Ashar, Dinar Salasatun
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Managing Inclusive Early Childhood Education: Strategies and Challenges in Supporting Children with Special Needs Abubakar, Sitti Rahmaniar; M., Sri Yuliani; Ashar, Dinar Salasatun
Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Vol 27 No 2 (2024): DECEMBER
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/lp.2024v27n2i10

Abstract

According to recent data, the number of children with special needs in Indonesia has reached 1,544,184, with 330,764 of these children (21.42%) aged 5–18 years. However, only 85,737 children with special needs are currently enrolled in school. This disparity highlights the urgent need for efforts to ensure that these children receive an appropriate education. The aim of this study is to analyze the management of inclusive Early Childhood Education (PAUD) in the context of inclusive education, focusing on the following aspects: first, the policies supporting inclusive education; second, the implementation of the inclusive education program; third, the challenges faced by educators and other stakeholders in implementing the program; and fourth, the outcomes achieved in improving access to appropriate education for children with special needs. The research adopts a qualitative approach with a case study design. Data collection methods include three primary techniques: interviews, observation, and documentation. The data were analyzed using the Miles and Huberman framework, which includes data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of this study indicate that the institution in question is committed to providing inclusive education for all children, including those with special needs. The school offers assistant teachers, therapy rooms, creative learning methods, and accessible facilities to support the learning process. Support from the government and related institutions plays a crucial role in improving educator competencies and expanding facilities, both of which are vital for the success of inclusive education programs. Abstrak: Menurut data terbaru, jumlah anak dengan kebutuhan khusus di Indonesia mencapai 1.544.184, dengan 330.764 anak (21,42%) berada dalam rentang usia 5–18 tahun. Namun, hanya 85.737 anak dengan kebutuhan khusus yang terdaftar di sekolah. Ketimpangan ini menunjukkan perlunya upaya untuk memastikan anak-anak tersebut menerima pendidikan yang sesuai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengelolaan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) inklusif dalam konteks pendidikan inklusif, dengan fokus pada aspek-aspek berikut: pertama, kebijakan yang mendukung pendidikan inklusif; kedua, pelaksanaan program pendidikan inklusif; ketiga, tantangan yang dihadapi oleh pendidik dan pihak terkait dalam melaksanakan program ini; dan keempat, hasil yang dicapai dalam meningkatkan akses pendidikan yang sesuai bagi anak-anak dengan kebutuhan khusus. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Metode pengumpulan data yang digunakan mencakup tiga teknik utama: wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan teknik analisis Miles dan Huberman, yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa institusi yang diteliti berkomitmen untuk menyediakan layanan pendidikan inklusif bagi semua anak, termasuk anak-anak dengan kebutuhan khusus. Sekolah ini menawarkan guru pendamping, ruang terapi, metode pembelajaran kreatif, dan fasilitas yang dapat diakses untuk mendukung proses pembelajaran. Dukungan dari pemerintah dan lembaga terkait sangat penting dalam meningkatkan kompetensi pendidik dan memperluas fasilitas, yang keduanya vital untuk keberhasilan program pendidikan inklusif.
Penggunaan DALL-E 2 Dalam Mengembangkan Media Pembelajaran Bagi Guru PAUD Saranani, Muhamad Safiuddin; Hidayah, Afifah Nur; Yuliani M, Sri; Hasanah, Nur; Astarin, Wa Ode Syamzahrah; Ashar, Dinar Salasatun
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Maret 2026
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/amalilmiah.v7i1.708

Abstract

Perkembangan teknologi di era Society 5.0 menuntut guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) untuk memiliki kompetensi digital yang adaptif, kreatif, dan inovatif dalam menyusun media pembelajaran. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru RA Dinul Islam Kota Kendari dalam memanfaatkan aplikasi kecerdasan buatan DALL-E 2 sebagai media pembuatan ilustrasi pembelajaran. Metode yang digunakan adalah pelatihan berbasis pendampingan yang dilaksanakan selama dua hari dengan pendekatan workshop learning. Pelatihan mencakup pengenalan konsep AI, praktik pembuatan media visual berbasis DALL-E 2, hingga integrasinya ke dalam lembar kerja anak dan media digital lainnya. Evaluasi dilakukan melalui angket pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan kompetensi. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata dari 41,2% sebelum pelatihan menjadi 84,2% setelah pelatihan. Aspek tertinggi berada pada pemahaman pentingnya media berbasis AI untuk menarik minat belajar anak (50%), Persepsi efektivitas pembelajaran (49%), dan kebutuhan pendampingan lanjutan dalam pemanfaatan teknologi AI (48%). Pelatihan ini terbukti mampu meningkatkan kompetensi digital, kreativitas, dan kesadaran guru dalam memanfaatkan teknologi berbasis AI, serta menjadi langkah strategis dalam mendukung transformasi pembelajaran PAUD berbasis teknologi. Pemanfaatan AI dalam pembelajaran PAUD berimplikasi pada terciptanya pembelajaran yang lebih inovatif dan berpusat pada anak, serta meningkatkan kesiapan guru dalam menghadapi tantangan pendidikan anak usia dini di era digital.