Diabetes melitus merupakan penyakit tidak menular yang cukup serius dimana insulin tidak dapat diproduksi secara maksimal oleh pankreas. Indonesia menjadi negara ke-5 penyumbang diabetes melitus di seluruh dunia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh life style dengan kejadian penyakit diabetes melitus tipe II masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Ladang Rimba Kabupaten Aceh Selatan Tahun 2024. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan case-control. Populasi pada penelitian ini seluruh masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Ladang Rimba Kabupaten Aceh Selatan. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total population dan diperoleh sampel sebanyak 50 responden kasus, 50 responden kontrol. Penelitian ini telah dilakukan pada tanggal 03 sampai dengan 16 Februari 2024. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara menggunakan kuesioner, selanjutnya dilakukan analisis data menggunakan uji chi-square dengan aplikasi SPSS. Hasil analisi univariat menunjukkan bahwa 50,0% kasus dan 50,0% kontrol, aktivitas fisik tinggi, 22,0%, sedang 44,0%, rendah 34,0%, pola makan kurang 30,0%, baik 70,0%, kualitas tidur buruk, 77,0%, baik 23,0%, keturunan ada 65,0%, tidak ada 35,0%. Hasil analisis bivariat diketahui bahwa tidak ada pengaruh antara aktivitas fisik (p-value 0,718), ada pengaruh pola makan (p-value 0,003), kualitas tidur (p-value=0,006), keturunan (p-value=0,021) dengan kejadian penyakit diabetes melitus tipe II masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Ladang Rimba Kabupaten Aceh Selatan Tahun 2024. Disarankan kepada masyarakat yang mengalami diabetes melitus agar dapat meningkatkan aktivitas fisik, mengkonsumsi makanan sehat, dan menjaga kualitas tidur dengan baik.