pelacakan konsumsi air, dan penyesuaian target hidrasi berdasarkan profil pengguna. Metode penelitian meliputi identifikasi masalah, pengumpulan data melalui observasi dan survei, serta perancangan dan implementasi aplikasi menggunakan Android Studio, Figma, dan Firebase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi ini mudah digunakan dan efektif dalam membantu pengguna menjaga hidrasi yang optimal. Pengujian dilakukan pada berbagai perangkat Android untuk memastikan kompatibilitas dan kinerja aplikasi. Aplikasi "Minum Yuk" diharapkan dapat memberikan dampak positif pada kesehatan pengguna dengan meningkatkan kesadaran dan kebiasaan minum air yang lebih baik
Pelatihan Daring Jamovi sebagai Upaya Penguatan Literasi Statistik Mahasiswa Elma Nurjannah; Aprilianti Nirmala S; Mushaf; Della Fadhilatunisa; Fakhri, M. Miftach
Jurnal Kemitraan Responsif untuk Aksi Inovatif dan Pengabdian Masyarakat Volume 3 Issue No. 1: July 2025
Publisher : Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/

Abstract

Pelatihan penggunaan Jamovi diselenggarakan untuk meningkatkan literasi data dan kompetensi analisis statistik mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer (PTIK) Universitas Negeri Makassar. Kegiatan ini bertujuan mengatasi rendahnya kepercayaan diri mahasiswa dalam menggunakan perangkat lunak statistik serta keterbatasan pengalaman praktis dalam pengolahan data. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain One-Group Posttest Only Evaluation, di mana data dikumpulkan melalui kuesioner posttest yang menilai empat aspek utama: Availability of Learning Materials (ALM), Accessibility and Connectivity (AC), Confidence (C), dan Participant Engagement (PE). Hasil evaluasi menunjukkan materi pelatihan sangat baik (ALM = 4,21), akses dan konektivitas baik (AC = 4,07), kepercayaan diri meningkat (C = 3,61), dan keterlibatan peserta tergolong baik (PE = 3,87). Pelatihan memberikan dampak nyata berupa peningkatan kemampuan analisis data, pengalaman praktik langsung, serta kesiapan mahasiswa untuk menerapkan Jamovi secara mandiri. Temuan ini menegaskan urgensi integrasi pelatihan berbasis praktik langsung dalam kurikulum pendidikan tinggi untuk memperkuat kompetensi digital, pemahaman statistik, dan kesiapan profesional mahasiswa.
Fear of Cyberattacks and Measure Efficacy among Students in Higher Education: The Sequential Roles of Perceived Severity and Perceived Vulnerability Sofyan, Vina Annisa; Khaira Ummah; Mushaf
Information Technology Education Journal Vol. 5, No. 1, February (2026)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/vgpe6v78

Abstract

Purpose – This study examines the effect of fear of cyberattacks on measure efficacy among students in higher education and investigates the sequential roles of perceived severity and perceived vulnerability. Design/methods/approach – A quantitative approach was employed using an online survey of 203 university students selected through purposive sampling. Data were analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Findings – The results show that fear of cyberattacks significantly influences perceived severity (β = 0.754, t = 13.487, p < 0.001), perceived severity significantly influences perceived vulnerability (β = 0.295, t = 4.374, p < 0.001), and perceived vulnerability significantly influences measure efficacy (β = 0.310, t = 4.613, p < 0.001). In addition, perceived vulnerability significantly mediates the relationship between perceived severity and measure efficacy (β = 0.091, t = 2.469, p = 0.014), while perceived severity and perceived vulnerability jointly mediate the relationship between fear of cyberattacks and measure efficacy (β = 0.069, t = 2.189, p = 0.029). Research implications/limitations – The study is limited by its cross-sectional design, self-reported responses, and focus on university students. However, the findings suggest that cybersecurity education in higher education should strengthen students’ understanding of threat severity and personal vulnerability to improve protective efficacy. Originality/value – This study contributes to information technology education by extending Protection Motivation Theory to explain how emotional and cognitive processes shape students’ protective efficacy in digital environments.