Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

PENINGKATAN MOTIVASI, KEAKTIFAN, DAN HASIL BELAJAR EKONOMI MELALUI MEDIA PEMBELAJARAN E-LEARNING Mas Indah Murdaningrum, Mas Indah Murdaningrum; ESTI SETIAWATI, ESTI SETIAWATI
Jurnal Sosialita Vol. 16 No. 2 (2021): JURNAL SOSIALITA
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi, keaktifan dan hasil belajar ekonomi peserta didik MAN 2 Bantul melalui Media Pembelajaran E-Learning. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas. Penelitian ini dilaksanakan di MAN 2 Bantul. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas X IPS 2 MAN 2 Bantul yang jumlah 34 peserta didik. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket, wawancara dan tes. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Pembelajaran dengan Media E-Learning dapat meningkatkan motivasi belajar. Hal ini dibuktikan dengan peningkatan motivasi belajar ekonomi peserta didik dengan kategori minimal cukup dicapai oleh 15 peserta didik (44,11%), meningkat pada siklus I menjadi 25 peserta didik (76,47%) dan pada siklus II menjadi 28 peserta didik (82,35%). 2) Pembelajaran dengan menggunakan Media E-Learning dapat meningkatkan keaktifan belajar. Hal ini dibuktikan dengan peningkatan keaktifan belajar ekonomi peserta didik pada pra siklus peserta didik yang mempunyai keaktifan belajar kategori minimal cukup dicapai oleh 15 peserta didik (44,12%), meningkat pada siklus I menjadi 23 peserta didik (67,65%) dan pada siklus II menjadi 28 peserta didik (82,35%). 3) Pembelajaran dengan menggunakan Media E-Learning dapat meningkatkan hasil belajar. Peningkatan hasil belajar peserta didik dilihat dari rerata kelas pra siklus, siklus I dan siklus II mengalami kenaikan. Peserta didik yang mengalami tuntas belajar pada pra siklus 16 atau 47,06%, meningkat pada siklus I yaitu 22 peserta didik 64,71% tuntas belajar, dan meningkat pada siklus II sebanyak 26 peserta didik atau 76,47%.Kata Kunci: Motivasi, Keaktifan, Hasil Belajar, E-LearningThis study aims to increase the motivation, activeness, and economic learning outcomes of students at MAN 2 Bantul through E-Learning Learning Media. This research is Classroom Action Research. This research was conducted at MAN 2 Bantul. The subjects in this study were students of class X IPS 2, MAN 2 Bantul, with 34 students. Data collection techniques in this study used questionnaires, interviews, and tests. The data analysis technique used descriptive quantitative. The results of this study indicate that 1) Learning with E-Learning Media can increase learning motivation. This is evidenced by the increase in students' motivation to learn economics with a minimum category of enough to be achieved by 15 Mas Indah Murdaningrum adalah Mahasiswa Program Pascasarjana. Esti Setiawati adalah Dosen Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Program Pascasarjana Universitas PGRI Yogyakarta.Jurnal Sosialita, Vol. 16, No.2, November 2021 Mas Indah M & Esti S, Peningkatan…264students (44.11%), increasing in the first cycle to 25 students (76.47%) and in the second cycle to 28 students (82,35%). 2) Learning by using E-Learning Media can increase learning activity. This is evidenced by the increase in students' motivation to learn economics in the pre-cycle of students who have a minimum category of learning activity that is sufficient to be achieved by 15 students (44.12%), increasing in the first cycle to 23 students (67.65%) and in the second cycle II to 28 students (82.35%). 3) Learning by using E-Learning Media can improve learning outcomes. The increase in student learning outcomes seen from the average pre-cycle class, cycle I and cycle II experienced an increase. Students who have completed learning in pre-cycle 16 or 47.06%, increased in cycle I, namely 22 students, 64.71% completed learning, and increased in cycle II as many as 26 students or 76.47%.Keywords: Motivation, Activity, Learning Outcomes, E-Learning
PENGARUH POLA ASUH ORANG TUA, KEMANDIRIAN BELAJAR DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR IPS Lasminah, Lasminah; ESTI SETIAWATI, ESTI SETIAWATI
Jurnal Sosialita Vol. 15 No. 1 (2021): JURNAL SOSIALITA
