Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENINGKATAN KEMAMPUAN GURU KELAS IV DALAM MEMBUAT SOAL HOTS MELALUI WORKSHOP Mujiyem, Mujiyem
Jurnal Sosialita Vol. 11 No. 1 (2019): Jurnal Sosialita
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi bahwa GURU KELAS IV se-Gugus Nuri Kecamatan Ngombol belum semua mampu menyusun Soal HOTS sendiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan guru dalam menyusun Soal HOTS. Penelitian Tindakan Sekolah dilaksanakan di Gugus Nuri Kecamatan Ngombol. Subyek penelitian ini Guru Kelas IV se-Gugus Nuri Kecamatan Ngombol dengan jumlah guru 8 orang. Waktu Penelitian Tahun pelajaran 2018/2019. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Tehnik pengumpulan data dengan observasi dan wawancara. Tehnik yang digunakan dalam menganalisis data menggunakan tehnik analisis deskriptif komparatif. Hasil pelaksanaan dapat disimpulkan bahwa workshop dapat meningkatkan kemampuan guru dalam menyusun Soal HOTS. Guru menunjukkan keseriusan dalam menyusun Soal HOTS apalagi setelah mengikuti workshop. Terjadi peningkatan kompetensi guru dalam menyusun Soal HOTS dari siklus ke siklus. Pada pra siklus guru yang terpenuhi komponen Soal HOTS 25,0%, pada siklus I 37,5% dan pada siklus II 100%. Jadi, terjadi peningkatan 75% dari pra siklus ke kondisi akhir. Kata Kunci: Kemampuan Guru, SoalHOT, Workshop
Evaluation of Religious Plus Program Implementation at Muhammadiyah Nitikan Primary School Mujiyem, Mujiyem; Joshepine Magay, Salmo
Contemporary Education and Community Engagement (CECE) Vol. 2 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/cece.v2i2.1372

Abstract

This evaluation research aims to examine the implementation of the Plus Program at Muhammadiyah Nitikan Elementary School through three dimensions: input, process, and output. The study adopts Stake’s Countenance Model of evaluation, focusing on how the program is designed, executed, and its resulting outcomes. A qualitative case study approach was used to explore the implementation in depth within its real-life educational context. Instead of a sample, the study identifies key informants—individuals who are most knowledgeable about the Plus Program—namely, the school principal, the program coordinator, and the religious studies teachers. Data were collected using observation, in-depth interviews, and documentation. The qualitative data were analyzed through thematic analysis, guided by the evaluation criteria aligned with the Plus Program standards defined by the Educational Council of Muhammadiyah Branch Leadership of Umbulharjo. The findings reveal that: (1) In the input phase, the program’s objectives are well-aligned with its vision, producing graduates who excel in academic performance, religious faith, and moral conduct. First-grade student admissions showed that 3.54% had begun reading the Qur'an, while 96.46% were at Iqro’ levels 1 to 6. The infrastructure is highly adequate, with Campus 1 having its mosque. The curriculum is structured and includes evaluation and follow-up mechanisms, although further efforts are needed to integrate it into a formalized school curriculum. (2) In the process phase, the program is systematically managed, involving all school stakeholders, and its implementation is well-coordinated through the Religious Plus Program structure. (3) In the output phase, 100% of sixth-grade students have completed the Iqro’ stage, while 77.47% have completed Qur'an memorization (tahfidz), leaving 22.53% who have yet to finish. Regarding non-academic outcomes, student achievements in various competitions indicate that talent development programs are running effectively.
PENINGKATAN KEMAMPUAN GURU KELAS IV DALAM MEMBUAT SOAL HOTS MELALUI WORKSHOP Mujiyem, Mujiyem
Jurnal Sosialita Vol. 11 No. 1 (2019): Jurnal Sosialita
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi bahwa GURU KELAS IV se-Gugus Nuri Kecamatan Ngombol belum semua mampu menyusun Soal HOTS sendiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan guru dalam menyusun Soal HOTS. Penelitian Tindakan Sekolah dilaksanakan di Gugus Nuri Kecamatan Ngombol. Subyek penelitian ini Guru Kelas IV se-Gugus Nuri Kecamatan Ngombol dengan jumlah guru 8 orang. Waktu Penelitian Tahun pelajaran 2018/2019. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Tehnik pengumpulan data dengan observasi dan wawancara. Tehnik yang digunakan dalam menganalisis data menggunakan tehnik analisis deskriptif komparatif. Hasil pelaksanaan dapat disimpulkan bahwa workshop dapat meningkatkan kemampuan guru dalam menyusun Soal HOTS. Guru menunjukkan keseriusan dalam menyusun Soal HOTS apalagi setelah mengikuti workshop. Terjadi peningkatan kompetensi guru dalam menyusun Soal HOTS dari siklus ke siklus. Pada pra siklus guru yang terpenuhi komponen Soal HOTS 25,0%, pada siklus I 37,5% dan pada siklus II 100%. Jadi, terjadi peningkatan 75% dari pra siklus ke kondisi akhir. Kata Kunci: Kemampuan Guru, SoalHOT, Workshop