Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Komunikasi Bisnis untuk Menghadapi Perbedaan Budaya Noviari, Ni; Ilham, Naufal; Sepriyani; Besar, Ibrahim
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 4 No. 2 (2024): December
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v4i2.1907

Abstract

Dalam era globalisasi yang semakin terintegrasi, perusahaan menghadapi tantangan komunikasi lintas budaya yang kompleks. Penelitian ini mengidentifikasi pentingnya strategi komunikasi bisnis yang efektif untuk menjembatani perbedaan budaya yang sering kali menjadi penyebab kesalahpahaman dalam hubungan bisnis internasional. Dengan menggunakan metode kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif di lingkungan kerja multikultural. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman mendalam tentang karakteristik budaya lokal, gaya komunikasi, serta nilai-nilai sosial sangat penting untuk mencapai komunikasi yang efektif. Perusahaan yang mampu beradaptasi dengan gaya komunikasi lokal, baik verbal maupun non-verbal, memiliki peluang lebih besar untuk menjalin hubungan bisnis yang kuat dan menghindari konflik. Selain itu, pelatihan lintas budaya dan penggunaan mediator budaya menjadi strategi penting dalam memfasilitasi komunikasi yang produktif. Penelitian ini menyarankan agar perusahaan mengembangkan strategi komunikasi lintas budaya yang lebih proaktif dan beradaptasi dengan kebutuhan pasar internasional untuk meningkatkan keberhasilan jangka panjang.
Analisis Strategi Komunikasi Pemasaran Prabowo Subianto dan Partai Gerindra Melalui Platform TikTok Sepriyani; Andy Corry Wardhani; Anna Gustina Zainal
Da'watuna: Journal of Communication and Islamic Broadcasting Vol. 5 No. 3 (2025): Da'watuna: Journal of Communication and Islamic Broadcasting
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/dawatuna.v5i3.7684

Abstract

Social media has evolved into a crucial nexus for political promotion and communication during the 2024 General Election in Indonesia. This scholarly investigation undertakes an analysis of the digital marketing communication strategies employed by Prabowo Subianto and the Gerindra Party through the TikTok platform. The central focus lies on elucidating the strategic utilization of digital content to cultivate a specific political image and enhance audience engagement, particularly among younger demographics. Employing a descriptive qualitative research methodology, this study incorporates content analysis, observational techniques, and a review of pertinent academic literature. The findings reveal that the Gerindra Party strategically leverages the affordances of TikTok, such as short-form video, prevalent musical trends, and emergent platform trends, to disseminate political messaging in a simplified yet appealing manner. The deployment of creative and dynamic digital content demonstrates efficacy in fostering a positive candidate and party image, concurrently amplifying interaction with younger segments of the electorate. Nevertheless, this research also identifies salient challenges, notably the potential for the propagation of disinformation and the imperative for maintaining rhetorical consistency across digital communications. The scholarly implications of this study contribute valuable insights into the efficacy of the TikTok platform within the realm of modern political communication and underscore the exigency for the strategic adaptation of digital marketing paradigms within the electoral context.