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pola asuh orang tua, kemandirian belajar dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar IPS. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif. Variabel dalam penelitian ini adalah pola asuh orang tua, kemandirian belajar, motivasi belajar dan prestasi belajar IPS. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa Kelas V SD Negeri Se-Gugus Boden Powel Kecamatan Gebang, Kabupaten Purworejo sebanyak 148 anak. Penelitian ini merupakan penelitian populasi, sehingga siswa Kelas V SD Negeri Se-Gugus Boden Powel Kecamatan Gebang, Kabupaten Purworejo akan menjadi sampel penelitian ini. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi. Analisis yang digunakan adalah analisa regresi linear berganda. Hasil penelitian disimpulkan: (1) Ada pengaruh positif pola asuh orang tua terhadap prestasi belajar IPS sebesar 13,2%. (2) Ada pengaruh positif kemandirian belajar terhadap prestasi belajar IPS sebesar 14,8%. (3) Ada pengaruh positif motivasi belajar terhadap prestasi belajar IPS sebesar 12,9%. (4) Ada pengaruh positif pola asuh orang tua, kemandirian belajar dan motivasi belajar secara bersama-sama terhadap prestasi belajar IPS sebesar 40,9%.Kata Kunci: pola asuh, motivasi belajar, kemandirian, dan prestasi belajar IPS.The purpose of this study is to explain the influence of parenting, learning independence and motivation to learn on social study achievement. This research uses quantitative research. The variables in this study are parenting, learning independence, learning motivation and social studies learning achievement. The population in this study were all Grade V students of Boden Powel Elementary School in Gebang Subdistrict, Purworejo Regency with 148 children. This study is a population study, so students in Class V of Elementary School in Boden Powel, Gebang District, Purworejo Regency will be the sample of this study. Data collection techniques using questionnaires and documentation. The analysis used is multiple linear regression analysis. The results of the study concluded: (1) There is a positive influence of parenting parents on social studies learning achievements by 13.2%. (2) There is a positive influence of learning independence on social studies learning achievement by 14.8%. (3) There is a positive influence of learning motivation on social studies learning achievement by 12.9%. (4) There is a positive influence of parenting, Lasminah adalah Mahasiswa Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Pascasarjana Universitas PGRI Yogyakarta dan Esti Setiawati adalah Dosen Program Pascasarjana Universitas PGRI Yogyakarta.Jurnal Sosialita, Vol. 15, No.1, Maret 2021 Lasminah dan Esti S, Pengaruh Pola Asuh…76learning independence and motivation to learn together on social studies learning achievements by 40.9%.Keywords: parenting, independence learning, motivation, and social studies learning achievement.
PEMBELAJARAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL (IPS) SEKOLAH DASAR DALAM FILSAFAT PENDIDIKAN REKONSTRUKSIONISME Endang Titik Lestari, Endang Titik Lestari; ESTI SETIAWATI, ESTI SETIAWATI
Jurnal Sosialita Vol. 14 No. 2 (2020): JURNAL SOSIALITA
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPengaruh pemikiran filsafat rekonstruksionisme terhadap pengembangan kurikulum pendidikan IPS di sekolah dasar mengasumsikan manusia sebagai makhluk sosial mempunyai orientasi ke masa lalu dan sekarang dengan tujuan pendidikan terhadap pembentukkan masyarakat yang lebih baik dengan kurikulum sebagai rekonstruksi sosial mengutamakan kepentingan sosial di atas kepentingan individu tujuannya tanggung jawab tentang masa depan masyarakat. Dan Pengaruh filsafat rekonstruksionisme terhadap pendidikan IPS di sekolah dasar yaitu dengan adanya perubahan rancangan kurikulum, metode, media, azas belajar, budaya dan sumber belajar ke arah yang lebih progresif yang dianggap mampu menjawab tantangan zaman, dan pendidikan harus memadukan antara daya nalar, pikir, akal dan rasio dengan hati yang menjadi patokan dan ukuran tingkah laku manusia dengan iman dan ketaqwaannya kepada Tuhan Yang Maha Esa. Aliran rekonstruksionisme dianggap cocok untuk dunia pendidikan yang lebih baik karena aliran ini bepikir bagaimana kita mampu menciptakan Sumber Daya Manusia yang sanggup bersaing di era modernisasi yang tidak hanya cerdas dalam bidang pengetahuan tetapi memiliki keterampilan dan sikap yang baik. Selain itu aliran ini menekankan bahwa peserta didik sebagai sasaran utama dalam pendidikan. Peserta didik dituntut untuk lebih aktif dalam mengemukakan pendapatnya dan pemikirannya dalam pemecahan suatu masalah. Jadi peran guru disini hanya sebagai fasilitator bukan yang banyak memberiakan pemecahan solusi suatu masalah. Maka melalui lembaga dan proses pendidikan rekonstruksionisme ingin merombak tata susunan lama dan membangun tata susunan hidup kebudayaan yang baru. Tanpa menghilangkan esensi budaya yang terdahulu.Kata Kunci: ilmu pengetahuan social, sekolah dasar , rekonstruksionismeThe influence of the philosophy of