Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

TOTAL QUALITY MANAGEMENT DALAM PENINGKATAN KOMPETENSI KEPRIBADIAN TENAGA PENDIDIK Fatimah Ibda, Fatimah Ibda; Tasya Nurmalia, Tasya Nurmalia
Jurnal Ikhtibar Nusantara Vol 3 No 1 (2024): Jurnal Iktibar Nusantara
Publisher : STAI Nusantara Kota Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62901/j-ikhsan.v3i1.111

Abstract

Kompetensi kepribadian tenaga pendidik merupakan kualifikasi yang harus dimiliki oleh setiap tenaga pendidik dan tentunya harus dilakukan perbaikan secara terus menerus sehingga dalam hal ini membutuhkan aktualisasi total quality management untuk memuaskan pelanggan atau konsumen pendidikan. Total quality management (TQM) merupakan konsep perbaikan terus menerus dan berfokus kepada kepuasan pelanggan, konsep ini bisa digunakan pada setiap permasalahan yang ada di sekolah termasuk pada peningkatan kompetensi kepribadian tenaga pendidik. Tujuan penelitian untuk mengetahui bagaimana penerapan dan kendala total quality management dalam peningkatan kompetensi kepribadian tenaga pendidik. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari kepala sekolah dan tenaga pendidik. Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ditemukan bahwa penerapan total quality management dalam peningkatan kompetensi kepribadian tenaga pendidik sudah baik dalam beberapa hal, yaitu; (1) berfokus pada pelanggan yaitu memberikan pelayanan terbaik dengan menganalisis dan melakukan pengembangan untuk meningkatkan kompetensi kepribadian tenaga pendidik secara berkelanjutan; (2) menyelenggarakan pelatihan dan pengembangan kompetensi kepribadian tenaga pendidik; dan (3) melakukan evaluasi perbaikan secara terus menerus, konsisten dan berkesinambungan. Kendala penerapan TQM dalam peningkatan kompetensi kepribadian tenaga pendidik yaitu rendahnya pemahaman tenaga pendidik terhadap konsep TQM, rendahnya kompetensi tenaga pendidik, faktor umur/usia, budaya dan pembiayaan
PENGELOLAAN E- LAYANAN KONSELING DALAM PENINGKATAN DISIPLIN PESERTA DIDIK BERBASIS WHATSAPP Fatimah Ibda, Fatimah Ibda; Inna Maiza, Inna Maiza
Jurnal Ikhtibar Nusantara Vol 3 No 1 (2024): Jurnal Iktibar Nusantara
Publisher : STAI Nusantara Kota Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62901/j-ikhsan.v3i1.112

Abstract

Counseling services are less effective in conveying relevant and useful information to students, as well as the use of media is not optimal and there is a lack of time in providing counseling services to improve student discipline. Electronic counseling is an alternative that is relevant to technological developments and the needs of today's modern students. However, it is necessary to manage WhatsApp-based e-counseling services to improve student discipline at SMAN 4 Banda Aceh. The aim of this research is to determine the planning, implementation and obstacles to WhatsApp-based e-counseling services in improving student discipline. This research uses a descriptive qualitative approach. The research subjects were guidance and counseling teachers, homeroom teachers, and students. Data collection techniques use observation, interviews and documentation, then the data is analyzed through triangulation techniques. The results of this research show that planning WhatsApp-based e-counseling services was carried out through stages: 1) survey of student needs and interests; 2) communication with parents and homeroom teachers 3) formation of several Whatsapp groups; 4) distribution of tasks to guidance and counseling teachers; 5) and long term planning. The implementation of WhatsApp-based e-counseling services is carried out in stages: 1) Analysis of student needs via the assessment questionnaire link; 2) introduction of WhatsApp-based counseling materials to parents and students; 3) individual counseling and group counseling via WhatsApp; 4) follow-up to students who have not changed; 5) collaboration with parents and homeroom teachers to resolve cases. Obstacles in managing WhatsApp-based e-counseling services include: 1) students are late in filling out assessment questionnaires via the website; 2) misuse of WhatsApp; 3) technological limitations; 4) lack of non-verbal communication between counselors and students
PENGUATAN SUMBER DAYA GURU DALAM MENDUKUNG PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN DI SEKOLAH INKLUSI Fatimah Ibda, Fatimah Ibda
Jurnal Pendidikan Nusantara Vol. 9 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Nusantara (Agustus-Febauri)
Publisher : lembaga Sepercenter

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Guru memiliki peran penting dalam penyelenggaraan pendidikan inklusi, namun tantangan dalam menjalankan pembelajaran bagi siswa disabilitas seringkali membuat guru merasa kurang siap dan kurang yakin terhadap kemampuannya. Ketidaksiapan guru dipengaruhi oleh banyak faktor seperti terbatasnya pengetahuan, persepsi, self-efficacy, dan skill guru. Tulisan ini menganalisis penguatan sumber daya guru dalam penyelenggaraan pendidikan inklusi meliputi; landasan hukum pelaksanaan pendidikan inklusi, pendidikan inklusi di Indonesia, sumber daya guru, serta praktik dan tantangan pembelajaran di sekolah inklusi. Rekomendasi yang dapat diberikan yaitu peningkatan pengetahuan dan profesional guru, pengembangan skill, pelaksanaan kolaborasi dan kerjasama antara guru, orangtua, dan dinas terkait, serta penyediaan sarana prasarana khusus bagi siswa disabilitas di sekolah inklusi.