reconstructionism on the development of the social science education curriculum in elementary schools assumes that humans as social beings have an orientation to the past and present with the aim of education towards the formation of a better society with the curriculum as social reconstruction prioritizing social interests over individual interests. front of the community. And the influence of reconstructionism philosophy on social studies education in elementary schools, namely by changing the curriculum design, methods, media, principles of learning, culture and learning resources towards a more progressive direction which is considered capable of responding to the challenges of the times, and education must combine reasoning, thinking, reason and ratio with the heart which is the benchmark and measure of human behavior with faith and devotion to God Almighty. The flow of reconstructionism is considered suitable for a better world of education because this flow thinks how we can create competitive human resources in the modernization era who are not only intelligent in the field of knowledge but have good skills and attitudes. In addition, this flow emphasizes that students are the main target in education. Students are required to be more C. Lenny Susilawati S adalah guru SD 1 Patalan Bantul.Jurnal Sosialita, Vol. 14, No.2, November 2020 Lenny Susilawati, Pembelajaran Ilmu…210active in expressing their opinions and thoughts in solving a problem. So the role of the teacher here is only as a facilitator, not one who provides solutions to a problem. So through the educational institutions and processes of reconstructionism it wants to overhaul the old structure and build a new order of cultural life. Without eliminating the essence of the former culture.Keywords: social sciences , elementary school, reconstructionism
PENGARUH KONSEP DIRI, PENGGUNAAN GADGET, DAN PERHATIAN ORANG TUA, TERHADAP PRESTASI BELAJAR IPS SEVEN RIANTO GULO, SEVEN RIANTO GULO; ESTI SETIAWATI, ESTI SETIAWATI
Jurnal Sosialita Vol. 14 No. 2 (2020): JURNAL SOSIALITA
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seven Rianto Gulo dan Esti SetiawatiABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsep diri, penggunaan gadget, dan perhatian orang tua terhadap prestasi belajar IPS. Jenis penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian expose facto. Penentuan jumlah sampel menggunakan rumus Slovin, dari populasi 1.207 diambil sampel 300 peserta didik kelas VIII SMP Se-Kecamatan Kasihan. Untuk menentukan jumlah sampel digunakan teknik proportional random sampling. Pengumpulan data menggunakan metode dokumen dan metode angket atau kuesioner. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Ada pengaruh positif dan signifikan antara konsep diri terhadap prestasi belajar (thitung = 1,909, p = 0,036 < 0,05) 2) Ada pengaruh positif dan signifikan antara penggunaan gadget terhadap prestasi belajar (thitung = 1,199, p = 0,002 < 0,05). 3) Ada pengaruh positif dan signifikan antara perhatian orang tua terhadap prestasi belajar IPS (thitung = 2,742, p = 0,006 < 0,05). 4) Ada pengaruh positif dan signifikan antara konsep diri, penggunaan gadget, dan perhatian orang tua terhadap prestasi belajar (nilai Fhitung= 43,433 dengan p= 0,00<0,05).Kata Kunci : Konsep Diri, Penggunaan Gadget, Perhatian Orang Tua, Prestasi BelajarThis research aims to know the influence of self-concept, use of gadget, and parents' attention to learning achievement IPS. The type of research used in this research is a quantitative approach to the type of expose facto research. Determination of samples using the formula of Slovin, of the population of 1,207 taken samples 300 students of class VIII Junior District Kasihan. To determine the number in each school used proportional random sampling technique. Data collection using document and questionnaire method. Data analysis techniques use descriptive quantitative analysis. The results show: 1) there is a positive and significant influence between the self concept towards learning Achievement IPS (tcount = 1.909, p = 0.036<0.05). 2) There is a positive and significant influence between the use of gadgets against the achievement of learning IPS (tcount = 1,199, p = 0.002<0.05). 3) There is a positive and significant influence between the attention of parents to the achievement of learning IPS (tcount = 2,742, p = 0.006<0.05). 4) There is a positive and significant influence between the concept of self, the use of gadgets, and the parental attention to learning achievement IPS (Fvalue 43,433 with p = 0.00<0.05).Keywords: self concept, use of gadgets, attention of parents, learning
PENINGKATAN MOTIVASI, KEAKTIFAN, DAN HASIL BELAJAR EKONOMI MELALUI MEDIA PEMBELAJARAN E-LEARNING Mas Indah Murdaningrum, Mas Indah Murdaningrum; ESTI SETIAWATI, ESTI SETIAWATI
Jurnal Sosialita Vol. 16 No. 2 (2021): JURNAL SOSIALITA
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi, keaktifan dan hasil belajar ekonomi peserta didik MAN 2 Bantul melalui Media Pembelajaran E-Learning. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas. Penelitian ini dilaksanakan di MAN 2 Bantul. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas X IPS 2 MAN 2 Bantul yang jumlah 34 peserta didik. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket, wawancara dan tes. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Pembelajaran dengan Media E-Learning dapat meningkatkan motivasi belajar. Hal ini dibuktikan dengan peningkatan motivasi belajar ekonomi peserta didik dengan kategori minimal cukup dicapai oleh 15 peserta didik (44,11%), meningkat pada siklus I menjadi 25 peserta didik (76,47%) dan pada siklus II menjadi 28 peserta didik (82,35%). 2) Pembelajaran dengan menggunakan Media E-Learning dapat meningkatkan keaktifan belajar. Hal ini dibuktikan dengan peningkatan keaktifan belajar ekonomi peserta didik pada pra siklus peserta didik yang mempunyai keaktifan belajar kategori minimal cukup dicapai oleh 15 peserta didik (44,12%), meningkat pada siklus I menjadi 23 peserta didik (67,65%) dan pada siklus II menjadi 28 peserta didik (82,35%). 3) Pembelajaran dengan menggunakan Media E-Learning dapat meningkatkan hasil belajar. Peningkatan hasil belajar peserta didik dilihat dari rerata kelas pra siklus, siklus I dan siklus II mengalami kenaikan. Peserta didik yang mengalami tuntas belajar pada pra siklus 16 atau 47,06%, meningkat pada siklus I yaitu 22 peserta didik 64,71% tuntas belajar, dan meningkat pada siklus II sebanyak 26 peserta didik atau 76,47%.Kata Kunci: Motivasi, Keaktifan, Hasil Belajar, E-LearningThis study aims to increase the motivation, activeness, and economic learning outcomes of students at MAN 2 Bantul through E-Learning Learning Media. This research is Classroom Action Research. This research was conducted at MAN 2 Bantul. The subjects in this study were students of class X IPS 2, MAN 2 Bantul, with 34 students. Data collection techniques in this study used questionnaires, interviews, and tests. The data analysis technique used descriptive quantitative. The results of this study indicate that 1) Learning with E-Learning Media can increase learning motivation. This is evidenced by the increase in students' motivation to learn economics with a minimum category of enough to be achieved by 15 Mas Indah Murdaningrum adalah Mahasiswa Program Pascasarjana. Esti Setiawati adalah Dosen Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Program Pascasarjana Universitas PGRI Yogyakarta.Jurnal Sosialita, Vol. 16, No.2, November 2021 Mas Indah M & Esti S, Peningkatan…264students (44.11%), increasing in the first cycle to 25 students (76.47%) and in the second cycle to 28 students (82,35%). 2) Learning by using E-Learning Media can increase learning activity. This is evidenced by the increase in students' motivation to learn economics in the pre-cycle of students who have a minimum category of learning activity that is sufficient to be achieved by 15 students (44.12%), increasing in the first cycle to 23 students (67.65%) and in the second cycle II to 28 students (82.35%). 3) Learning by using E-Learning Media can improve learning outcomes. The increase in student learning outcomes seen from the average pre-cycle class, cycle I and cycle II experienced an increase. Students who have completed learning in pre-cycle 16 or 47.06%, increased in cycle I, namely 22 students, 64.71% completed learning, and increased in cycle II as many as 26 students or 76.47%.Keywords: Motivation, Activity, Learning Outcomes, E-Learning
PENGARUH POLA ASUH ORANG TUA, KEMANDIRIAN BELAJAR DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR IPS Lasminah, Lasminah; ESTI SETIAWATI, ESTI SETIAWATI
Jurnal Sosialita Vol. 15 No. 1 (2021): JURNAL SOSIALITA
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pola asuh orang tua, kemandirian belajar dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar IPS. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif. Variabel dalam penelitian ini adalah pola asuh orang tua, kemandirian belajar, motivasi belajar dan prestasi belajar IPS. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa Kelas V SD Negeri Se-Gugus Boden Powel Kecamatan Gebang, Kabupaten Purworejo sebanyak 148 anak. Penelitian ini merupakan penelitian populasi, sehingga siswa Kelas V SD Negeri Se-Gugus Boden Powel Kecamatan Gebang, Kabupaten Purworejo akan menjadi sampel penelitian ini. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi. Analisis yang digunakan adalah analisa regresi linear berganda. Hasil penelitian disimpulkan: (1) Ada pengaruh positif pola asuh orang tua terhadap prestasi belajar IPS sebesar 13,2%. (2) Ada pengaruh positif kemandirian belajar terhadap prestasi belajar IPS sebesar 14,8%. (3) Ada pengaruh positif motivasi belajar terhadap prestasi belajar IPS sebesar 12,9%. (4) Ada pengaruh positif pola asuh orang tua, kemandirian belajar dan motivasi belajar secara bersama-sama terhadap prestasi belajar IPS sebesar 40,9%.Kata Kunci: pola asuh, motivasi belajar, kemandirian, dan prestasi belajar IPS.The purpose of this study is to explain the influence of parenting, learning independence and motivation to learn on social study achievement. This research uses quantitative research. The variables in this study are parenting, learning independence, learning motivation and social studies learning achievement. The population in this study were all Grade V students of Boden Powel Elementary School in Gebang Subdistrict, Purworejo Regency with 148 children. This study is a population study, so students in Class V of Elementary School in Boden Powel, Gebang District, Purworejo Regency will be the sample of this study. Data collection techniques using questionnaires and documentation. The analysis used is multiple linear regression analysis. The results of the study concluded: (1) There is a positive influence of parenting parents on social studies learning achievements by 13.2%. (2) There is a positive influence of learning independence on social studies learning achievement by 14.8%. (3) There is a positive influence of learning motivation on social studies learning achievement by 12.9%. (4) There is a positive influence of parenting, Lasminah adalah Mahasiswa Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Pascasarjana Universitas PGRI Yogyakarta dan Esti Setiawati adalah Dosen Program Pascasarjana Universitas PGRI Yogyakarta.Jurnal Sosialita, Vol. 15, No.1, Maret 2021 Lasminah dan Esti S, Pengaruh Pola Asuh…76learning independence and motivation to learn together on social studies learning achievements by 40.9%.Keywords: parenting, independence learning, motivation, and social studies learning achievement.
PEMBELAJARAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL (IPS) SEKOLAH DASAR DALAM FILSAFAT PENDIDIKAN REKONSTRUKSIONISME Endang Titik Lestari, Endang Titik Lestari; ESTI SETIAWATI, ESTI SETIAWATI
Jurnal Sosialita Vol. 14 No. 2 (2020): JURNAL SOSIALITA
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPengaruh pemikiran filsafat rekonstruksionisme terhadap pengembangan kurikulum pendidikan IPS di sekolah dasar mengasumsikan manusia sebagai makhluk sosial mempunyai orientasi ke masa lalu dan sekarang dengan tujuan pendidikan terhadap pembentukkan masyarakat yang lebih baik dengan kurikulum sebagai rekonstruksi sosial mengutamakan kepentingan sosial di atas kepentingan individu tujuannya tanggung jawab tentang masa depan masyarakat. Dan Pengaruh filsafat rekonstruksionisme terhadap pendidikan IPS di sekolah dasar yaitu dengan adanya perubahan rancangan kurikulum, metode, media, azas belajar, budaya dan sumber belajar ke arah yang lebih progresif yang dianggap mampu menjawab tantangan zaman, dan pendidikan harus memadukan antara daya nalar, pikir, akal dan rasio dengan hati yang menjadi patokan dan ukuran tingkah laku manusia dengan iman dan ketaqwaannya kepada Tuhan Yang Maha Esa. Aliran rekonstruksionisme dianggap cocok untuk dunia pendidikan yang lebih baik karena aliran ini bepikir bagaimana kita mampu menciptakan Sumber Daya Manusia yang sanggup bersaing di era modernisasi yang tidak hanya cerdas dalam bidang pengetahuan tetapi memiliki keterampilan dan sikap yang baik. Selain itu aliran ini menekankan bahwa peserta didik sebagai sasaran utama dalam pendidikan. Peserta didik dituntut untuk lebih aktif dalam mengemukakan pendapatnya dan pemikirannya dalam pemecahan suatu masalah. Jadi peran guru disini hanya sebagai fasilitator bukan yang banyak memberiakan pemecahan solusi suatu masalah. Maka melalui lembaga dan proses pendidikan rekonstruksionisme ingin merombak tata susunan lama dan membangun tata susunan hidup kebudayaan yang baru. Tanpa menghilangkan esensi budaya yang terdahulu.Kata Kunci: ilmu pengetahuan social, sekolah dasar , rekonstruksionismeThe influence of the philosophy of reconstructionism on the development of the social science education curriculum in elementary schools assumes that humans as social beings have an orientation to the past and present with the aim of education towards the formation of a better society with the curriculum as social reconstruction prioritizing social interests over individual interests. front of the community. And the influence of reconstructionism philosophy on social studies education in elementary schools, namely by changing the curriculum design, methods, media, principles of learning, culture and learning resources towards a more progressive direction which is considered capable of responding to the challenges of the times, and education must combine reasoning, thinking, reason and ratio with the heart which is the benchmark and measure of human behavior with faith and devotion to God Almighty. The flow of reconstructionism is considered suitable for a better world of education because this flow thinks how we can create competitive human resources in the modernization era who are not only intelligent in the field of knowledge but have good skills and attitudes. In addition, this flow emphasizes that students are the main target in education. Students are required to be more C. Lenny Susilawati S adalah guru SD 1 Patalan Bantul.Jurnal Sosialita, Vol. 14, No.2, November 2020 Lenny Susilawati, Pembelajaran Ilmu…210active in expressing their opinions and thoughts in solving a problem. So the role of the teacher here is only as a facilitator, not one who provides solutions to a problem. So through the educational institutions and processes of reconstructionism it wants to overhaul the old structure and build a new order of cultural life. Without eliminating the essence of the former culture.Keywords: social sciences , elementary school, reconstructionism
PENGARUH KONSEP DIRI, PENGGUNAAN GADGET, DAN PERHATIAN ORANG TUA, TERHADAP PRESTASI BELAJAR IPS SEVEN RIANTO GULO, SEVEN RIANTO GULO; ESTI SETIAWATI, ESTI SETIAWATI
Jurnal Sosialita Vol. 14 No. 2 (2020): JURNAL SOSIALITA
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seven Rianto Gulo dan Esti SetiawatiABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsep diri, penggunaan gadget, dan perhatian orang tua terhadap prestasi belajar IPS. Jenis penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian expose facto. Penentuan jumlah sampel menggunakan rumus Slovin, dari populasi 1.207 diambil sampel 300 peserta didik kelas VIII SMP Se-Kecamatan Kasihan. Untuk menentukan jumlah sampel digunakan teknik proportional random sampling. Pengumpulan data menggunakan metode dokumen dan metode angket atau kuesioner. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Ada pengaruh positif dan signifikan antara konsep diri terhadap prestasi belajar (thitung = 1,909, p = 0,036 < 0,05) 2) Ada pengaruh positif dan signifikan antara penggunaan gadget terhadap prestasi belajar (thitung = 1,199, p = 0,002 < 0,05). 3) Ada pengaruh positif dan signifikan antara perhatian orang tua terhadap prestasi belajar IPS (thitung = 2,742, p = 0,006 < 0,05). 4) Ada pengaruh positif dan signifikan antara konsep diri, penggunaan gadget, dan perhatian orang tua terhadap prestasi belajar (nilai Fhitung= 43,433 dengan p= 0,00<0,05).Kata Kunci : Konsep Diri, Penggunaan Gadget, Perhatian Orang Tua, Prestasi BelajarThis research aims to know the influence of self-concept, use of gadget, and parents' attention to learning achievement IPS. The type of research used in this research is a quantitative approach to the type of expose facto research. Determination of samples using the formula of Slovin, of the population of 1,207 taken samples 300 students of class VIII Junior District Kasihan. To determine the number in each school used proportional random sampling technique. Data collection using document and questionnaire method. Data analysis techniques use descriptive quantitative analysis. The results show: 1) there is a positive and significant influence between the self concept towards learning Achievement IPS (tcount = 1.909, p = 0.036<0.05). 2) There is a positive and significant influence between the use of gadgets against the achievement of learning IPS (tcount = 1,199, p = 0.002<0.05). 3) There is a positive and significant influence between the attention of parents to the achievement of learning IPS (tcount = 2,742, p = 0.006<0.05). 4) There is a positive and significant influence between the concept of self, the use of gadgets, and the parental attention to learning achievement IPS (Fvalue 43,433 with p = 0.00<0.05).Keywords: self concept, use of gadgets, attention of parents, learning